Berbagi Beragam Info Umum Dan Kesehatan

Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Monday, January 13, 2014

Mendaftar Peserta BPJS Kesehatan Dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Peserta

Cara mendaftar peserta BPJS Kesehatan dan JKN serta alamat mendaftar menjadi peserta BPJS adalah perlu untuk diketahui oleh warga masyarakat Indonesia. Karena memang pemerintah Indonesia mulai tanggal 1 Januari 2014 telah meluncurkan dan meresmikan program kesehatan yaitu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan 2014 dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dan memenuhi kebutuhan dasar pelayanan kesehatan bagi rakyatnya.

JKN adalah merupakan sebuah program pelayanan kesehatan terbaru yang merupakan kepanjangan dari Jaminan Kesehatan Nasional yang sistemnya adalah dengan menggunakan sistem asuransi. Maksudnya adalah bahwasannya seluruh warga Indonesia nantinya akan wajib menyisihkan sebagian kecil uangnya untuk jaminan kesehatan di masa depan.

BPJS adalah singkatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. BPJS dalam hal ini adalah merupakan perusahaan asuransi yang kita kenal sebelumnya sebagai PT Askes atau PT Asuransi Kesehatan dengan Jaminan Asuransi Kesehatan yang dimiliknya. Begitu pula halnya dengan BPJS Ketenagakerjaan merupakan transformasi dari Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja).

Progran BPJS Kesehatan Dan JKN serta Fasilitas Pelayanan Kesehatan Peserta

Pembagian Peserta BPJS dan JKN dalam hal ini adalah terbagi menjadi dua yaitu :
1. Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Yang dimaksud dengan PBI ini adalah peserta Jaminan Kesehatan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu sebagaimana diamanatkan UU SJSN yang iurannya dibayari pemerintah sebagai peserta program Jaminan Kesehatan. Peserta PBI adalah fakir miskin yang ditetapkan oleh pemerintah dan diatur melalui peraturan pemerintah.

2. Peserta Non Penerima Bantuan Iuran PBI adalah terdiri dari :
  • Pekerja penerima upah dan anggota keluarganya. Pekerja dalam hal ini adalah setiap orang yang bekerja dengan menerima gaji, upah, atau pun imbalan dalam bentuk lain. Sedangkan pekerja penerima upah adalah setiap orang yang bekerja pada pemberi kerja dengan menerima gaji atau upah.
  • Pekerja bukan penerima upah dan anggota keluarganya. Yang dimaksud dengan pekerja bukan penerima upah adalah setiap orang yang bekerja atau berusaha atas risiko sendiri.
  • Bukan pekerja dan anggota keluarganya. Yang dimaksud dengan bukan pekerja adalah setiap orang yang tidak bekerja tapi mampu membayar iuran Jaminan Kesehatan secara mandiri.
Sedangkan yang termasuk di dalam bagian dari kepesertaan BPJS yang termasuk pekerja penerima upah adalah antara lain para pegawai negeri sipil (PNS), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI, Polri, karyawan perusahaan swasta, juga pekerja mandiri).

Dan yang termasuk didalam anggota yang termasuk bukan pekerja investor, pemberi kerja, penerima pensiun, veteran, perintis kemerdekaan dan juga bukan pekerja lain yang memenuhi kriteria bukan pekerja penerima upah.

Besaran Iuran Peserta BPJS Kesehatan

Iuran untuk peserta dalam bagian kelompok pekerja penerima upah yang dibayarkan mulai 1 Januari 2014 sampai dengan 30 Juni 2015 berdasarkan pada Perpres No 111 tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan pasal 16C adalah sebesar 4,5% dari upah /gaji tetap dan tunjangan tetap perbulan, dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. 4% dibayar oleh Pemberi Kerja.
  2. 0,5% dibayar Pekerja.
Besaran iuran untuk yang mengikuti program BPJS ini adalah Rp 19.225 per orang per bulan. Besaran tersebut naik sekitar Rp 4 ribu dari besaran awal yang sebelumnya telah ditetapkan. Besar iuran sebelumnya yang ditetapkan oleh pemerintah adalah sebesar Rp 15.500 per orang per bulannya.

Sementara, bagi para pekerja di sektor formal maupun informal, pembayaran iuran BPJS akan tetap dibagi antara pemberi kerja dan pekerja. Dengan komposisi sebesar satu persen untuk pekerja dan empat persen bagi pemberi kerja

Jumlah anggota keluarga yang ditanggung BPJS Kesehatan adalah pekerja itu sendiri dan juga anggota dalam keluarganya maksimal 5 orang. Anggota keluarga adalah Istri/Suami yang sah dan anak kandung/angkat yang sah sampai dengan kriteria anak yang ditanggung adalah sebagai berikut :
  • Tidak atau belum pernah menikah atau tidak mempunyai penghasilan sendiri.
  • Belum berusia 21 tahun atau belum berusia 25 tahun yang masih melanjutkan pendidikan formal.
Fasilitas Kesehatan dan Hak Kelas Perawatan Peserta BPJS dan JKN Jaminan Kesehatan Nasional

Hak kelas dalam hal ini khusus untuk peserta pekerja penerima upah Non pemerintah adalah sebagai berikut :
  • Kelas I : Bagi yang gaji atau upahnya sampai dengan diatas 1,5 sampai 2 kali Penghasilan tidak kena pajak dengan status kawin anak satu.
  • Kelas II : Bagi yang gaji dan upahnya sampai dengan 1,5 kali penghasilan tidak kena pajak dengan status kawin anak 1.
Peserta jaminan kesehatan mendapat jaminan kesehatan meliputi fasilitas primer, sekunder dan tersier, baik milik pemerintah maupun swasta yang bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Serta juga mendapatkan jaminan kesehatan medis dari administrasi pelayanan, pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis seseorang sampai non-medis seperti akomodasi dan ambulan.

