Akibat Efek Hipertensi Bagi Kesehatan

Dampak akibat efek buruk negatif penyakit hipertensi bagi kesehatan dan menimbulkan mengakibatkan penyakit lainnya dan ini tidak sedikit jumlahnya.

Tekanan darah tinggi atau yang umum disebut dengan hipertensi, secara perlahan namun pasti akan dapat merusak tubuh kita sendiri, sebelum akhirnya gejala kerusakan tersebut timbul beberapa tahun setelahnya.

Jika tidak dirawat dilakukan pengobatan hipertensi yang baik dari dokter yang kompeten serta juga dijaga dengan baik, hipertensi dapat memicu serangan jantung yang amat fatal. Adapun salah satu efek dari hipertensi jika tidak segera dirawat , yaitu merusak arteri pembuluh darah.

Akibat Efek Hipertensi Bagi Kesehatan

Bahaya Darah Tinggi


Darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu jenis penyakit yang cukup sering terjadi di kalangan masyarakat Indonesia. Darah tinggi atau hipertensi ini dapat terjadi ketika tekanan darah yang mengalir di dalam tubuh kita menjadi lebih tinggi dan diatas tekanan darah normal yang dianjurkan.

Pada umumnya tekanan darah yang normal yang wajar pada manusia adalah berkisar pada angka 100 – 140 mmHg untuk kisaran sistoliknya, dan 60 – 90 mmHg untuk kisaran diastoliknya. Seseorang akan didiagnosa memiliki tekanan darah yang tinggi ketika menunjukkan angka diatas 140/90.

Hipertensi dapat menyebabkan kerusakan dan penyempitan pembuluh darah arteri. Arteri menjadi keras, kaku dan dapat memblok aliran darah.

Berikut beberapa bahaya penyakit hipertensi pada kesehatan organ antara lain adalah sebagai berikut :

Kerusakan Otak

Pasokan oksigen yang rendah akibat hipertensi dapat menyebabkan penggumpalan darah, serta pemblokiran aliran darah ke otak. Kondisi ini dapat meningkatkan terjadinya mini stroke. Untuk kasus yang paling gawat, hipertensi dapat menyebabkan stroke. Kerusakan otak lainnya berdampak pada demensia vaskular, gangguan kognitif, dan penyakit otak lainnya.

Darah tinggi merupakan salah satu faktor resiko utama dari penyakit stroke. Faktor resiko utama maksudnya adalah bahwa darah tinggi dapat menjadi salah satu penyebab utama seseorang mengalami serangan stroke.

Beberapa kasus stroke yang terjadi merupakan kasus yang dipicu oleh hipertensi pada penderitanya. Maka dari itu, ketika kita menyadari tekanan darah yang tinggi, ada baiknya kita untuk senantiasa menjaga pola makan dan menjaga pikiran agar tidak mudah mengalami tanda gejala hipertensi, sehingga dapat mengurangi resiko terserang stroke.

Penyakit Jantung Kardiovaskular

Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan arteri amat meregang dan menyebabkan kerusakan jaringan. Salah satu penyebab hipertensi, ialah aterosklerosis, di mana plak dan kolesterol memblokir arteri yang menyebabkan stroke atau serangan jantung.

Selain itu, nyeri dada (angina) dan irama jantung tak teratur (aritmia) biasanya disertai dengan tekanan darah tinggi. Kondisi ini menyebabkan jantung bekerja lebih keras dan memungkinkan terjadinya infeksi atau kematian jaringan.

Salah satu dampak buruk yang muncul dari komplikasi penyakit darah tinggi atau hipertensi adalah munculnya serangan jantung. Tekanan darah yang tinggi pada pembuluh darah akan menimbulkan kelainan pada jantung, yang akan menimbulkan serangan jantung pada tubuh. Lebih parah lagi, hal tersebut juga akan bisa menimbulkan gagal jantung dan juga rusaknya sel – sel jantung.

Gangguan Penyakit Ginjal

Ginjal adalah merupakan salah satu organ yang bisa rusak oleh karena tekanan darah tinggi. Fungsi manfaat kerja ginjal salah satunya adalah menyaring air yang berlebih dan limbah makanan yang berasal dari darah.

Jika pembuluh darah arteri ginjal rusak, maka peredaran darah ke ginjal juga ikut terganggu dan ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik, sehingga limbah tersebut menumpuk. Selain itu, sel-sel ginjal juga bisa rusak karena gangguan asupan nutrisi dan darah ke ginjal.

Mata

Peredaran darah ke mata yang terhambat dapat mengakibatkan gangguan pandangan, misalnya rabun, pendarahan bahkan kebutaan.

Organ Vital
Pada laki-laki, hipertensi dapat mengakibatkan terjadinya disfungsi ereksi dan pada wanita, dapat menyebabkan kehilangan gairah seksual, vagina terasa kering dan tidak dapat melakukan orgasme.

Tulang
Karena hipertensi memicu banyaknya kalsium yang terbuang melalui urin sehingga kepadatan tulang berkurang dan mudah keropos. Terutama jika terjadi pada wanita dewasa.

Mendaftar Peserta BPJS Kesehatan Dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Peserta

Cara mendaftar peserta BPJS Kesehatan dan JKN serta alamat mendaftar menjadi peserta BPJS adalah perlu untuk diketahui oleh warga masyarakat Indonesia. Karena memang pemerintah Indonesia mulai tanggal 1 Januari 2014 telah meluncurkan dan meresmikan program kesehatan yaitu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan 2014 dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dan memenuhi kebutuhan dasar pelayanan kesehatan bagi rakyatnya.

JKN adalah merupakan sebuah program pelayanan kesehatan terbaru yang merupakan kepanjangan dari Jaminan Kesehatan Nasional yang sistemnya adalah dengan menggunakan sistem asuransi. Maksudnya adalah bahwasannya seluruh warga Indonesia nantinya akan wajib menyisihkan sebagian kecil uangnya untuk jaminan kesehatan di masa depan.

BPJS adalah singkatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. BPJS dalam hal ini adalah merupakan perusahaan asuransi yang kita kenal sebelumnya sebagai PT Askes atau PT Asuransi Kesehatan dengan Jaminan Asuransi Kesehatan yang dimiliknya. Begitu pula halnya dengan BPJS Ketenagakerjaan merupakan transformasi dari Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja).

Progran BPJS Kesehatan Dan JKN serta Fasilitas Pelayanan Kesehatan Peserta

Pembagian Peserta BPJS dan JKN dalam hal ini adalah terbagi menjadi dua yaitu :
1. Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Yang dimaksud dengan PBI ini adalah peserta Jaminan Kesehatan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu sebagaimana diamanatkan UU SJSN yang iurannya dibayari pemerintah sebagai peserta program Jaminan Kesehatan. Peserta PBI adalah fakir miskin yang ditetapkan oleh pemerintah dan diatur melalui peraturan pemerintah.

2. Peserta Non Penerima Bantuan Iuran PBI adalah terdiri dari :
  • Pekerja penerima upah dan anggota keluarganya. Pekerja dalam hal ini adalah setiap orang yang bekerja dengan menerima gaji, upah, atau pun imbalan dalam bentuk lain. Sedangkan pekerja penerima upah adalah setiap orang yang bekerja pada pemberi kerja dengan menerima gaji atau upah.
  • Pekerja bukan penerima upah dan anggota keluarganya. Yang dimaksud dengan pekerja bukan penerima upah adalah setiap orang yang bekerja atau berusaha atas risiko sendiri.
  • Bukan pekerja dan anggota keluarganya. Yang dimaksud dengan bukan pekerja adalah setiap orang yang tidak bekerja tapi mampu membayar iuran Jaminan Kesehatan secara mandiri.
Sedangkan yang termasuk di dalam bagian dari kepesertaan BPJS yang termasuk pekerja penerima upah adalah antara lain para pegawai negeri sipil (PNS), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI, Polri, karyawan perusahaan swasta, juga pekerja mandiri).

Dan yang termasuk didalam anggota yang termasuk bukan pekerja investor, pemberi kerja, penerima pensiun, veteran, perintis kemerdekaan dan juga bukan pekerja lain yang memenuhi kriteria bukan pekerja penerima upah.

Besaran Iuran Peserta BPJS Kesehatan

Iuran untuk peserta dalam bagian kelompok pekerja penerima upah yang dibayarkan mulai 1 Januari 2014 sampai dengan 30 Juni 2015 berdasarkan pada Perpres No 111 tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan pasal 16C adalah sebesar 4,5% dari upah /gaji tetap dan tunjangan tetap perbulan, dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. 4% dibayar oleh Pemberi Kerja.
  2. 0,5% dibayar Pekerja.
Besaran iuran untuk yang mengikuti program BPJS ini adalah Rp 19.225 per orang per bulan. Besaran tersebut naik sekitar Rp 4 ribu dari besaran awal yang sebelumnya telah ditetapkan. Besar iuran sebelumnya yang ditetapkan oleh pemerintah adalah sebesar Rp 15.500 per orang per bulannya.