Tidak ketinggalan pula akan berbagai macam tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non-operatif, kemudian pelayanan transfusi darah sesuai kebutuhan medis. Tentunya juga sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Cara Daftar BPJS Kesehatan Dan JKN

Persyaratan Mendaftar BPJS Kesehatan
Beberapa persyaratan administrasi untuk mendaftar menjadi peserta BPJS dan JKN untuk pekerja penerima upah non pemerintah adalah sebagai berikut :
  • Perusahaan mengisi form Registrasi Badan Usaha dengan dilengkapi SIUP dan NPWP.
  • Peserta atau Pekerja mengisi formulir Daftar Isian peserta dengan melampirkan copy KTP KK (Kartu Keluarga), surat keterangan bekerja/SK Pengangkatan Kerja.
  • Foto 3x4 1 lembar per orang (termasuk anggota keluarganya, kecuali anak kurang dari 5 tahun) beserta form rekap daftar peserta yang telah disediakan pada alamat mendaftar peserta BPJS Kesehatan dan JKN
Cara pendaftaran pekerja penerima upah non-pegawai pemerintah :
  1. Perusahaan mendaftar ke BPJS Kesehatan.
  2. BPJS Kesehatan melakukan proses registrasi kepesertaan dan memberikan informasi tentang virtual account untuk perusahaan (di mana satu virtual account berlaku untuk satu perusahaan).
  3. Perusahaan membayar ke bank dengan virtual account yang sudah diberikan BPJS Kesehatan.
  4. Perusahaan mengkonfirmasikan pembayaran ke BPJS Kesehatan.
  5. BPJS Kesehatan memberikan kartu BPJS Kesehatan kepada perusahaan.
Saturday, November 16, 2013

Tanda Gejala Penyebab Kanker Payudara

Penyakit Kanker Payudara adalah merupakan suatu jenis kanker yang paling banyak diderita kaum wanita. Karena itulah pentingnya juga bagi para kaum wanita untuk mengetahui akan faktor resiko kanker payudara dan hal-hal yang terkait dengan hal ini.

Sehingga dengan demikian para wanita akan bisa lebih menjaga diri dan kesehatannya dengan cara menjauhi hal-hal yang bisa merupakan menjadi penyebab timbulnya penyakit yang satu ini. Untuk itu dalam kesehatan kita mengenali akan istilah Sadari kependekan dari kata pemeriksaan payudara sendiri. Cara tehnik melakukan sadari juga tidaklah begitu sulit untuk dipraktekkan oleh para kaum wanita.

Kanker payudara adalah penyakit yang ditandai adanya pertumbuhan sel yang abnormal dari payudara yang tumbuh dengan cepat, yang dimulai dari sistem saluran kelenjar susu, kemudian tumbuh menyusup ke bagian lain melalui pembuluh darah dan pembuluh getah bening, akibatnya dapat menyerang seluruh bagian tubuh (metataste) menyebar ke seluruh jaringan sel tubuh lainnya. Dan juga merupakan karsinoma yang berasal dari duktus atau lobules organ payudara.

Dan bila hal ini dibiarkan berlanjut tanpa adanya penanganan dan pengobatan kanker yang tepat dan benar maka efek dan dampak buruk penyakit kanker akan semakin bertambah.

Penyebab Tanda Gejala Penyakit Kanker Payudara

Tanda Gejala Ciri Kanker Payudara


Bila para kaum wanita bisa mengenali akan berbagai macam tannda dan gejala dini adanya tumor payudara ini, maka penanganan dan pengobatan akan bisa berjalan dengan lebih baik bila belum pada tahapan stadium akhir penyakit kanker. Karena memang dalam sebuah penyakit kanker ada beberapa stadium kanker itu sendiri.

Stadium kanker payudara dalam dunia medis kesehatan terbagi menjadi stadium atau stage I, Stage IIA, Stage IIB, Stage IIIA, IIIC, Stadium akhir atau stadium terminal (Stage IV).

Tanda ciri gejala dini kanker payudara yang pada umumnya dirasakan para penderita antara lain adalah sebagai berikut :
  • Benjolan yang keras pada organ yang terkena dengan atau tanpa rasa sakit.
  • Bentuk puting yang berubah atau bahkan mengeluarkan darah atau cairan.
  • Perubahan kulit di payudara, seperti halnya berkerut atau melekuk ke dalam.
  • Timbulannya benjolan-benjolan yang kecil di dalam atau di kulit organ yang terkena.
  • Luka pada puting akan susah untuk sembuh.
  • Rasa sakit atau nyeri.
  • Timbulnya benjolan di ketiak.

Faktor Resiko Kanker


Penyebab kanker itu adalah beragam jenis dan macamnya. Penyebab kanker secara umum sahabat bisa membacanya di link tautan artikel berikut ini : Penyebab Kanker.

Ada beberapa hal yang bisa menjadi faktor resiko timbulnya kanker payudara atau dalam bahasa mudahnya adalah penyebab kanker payudara ini antara lain adalah sebagai berikut :
  • Jenis kelamin wanita lebih sering daripada pria.
  • Umur usia 60 sampai dengan usia 79 tahun.
  • Mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit kanker payudara.
  • Pernah menderita kanker ini sebelumnya.
  • Perubahan gaya hidup terutama gaya hidup yang tidak kurang sehat seperti halnya : Konsumsi alkohol, diit tinggi kalori, diit tinggi lemak.
  • Pengaruh faktor hormonal wanita contohnya adalah menarche di bawah usia 12 tahun dan juga menopause di atas usia 55 tahun, serta juga penggunaan jenis kontrasepsi oral lebih dari 8-10 tahun

Pengobatan Terapi Kanker Payudara


Ada beberapa macam jenis pengobatan penyakit kanker payudara ini. Antara lain adalah sebagai berikut :
  • Pembedahan Operasi. Pembedahan ini adalah merupakan modalitas utama dalam proses penyembuhan dan perawatan kanker ini. Jenis operasi pembedahan kanker payudara antara lain Classic Radical Mastectomy, Modified Radical Mastektomy, simple mastektomi.
  • Pengobatan kemoterapi. Dalam sebuah pengobatan dan terapi kanker dengan menggunakan kemoterapi maka kita juga perlu untuk mengetahui akan Efek Samping Pengobatan Kanker Payudara Dengan Kemoterapi.
  • Radioterapi.
  • Terapi Hormonal. Tujuan pengobatan kanker dengan menggunakan hormonal ini adalah untuk menghilangkan ataupun mengurangi hormon estrogen di dalam sel tumor.
  • Terapi Pengobatan Biologik. Tujuan dan manfaatnya adalah untuk mengganggu proses yang berperan dalam pertumbuhan penyebaran sel kanker.
Pemeriksaan Penunjang Kanker Payudara
Ada beberapa pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis kanker payudara ini antara lain :
  1. USG payudara dan USG Abdomen.
  2. Mamografi.
  3. MRI.
  4. Rontgen Thorak.
  5. Bone Scane.
  6. Pemeriksaan Laboratorium dan Marker.
Monday, September 09, 2013

BPJS Kesehatan 2014

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan di Indonesia akan dimulai para tanggal 1 Januari 2014 nanti. Kita ketahui bersama bahwasannya kesehatan adalah hak dasar setiap individu dan juga merupakan bagian dari hak setiap warga negara juga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan termasuk bagi masyarakat yang miskin. Hal itu telah diamanatkan oleh UUD 1945 pasal 28H. Untuk itulah Pemerintah Indonesia akan meluncurkan program BPJS Kesehatan tahun 2014 nantinya.

Prinsip dasar program jaminan kesehatan sesuai adalah sesuai dengan apa yang telah dirumuskan oleh UU SJSN pasal 19 ayat 1 adalah jaminan kesehatan yang diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial dan prinsip ekuitas.

Jaminan Kesehatan Masyarakat

Jaminan Kesehatan adalah merupakan jaminan yang berupa perlindungan kesehatan agar setiap peserta memperoleh manfaat pemeliharaa kesehatan dan juga perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau pun iurannya dibayar oleh Pemerintah dalam hal ini. Inilah yang dimaksud dengan pengertian definisi jaminan kesehatan.

Maksud pengertian prinsip asuransi sosial adalah :
  • Kegotongroyongan antara si kaya dan miskin, yang sehat dan sakit, yang tua dan muda, dan yang beresiko tinggi dan rendah.
  • Kepersertaan yang bersifat wajib dan tidak selektif.
  • Iuran berdasarkan persentase upah / penghasilan.
  • Bersifat nirlaba.
Sedangkan yang dimaksud dengan prinsip ekuitas adalah kesamaan dalam memperoleh pelayanan sesuai dengan kebutuhan medis yang terikat dengan besaran iuran yang dibayarkan. Kesamaan memperoleh pelayanan adalah kesamaan jangkauan finansial ke pelayanan kesehatan. Dan ini adala bagian dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang masuk dalam program kesehatan Pemerintah Indonesia pada tahun 2014 nanti.

BPJS Kesehatan 2014

Pembangunan kesehatan pada saat masa sekarang ini masih dihadapkan pada permasalahan belum optimalnya akses, keterjangkauan dan mutu pelayanan kesehatan, antara lain disebabkan oleh sarana pelayanan kesehatan Rumah Sakit, puskesmas dan jaringannya belum sepenuhnya dijangkau oleh masyarakat, terutama bagi penduduk miskin terkait dengan adanya permasalah dalam hal biaya dan juga jarak pelayanan kesehatan yang bisa dijangkau.

Pembiayaan kesehatan cenderung meningkat tetapi di sisi lain belum sepenuhnya dapat memberikan jaminan perlindungan kesehatan masyarakat. Jaminan pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin dan kurang mampu telah mampu meningkatkan akses penduduk miskin terhadap pelayanan kesehatan. Namun hal ini belum sepenuhnya bisa untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat miskin akibat fasilitas pelayanan kesehatan dasar yang masih belum memadai terutama untuk masyarakat daerah tertinggal, terpencil, perbatasan dan juga kepulauan.

Jumlah Rumah Sakit yang telah terlibat langsung dalam pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jaskesmas) terus meningkat. Pada tahun 2011 telah mencapai angka 80% dari jumlah rumah sakit, baik itu rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta.

Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN)

.
Program jaminan sosial adalah bersifat wajib dan juga diarahkan untuk mencakup seluruh rakyat yang akan dicapai secara bertahap agar hak setiap orang atas jaminan sosial sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi dapat terwujud. Hal ini juga berdasarkan atas Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Undang-Undang tersebut juga berisikan dan bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi fakir miskin serta orang tidak mampu yang pembiayaan kesehatannya nantinya akan bisa dijamin oleh Pemerintah kita.

SJSN ini juga merupakan suatu tata cara penyelenggaraan program jaminan sosial oleh beberapa badan penyelenggara jaminan sosial. Undang-undang SJSN menggantikan program jaminan sosial dan Jaminan Asuransi Kesehatan yang ada sebelumya.

Seperti halnya ASKES (Asuransi Kesehatan), Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek), Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen), dan juga Asuransi Kesehatan ABRI (ASABRI) yang dinilai kurang berhasil dalam memberikan manfaat yang berarti kepada para penggunanya.

BPJS Kesehatan adalah merupakan transformasi PT Askes, Jamsostek, Jamkesmas serta layanan jaminan kesehatan Kemenhan TNI POLRI yang akan dimulai pada 1 Januari 2014. Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan jamsostek adalah merupakan transformasi PT Jamsostek yang akan dimulai pada tanggal 1 Januari 2014 dan selambat-lambatnya sudah beroperasi paling lambat pada tanggal 1 Juli 2015. Sedangkan untuk pengalihan PT ASABRI dan PT TASPEN ke BPJS Ketenagakerjaan Jamsostek paling lambat tahun 2029.

Tujuan Manfaat Jaminan Kesehatan

.
Tujuan serta juga manfaat daripada jaminan kesehatan bagi masyarakat adalah sebagai berikut :
  1. Memberikan kemudahan dan juga akses pelayanan kesehatan kepada peserta di seluruh jaringan fasilitas Jamkesmas.
  2. Mendorong peningkatan pelayanan kesehatan yang terstandar bagi peserta, tidak berlebihan sehingga nantinya akan juga terkendali mutu dan biaya pelayanan kesehatan tersebut.
  3. Terselenggaranya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
Wednesday, February 13, 2013

Pemeriksaan Bronkoskopi

Bersamaan dengan adanya kemajuan dalam bidang ilmu dan teknologi khususnya dalam bidang kesehatan, lebih khususnya lagi dalam bidang Kedokteran Respirasi atau Pulmonologi, telah berkembang pula suatu metoda pemeriksaan invasif dengan menggunakan serat optik (bronkoskop lentru) melalui saluran nafas dan juga saluran paru pula.

Tujuan Bronkoskopi adalah untuk tindakan diagnostik dan juga therapi pula. Dengan menggunakan alat bronskoskop ini kita dapat mengambil material atau bahan dari lesi di saluran nafas atau paru dengan cara bilasan, sikatan dan biopsi jaringan untuk pemeriksaan sitologi patologi anatomi.

Alat bronskoskopi. cara pemeriksaan bronskoskopi

Pengertian bronskoskopi ini adalah suatu jenis pemeriksaan / inspeksi secara langsung terhadap laring, trakea dan bronkus, melalui suatu bronkoskop logam standar atau bronkoskop serat optik fleksibel yang disebut dengan bronkofibroskop. Cara kerja bronkoskop yaitu sebuah sikat kateter atau forsep biopsi dapat dimasukkan untuk mengambil sekresi dan jaringan untuk pemeriksaan sitologi.

Bronchoscopy ini dapat digunakan sebagai tindakan terapiotik atau pun pengobatan pada keadaan yang seperti berikut ini :
  1. Pengambilan benda asing dalam saluran nafas atau pun aspirasi sesuatu bahan.
  2. Membersihkan penumpukan secret dalam saluran nafas (bronchial toilet).
  3. Batuk darah.
  4. Abses Paru.
  5. Pemasangan Stenttrakeobrinkial.
  6. Pemasangan pipa trakeal.
Indikasi Pemeriksaan Bronskoskopi adalah :
  • Penderita yang dicurigai menderita kanker paru.
  • Kelainan Rontgen Thoraks yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Batuk berulang yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Pengembangan paru yang tidak sempurna atau atelektasis.
  • Penderita terbaring lama dengan menggunakan mesin pernafasan ( ventilatator mekanik ).
  • Pada keadaan tertentu bila dibutuhkan seperti halnya pengambilan benda asing, aspirasi, plak mukus dan lain-lainnya.
Yang mengoperasikan alat bronkoskopi ini dilakukan oleh tenaga dokter spesialis yang terlatih dari Sub bagian Pulmonologi Bagian Penyakit Dalam. Jadi operatornya adalah seorang Dokter Spesialis Dalam Sub Pulmunologi.

Persiapan pemeriksaan bronskoskopi ini antara lain pasien yang akan diperiksa dilakukan :
  1. Pemeriksaan Fisik.
  2. Pemeriksaan darah rutin, faktor pembekuan darah, dan waktu perdarahan.
  3. Pemeriksaan Rontgen X toraks AP dan Lateral atau CT Scan atas indikasi dari medis.
  4. Pemeriksaan EKG.
  5. Pemeriksaan lain atas indikasi medis.
  6. Pasien yang akan dilakukan bronchoscopy harus puasa selama 6 jam sebelum tindakan pemeriksaan ini dilakukan.
Friday, November 30, 2012

Penyakit Leukimia

Pernahkah sahabat-sahabat mendengar istilah leukimia ? Bila kita mendengar akan Leukimia ini tentunya bila kita mengetahui akan pengertian leukimia dan bagaimana hal tersebut bisa menimbulkan berbagai buruk negatif bagi fisik dan mental bagi penderitanya maka kita akan merasa takut fobia akan penyakit ini. Kali ini Blog Keperawatan akan mencoba share sedikit mengenai penyakit leukimia ini dan semoga artikel ini bisa berguna serta dapat memberikan pengetahuan kita akan berbagai jenis penyakit yang banyak sekali jumlahnya.

Yang dimaksud dengan leukimia adalah suatu jenis penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang yang ditandai dengan ciri khasnya berupa bertambahnya sel-sel darah putih (leukosit) dengan manifestasinya adanya penambahan sel-sel yang abnormal dalam darah tepi. Leukimia juga seringkali kita kenal dengan istilah kanker darah. Dan kanker darah ini menduduki peringkat pertama pada jenis keganasan yang menimpa anak-anak di dunia dengan mencapai prosentase 30-40%. Penyebab leukimia ini sampai sekarang belum diketahui secara pasti akan penyebab. Karena penelitian dalam bidang kesehatan belum mendapatkan bukti yang otentik yang bisa menjelaskan dan mengambarkan penyebab kanker darah ini. Ada juga faktor resiko kanker darah terjadinya adalah karena faktor genetik, fator lingkungan dan juga faktor immunodefisiensi. Leukimia ini juga terbagi menjadi dua yaitu leukimia anak dan leukimia dewasa.

Leukimia

Leukimia anak dengan prosentase yang cukup besar di atas bisa mencerminkan bahwasannya penyakit kanker darah anak ini tidak bisa kita anggap remeh. Ada beberapa jenis leukimia yang bisa kita dapatkan dan kenali. Diantara jenis leukimia itu adalah :
  1. Leukemia myeloid kronis ( CML ) termasuk dalam gangguan myeloproliferative kronis.
  2. Leukemia limfositik kronis ( CLL ) termasuk dalam sindrom limfoproliferatif dan sebanding dengan limfoma limfositik.
  3. Limfoid akut leukemia atau lymphoblastic leukemia akut (ALL )
  4. Akut myeloid leukemia myelogenous leukemia atau ( AML )
  5. Myelogenous leukemia ( LM )
Lalu bagaimana kita mengenali akan tanda gejala leukimia ini. Tanda ciri leukimia yang seringkali bisa dideteksi adalah dengan adanya :
  1. Terjadinya anemia. Anemia anak akan bisa menimbulkan gejala seperti rasa cepat lelah, pucat, nafas pendek dan cepat. Hal ini terjadi karena menurunnya sel darah merah (HB). Kita ketahui salah satu fungsi sel darah merah adalah membawa nutrisi dan oksigen ke sel dan jaringan seluruh tubuh bila kekurangan HB ini maka gejala tersebut diatas akan dirasakan.
  2. Perdarahan yang terjadi di bawah kulit. Perdarahan ini juga disebabkan berkurangnya sel trombosit. Tanda ini akan dikenali dengan bercak merah kebiruan, perdarahan gusi, mimisan.
  3. Mudah terserang infeksi. Kita mengetahui bahwasannya sel darah putih ini tumbuh dan berkembang secara abnormal sehingga penderita leukimia akan seringkali mengalami demam yang berkepanjangan yang merupakan salah satu tanda infeksi.
  4. Nyeri. Rasa nyeri juga salah satu jalan kita untuk mendeteksi dan deteksi leukimia ini. Rasa nyeri ini banyak terjadi pada daerah perut, Karena dalam perut banyak organ tubuh yang mengalami gangguan akibat penyakit ini seperti halnya adanya pembesaran hati, gangguan ginjal dan juga empedu.
Dalam penegakan diagnosa penyakit kanker darah (leukimia) ini medis / dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosa leukimia. Gejala dan tanda akan dikenali dan juga akan memeriksa peradangan hati, limpa, atau kelenjar getah bening di pangkal paha, ketiak dan leher yang menjadikan ciri khas kanker darah.
Pemeriksaan penunjang yang dilakukan diantaranya yaitu :
  1. Pemeriksaan Laboratorium Darah. Karena berhubungan erat dengan kelainan sel darah khususnya adalah darah putih maka akan dilakukan pemeriksaan darah untuk memeriksa sel-sel leukemia dalam darah. Bisa melakukan tes darah lainnya untuk bisa menilai adanya gen spesifik yang berhubungan dengan leukemia.
  2. Biopsi sumsum tulang. Pembentukan sel-sel darah adalah dalam sumsum tulang maka dalam hal ini pemeriksaan tulang sumsum dengan penghapusan cair dan sepotong kecil tulang untuk menguji sel-sel kanker Jika biopsi menunjukkan sel-sel leukemia, tes tambahan mungkin diperintahkan untuk menentukan penyakit ini telah menyebar dan apa sistem yang terpengaruh.
  3. Bone Marrow Aspirasi. Pemeriksaan penunjang dengan melakukan penghapusan sampel cairan sumsum tulang untuk menguji sel-sel kanker.
Pengobatan leukimia ini biasanya dilakukan dengan cara :
  1. Melakukan Khemotherapi. Kemoterapi adalah pengobatan yang biasanya dilakukan untuk semua jenis kanker, termasuk kanker darah pada anak ini.
  2. Transplantasi sumsum tulang belakang. Karena sumsum tulang belakang ini adalah sumber timbulnya penyakit leukimia anak. Untuk mengenai transplantasi sahabat bisa membaca kisah yang sungguh banyak memberikan pelajaran yang berharga dalam suatu proses transplantasi di sahabat Denaihati.com dalam cerita bersambungnya mengenai transplantasi hati. Bila merunut cerita penuh ibrah di atas akan banyak memberikan kita pelajaran berharga dan penuh hikmah mengambarkan kasih sayang orang tua dan pengorbanannya dalam usaha dan ikhtiarnya serta tentunya doa yang tidak putus-putus kepada Allah Yang Maha Kuasa untuk menyembuhkan kanker hati yang sedang terjadi pada anaknya.
  3. Pemberian obat-obatan yang berupa injeksi (suntikan) atau pun bentuk obat oral (tablet) dalam rangka untuk bisa membantu menghentikan produksi sel darah putih yang abnormal dalam tubuh.
  4. Melakukan tranfusi darah. Transfusi darah ini biasanya dalam bentuk transfusi darah merah dan juga trombosit.
Saturday, November 10, 2012

Penyebab Penyakit Gagal Ginjal

Penyebab Gagal Ginjal ~ Dalam dunia kesehatan organ ginjal adalah merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting untuk kelangsungan dan juga kesehatan hidup seseorang. Ginjal dalam tubuh kita berjumlah dua buah. Banyak manfaat fungsi ginjal bagi kesehatan kita semuanya.

Karena ginjal memberikan banyak manfaat untuk kesehatan kita semuanya, maka perlulah kita untuk mengetahui akan berbagai cara tips menjaga kesehatan ginjal pula. Agar kita bisa memanfaatkan kehidupan kita dengan selalu mensyukuri nikmat sehat dan juga bisa beraktifitas dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat kepada orang banyak maka kita harus bisa menjaga kesehatan ginjal dengan baik.

Karena jika ginjal kita rusak, fungsi-fungsi ginjal tidak akan berjalan dengan baik. Kita mengetahui bahwa fungsi ginjal salah satunya adalah sebagai alat penyaring atau pencuci darah dan juga sebagai pembuang zat-zat yang tidak berguna (fungsi sekresi) dan juga ginjal bertugas menjaga keseimbangan air, keasaman darah dan juga elektrolit dalam tubuh kita.

Seperti yang pernah di bahas di Blog Keperawatan ini yaitu mengenai gagal ginjal kronik CKD bahwas yang dimaksud dengan pengertian gagal ginjal adalah merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversibel dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit sehingga terjadi uremia.

Penyebab Penyakit Gagal Ginjal

Anatomi Fisiologi Ginjal


Sedikit review mengenai anatomi fisiologis ginjal dan patofisiologis ginjal ini. Ginjal merupakan bagian dari tubuh yang memiliki fungsi vital bagi manusia. Ginjal merupakan organ ekskresi yang berbentuk mirip kacang. Sebagai bagian dari sistem urin, ginjal berfungsi menyaring kotoran (terutama urea) dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin. Pada manusia normal, terdapat sepasang ginjal yang terletak dibelakang perut, atau abdomen.

Letak Ginjal tersebut terletak di kanan dan kiri tulang belakang, di bawah hati dan limpa. Pada orang dewasa, setiap ginjal memiliki ukuran 11 cm dan ketebalan 5 cm dengan berat sekitar 150 gram. Darah manusia melewati ginjal sebanyak 350 kali setiap hari dengan laju 1,2 liter per menit, menghasilkan 125 cc fitrat glomerular per menitnya.

Penyebab Gagal Ginjal


Sebenarnya pembagian penyakit gagal ginjal ini terbagi menjadi 2 yaitu gagal ginjal akut dan juga gagal ginjal kronik yang telah dibahas pada postingan terdahulu. Untuk mengetahui penyebab gagal ginjal kronik sahabat bisa langsung membacanya di sini yaitu di penyebab gagal ginjal kronik sehingga pada pembahasan kali ini kita akan berfokus kepada penyebab gagal ginjal akut.

Untuk penyebab gagal ginjal akut terbagi menjadi 3 klasifikasi penyebabnya. Yaitu penyebab prerenal, penyebab renal (ginjal), dan juga penyebab postrenal.

Untuk penyebab karena faktor prerenal ini, maka gagal ginjal bisa disebabkan karena :
  • Dehidrasi karena kehilangan cairan, misalnya karena muntah-muntah, diare, berkeringat banyak dan demam. Untuk itu kita tidak boleh menganggap suatu penyakit seperti halnya di atas kita anggap remeh karena bisa berakibat yang kurang baik bahkan buruk bagi kesehatan kita sendiri.
  • Hipovolemia (volume darah yang kurang), misalnya karena perdarahan yang hebat bisa karena akibat kecelakaan, perdarahan post partum atau perdarahan akibat yang lainnya. Untuk itu kita juga perlu untuk mengetahui akan berbagai jenis luka dan juga proses penyembuhan luka itu sendiri sehingga kita bisa mencegah akan berbagai hal yang bisa menyebabkan perdarahan ini.
  • Pemberian obat-obatan, contohnya adalah pemberian obat diuretic (pelancar kencing) yang menyebabkan pengeluaran cairan berlebihan berupa urin sehingga menyebabkan tubuh yang kekurangan akan air. Padahal air adalah salah satu faktor penting dalam tubuh kita.
  • Dehidrasi karena kurangnya asupan cairan. Untuk itu kita harus bisa memenuhi kebutuhan air dalam tubuh kita yang cukup contoh mudahnya adalah dengan minum air putih paling tidak 8 gelas sehari.
  • Gangguan aliran darah ke ginjal yang disebabkan sumbatan pada pembuluh darah ginjal.
Penyebab gagal ginjal karena faktor renal sendiri adalah :
  • Sepsis. Angka kejadian sepsis juga kita harapkan bisa menurun. Karena dengan adanya sepsis ini akan menyebabkan sistem imun tubuh berlebihan karena terjadi infeksi sehingga menyebabkan peradangan dan merusak ginjal.
  • Obat-obatan yang toksik terhadap ginjal.
  • Peradangan akut pada glomerulus, penyakit lupus eritematosus sistemik, Wegener's granulomatosis, dan Goodpasture syndrome.
Penyebab gagal ginjal karena faktor postrenal. Penyebab ini karena adanya faktor yang menyebabkan aliran urin dari ginjal mengalami gangguan. Dan penyebabnya antara lain :
  • Sumbatan saluran kemih (ureter atau kandung kencing) menyebabkan aliran urin berbalik arah ke ginjal. Jika tekanan semakin tinggi maka dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan ginjal menjadi tidak berfungsi lagi dan akhirnya terjadilah gagal ginjal.
  • Pembesaran prostat atau kanker prostat dapat menghambat uretra (bagian dari saluran kemih) dan menghambat pengosongan kandung kencing. Dengan terhambatnya proses pengosongan kandung kemih ini akan bisa memicu terjadinya gagal ginjal
  • Tumor di perut yang menekan serta menyumbat ureter.
  • Batu ginjal.

Tanda Gejala Gagal Ginjal


Ada beberapa tanda gejala serta ciri-ciri penyakit gagal ginjal ini baik kronik maupun akut.
Tanda gejala gagal ginjal akut antara lain adalah sebagai berikut :
  • Bengkak Mata, Kaki, Nyeri pinggang hebat (kolik), Kencing sakit, Demam, Kencing sedikit, Kencing merah/darah, Sering kencing. Pada pemeriksaan laborat akan terlihat pada Kelainan Urin: Protein, Darah/Eritrosit, Sel Darah Putih/Lekosit, Bakteri
Tanda gejala gagal ginjal kronis antara lain sebagai berikut :
  • Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan kurang, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemia.
Demikian tadi beberapa hal yang bisa menyebabkan gagal ginjal serta juga faktor resiko gagal ginjal dan semoga hal ini bisa menambah pengetahuan kita akan kesehatan yang pada ujungnya akan membuat kita untuk bisa terus-menerus menjaga serta memelihara kesehatan dan juga kebugaran tubuh kita masing-masing.
Friday, September 21, 2012

Tehnik Cara Pemberian Obat

Tehnik Cara Pemberian Obat - Tehnik Cara Pemberian Obat Bagi setiap tenaga kesehatan yang dalam kesehariannya berhubungan dengan pemberian obat, maka tentunya tehnik dan macam cara pemberian obat harus sudah dikuasai secara benar dan tepat. Karena pemberian obat yang tepat akan banyak membantu pasien-pasien yang membutuhkan kesembuhan dari sakit atau pun penyakit yang sedang dialaminya.

Pada pembahasannya yang terdahulu mengenai artikel pemberian obat telah diterangkan bagaimana cara obat masuk ke dalam tubuh pasien dan juga macam-macam pemberian obat yang beragam tersebut. Maka kali ini Blog Keperawatan akan mencoba sharing sedikit mengenai pengetahuan tehnik cara pemberian obat yang tentunya kita semuanya juga perlu mengetahuinya. Tehnik Pemberian yang tepat baik dalam dosis dan waktu pemberian akan mempercepat kesembuhan. Sebaliknya pemberian obat yang salah akan dapat berbahaya dan bukannya sembuh malahan bisa menimbulkan masalah baru lagi.

Tehnik Cara Pemberian Obat

Pemberian obat ikut juga dalam menentukan cepat lambatnya dan lengkap tidaknya resorpsi suatu obat. Tergantung dari efek yang diinginkan, yaitu efek sistemik obat (di seluruh tubuh) atau efek lokal obat (setempat) dan keadaan pasien serta sifat-sifat fisiko-kimiawi obat, dapat dipilih di antara berbagai cara untuk memberikan obat. Termasuk juga dalam hal pemberian obat Antibiotik dosis dan cara pemberiannya perlu sekali diperhatikan. Pemberian obat yang tepat dan benar baik dalam dosis dan caranya masuk dalam hal faktor yang memepercepat kesembuhan pasien itu sendiri.

Ada beberapa jenis obat yang diberikan dengan cara yang berbeda, berikut adalah beberapa macam tehnik pemberian obat diantaranya yaitu :
  1. Pemberian Obat Secara Oral.
  2. Pemberian Obat Secara Sublingual.
  3. Pemberian Obat Secara Inhalasi.
  4. Pemberian Obat Secara Rektal
  5. Pemberian Obat Secara Pervaginam.
  6. Pemberian Obat Secara Perenteral.
  7. Pemberian Obat Secara Topikal/lokal.
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam pemberian obat secara oral adalah :
  1. Pemberiannya obatnya adalah melalui mulut.
  2. Mudah dan aman pemakaiannya, lazim dan praktis dalam memberikannya.
  3. Tidak semua obat dapat diberikan per-oral, contohnya adalah : obat yang bersifat merangsang (emetin, aminofilin) atau yang diuraikan oleh getah lambung (benzilpenisilin, insulin dan oksitoksin).
  4. Pemberian obat oral ini dapat terjadi inaktivasi oleh hati sebelum diedarkan ke tempat kerjanya
  5. Dapat juga untuk mencapai efek lokal yang diinginkan dan dikehendaki contohnya adalah : obat cacing, obat diagnostik untuk pemotretan lambung - usus (pemeriksaan diagnostik).
  6. Baik sekali untuk mengobati infeksi usus
  7. Bentuk sediaan oral diantaranya yaitu : Tablet, Kapsul, Obat hisap, Sirup dan Tetesan.
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam pemberian obat secara Sublingual adalah :
  1. Pemberian Obat dengan cara ditaruh dibawah lidah.
  2. Tidak melalui hati sehingga tidak diinaktif.
  3. Dari selaput di bawah lidah langsung ke dalam aliran darah, sehingga efek yang dicapai lebih cepat misalnya : Pada pasien serangan Jantung dan juga penyakit asma.
  4. Kekurangannya kurang praktis untuk digunakan terus menerus dan dapat merangsang selaput lendir mulut.
  5. Hanya untuk obat yang bersifat lipofil.
  6. Bentuknya tablet kecil atau spray, contohnya adalah : Isosorbid Tablet ( ISDN ).
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam tehnik pemberian obat secara Inhalasi adalah :
  1. Obat diberikan untuk disedot melalui hidung atau mulut atau disemprotkan
  2. Penyerapan obat yang diberikan dengan inhalasi ini dapat terjadi pada selaput mulut, tenggorokan dan pernafasan
  3. Bentuk sediaan obat inhalasi adalah dalam bentuk gas dan zat padat, tetapi bisa juga mempunyai efek sistemik. Bentuk inhalasi ini bisa dalam wadah yang diberi tekanan dan mengandung zat pemancur (aerosol, contohnya yaitu : Alupent Metered Aerosol ).
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam pemberian obat secara Rektal yaitu :
  1. Pemberian obat melalui rectal adalah maksudnya pemberian obat melalui dubur (rektal).
  2. Bentuknya suppositoria dan clysma (obat pompa).
  3. Baik sekali untuk obat yang dirusak oleh asam lambung.
  4. Diberikan untuk mencapai takaran yang cepat dan tepat.
  5. Efek sistemiknya lebih cepat dan lebih besar bila dibandingkan dengan peroral, berhubung pembuluh-pembuluh darah pertama. Misalnya adalah : pada pengobatan asma (amecain suppositoria) , pada bayi (stesolid rectal, dalam pengobatan kejang akut)
  6. Tetapi bentuk suppositoria dan clysma sering digunakan untuk efek lokal misalnya untuk wasir dan laxativ.
  7. Pemberian obat melalui rektal dapat dioleskan pada permukaan rektal berupa salep dan hanya mempunyai efek lokal.
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam tehnik pemberian obat secara Pervaginam (Intra Vaginal) yaitu :

  1. Pemberian Obat yang diberikan melalui selaput lendir/mukosa vagina.
  2. Diberikan pada antifungi dan anti kehamilan.
  3. Bentuknya : Tablet, Salep, Krim dan Cairan bilasan.

Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam tehnik pemberian obat secara Parental adalah bahwa pemberian obat ini cara pemberiaannya tanpa melalui mulut (tanpa melalui saluran pencernaan) tetapi langsung melalui pembuluh darah. Contohnya adalah sediaan injeksi atau suntikan. Tujuannya pemberian melalui parenteral ini adalah agar dapat langsung menuju sasaran dan efeknya lebih cepat. Kelebihannya bisa untuk pasien yang tidak sadar, sering muntah dan tidak kooperatif. Akan tetapi cara pemberian obat dengan cara ini kurang aman karena jika sudah disuntikan ke dalam tubuh tidak bisa dikeluarkan lagi jika terjadi kesalahan. Maka sebagai perawat harus bisa menerapkan Prinsip Benar Pemberian Obat yang sudah menjadi standar operasional biasanya dalam memberikan ini benar-benar memperhatikan etiket serta nama obat dan cara pemberian.

Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam pemberian obat secara Topikal / Lokal. Pemberian secara topikal atau lokal maksudnya adalah obat yang cara pemberiannya bersifat lokal, misalnya tetes mata, salep, tetes telinga dan lain-lain.

Demikian tadi sahabat sedikit mengenai tehnik cara pemberian obat dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat bagi kita semuanya. Yang perlu digarisbawahi kita khususnya para perawat harus bisa dan tetap menjalankan prinsip benar pemberian obat walaupun kita mengenal ada 6 prinsip benar pemberian obat dan ada juga 12 prinsip benar pemberian obat karena itu adalah salah satu bagian terpenting dalam menjalankan tugas dalam bidang keperawatan yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan di Indonesia tercinta ini.
Wednesday, September 19, 2012

Penanganan Diare

Penanganan Diare - Penanganan Pengobatan Diare Angka kejadian diare di Indonesia kian meningkat setiap tahunnya. Karena banyak penyebab diare itu sendiri. Pengertian diare itu sendiri adallah buang air besar (defekasi) dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 cc/jam tinja). Dengan tinja berbentuk cair /setengah padat, dapat disertai frekuensi yang meningkat. Ada juga pengertian diare adalah diare adalah buang air besar encer lebih dari 3 x sehari. Demikian pengertian diare menurut WHO (1980).

Tentunya akan berbeda antara diare pada bayi dan diare yang terjadi pada orang dewasa. Baik itu dalam hal kuantitas maupun kualitasnya. Karena diare berhubungan erat dengan cairan dalam tubuh sedangkan jelas ada perbedaan antara kebutuhan cairan pada orang dewasa dengan anak-anak. Itu adalah selain dari perbedaan dari segi fisik dan juga anatomi fisiologinya juga.

Penyakit diare kini masih merupakan salah satu penyakit utama pada bayi dan anak di Indonesia. Diperkirakan angka kesakitan dan angka kejadian diare di Indonesia berkisar diantara 150-430 per seribu penduduk setahunnya. Dengan upaya yang sekarang telah dilaksanakan, angka kematian dirumah sakit dapat ditekan menjadi kurang dari 3%.

Pengobatan

Penanganan diare anak dan juga penangan diare bayi juga berbeda dengan penanganan diare orang dewasa. Diare yang terjadi pada anak bila tidak segera mendapatkan pertolongan yang cepat dan tepat akan bisa menyebabkan anak jatuh dalam kondisi yang kurang baik. Tetapi bila dengan penanganan pengobatan diare anak dengan tepat maka hal tersebut akan membantu dalam memulihkan kondisi anak itu sendiri.

Penanganan dan pengobatan diare anak atau pun dewasa sebenarnya berfokus kepada pengembalian cairan yang hilang dalam proses diare itu sendiri. Dehidrasi adalah hal yang biasa terjadi pada kejadian diare bila tidak mendapatkan pemberian cairan yang cukup. Bila belum dalam tingkat yang parah, diare pada dewasa cukup diberikan minuman yang cukup untuk mengganti cairan yang keluar dan juga oralit. Tetapi bila tidak membaik dan kondisi pasien diare berlanjut ke tingkat yang lebih buruk lagi maka akan bijaksana untuk segera di bawa ke tempat pelayanan kesehatan seperti halnya rumah sakit atau pun puskesmas.

Pengobatan diare anak dan juga perawatan diare anak bisa kita lakukan di rumah bila diare yang terjadi pada anak-anak kita masih dalam tahap awal. Berikut langkah-langkah dan tips mengatasi diare pada anak diantaranya yaitu :
  1. Yang perlu kita ketahui pada awalnya adalah bahwasannya penyebab diare dalam hal ini adalah diare akut yang sering terjadi adalah oleh karena virus, maka yang perlu digarisbawahi adalah tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan, karena biasanya diare ini akan sembuh sendiri setelah beberapa hari. Hanya saja yang menjadi pokok permasalahan dalam mengatasi diare adalah untuk mengatasi gejala yang dirasakan oleh pasien / penderita itu. Dan juga mencegah terjadinya dehidrasi.
  2. Diare yang akut terjadi maka penyembuhan atau pun pengobatan dapat hanya dengan memberikan makanan dan minuman / cairan seperti biasanya hanya sedikit banyak dari biasanya yang dikonsumsi.
  3. Yang perlu diingat pula bahwa perawatan pengobatan diare bukan hanya memberi obat untuk menghentikan diare, karena diare sendiri adalah suatu mekanisme pertahanan tubuh untuk mengeluarkan kontaminasi makanan dari usus. Mencoba menghentikan diare dengan obat apalagi secara berlebihan maka hal ini dapat diilustrasikan seperti halnya menyumbat saluran pipa yang akan keluar dan menyebabkan aliran balik dan akan memperburuk saluran tersebut
  4. Oleh karena proses diare pada tingkat diare akut ini adalah mekanisme pertahanan dari tubuh, dan akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari di mana diare makin berisi - dari air ( watery) mulai berampas, berkurang frekuensinya dan sembuh dan pada akhirnya akan sembuh.
  5. Yang perlu lagi di catat adalah bahwasannya usaha pencegahan dan penangan akan gejalanya terutama gejala dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan gejala lainnya seperti mulas.
Hal tersebut adalah penanganan dalam kategori diare akut, tetapi bila diare ditambah dengan tanda dan gejala lainnya seperti halnya muntah, diare bercampur darah tentunya hal ini akan membutuhkan pengobatan perawatan yang lebih lanjut di tempat pelayanan kesehatan pada umumnya.

Demikian tadi sahabat sedikit mengenai penangan diare anak dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat. Point pentingnya dalam hal mengatasi diare ini baik itu diare pada bayi, diare pada anak, atau pun diare pada oang dewasa pertolongan pertama yang bisa kita berikan adalah pemberian cairan untuk mencegah adanya dehidrasi.