Sementara, bagi para pekerja di sektor formal maupun informal, pembayaran iuran BPJS akan tetap dibagi antara pemberi kerja dan pekerja. Dengan komposisi sebesar satu persen untuk pekerja dan empat persen bagi pemberi kerja

Jumlah anggota keluarga yang ditanggung BPJS Kesehatan adalah pekerja itu sendiri dan juga anggota dalam keluarganya maksimal 5 orang. Anggota keluarga adalah Istri/Suami yang sah dan anak kandung/angkat yang sah sampai dengan kriteria anak yang ditanggung adalah sebagai berikut :
  • Tidak atau belum pernah menikah atau tidak mempunyai penghasilan sendiri.
  • Belum berusia 21 tahun atau belum berusia 25 tahun yang masih melanjutkan pendidikan formal.
Fasilitas Kesehatan dan Hak Kelas Perawatan Peserta BPJS dan JKN Jaminan Kesehatan Nasional

Hak kelas dalam hal ini khusus untuk peserta pekerja penerima upah Non pemerintah adalah sebagai berikut :
  • Kelas I : Bagi yang gaji atau upahnya sampai dengan diatas 1,5 sampai 2 kali Penghasilan tidak kena pajak dengan status kawin anak satu.
  • Kelas II : Bagi yang gaji dan upahnya sampai dengan 1,5 kali penghasilan tidak kena pajak dengan status kawin anak 1.
Peserta jaminan kesehatan mendapat jaminan kesehatan meliputi fasilitas primer, sekunder dan tersier, baik milik pemerintah maupun swasta yang bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Serta juga mendapatkan jaminan kesehatan medis dari administrasi pelayanan, pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis seseorang sampai non-medis seperti akomodasi dan ambulan.

Tidak ketinggalan pula akan berbagai macam tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non-operatif, kemudian pelayanan transfusi darah sesuai kebutuhan medis. Tentunya juga sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Cara Daftar BPJS Kesehatan Dan JKN

Persyaratan Mendaftar BPJS Kesehatan
Beberapa persyaratan administrasi untuk mendaftar menjadi peserta BPJS dan JKN untuk pekerja penerima upah non pemerintah adalah sebagai berikut :
  • Perusahaan mengisi form Registrasi Badan Usaha dengan dilengkapi SIUP dan NPWP.
  • Peserta atau Pekerja mengisi formulir Daftar Isian peserta dengan melampirkan copy KTP KK (Kartu Keluarga), surat keterangan bekerja/SK Pengangkatan Kerja.
  • Foto 3x4 1 lembar per orang (termasuk anggota keluarganya, kecuali anak kurang dari 5 tahun) beserta form rekap daftar peserta yang telah disediakan pada alamat mendaftar peserta BPJS Kesehatan dan JKN
Cara pendaftaran pekerja penerima upah non-pegawai pemerintah :
  1. Perusahaan mendaftar ke BPJS Kesehatan.
  2. BPJS Kesehatan melakukan proses registrasi kepesertaan dan memberikan informasi tentang virtual account untuk perusahaan (di mana satu virtual account berlaku untuk satu perusahaan).
  3. Perusahaan membayar ke bank dengan virtual account yang sudah diberikan BPJS Kesehatan.
  4. Perusahaan mengkonfirmasikan pembayaran ke BPJS Kesehatan.
  5. BPJS Kesehatan memberikan kartu BPJS Kesehatan kepada perusahaan.

Tanda Gejala Penyebab Kanker Payudara

Penyakit Kanker Payudara adalah merupakan suatu jenis kanker yang paling banyak diderita kaum wanita. Karena itulah pentingnya juga bagi para kaum wanita untuk mengetahui akan faktor resiko kanker payudara dan hal-hal yang terkait dengan hal ini.

Sehingga dengan demikian para wanita akan bisa lebih menjaga diri dan kesehatannya dengan cara menjauhi hal-hal yang bisa merupakan menjadi penyebab timbulnya penyakit yang satu ini. Untuk itu dalam kesehatan kita mengenali akan istilah Sadari kependekan dari kata pemeriksaan payudara sendiri. Cara tehnik melakukan sadari juga tidaklah begitu sulit untuk dipraktekkan oleh para kaum wanita.

Kanker payudara adalah penyakit yang ditandai adanya pertumbuhan sel yang abnormal dari payudara yang tumbuh dengan cepat, yang dimulai dari sistem saluran kelenjar susu, kemudian tumbuh menyusup ke bagian lain melalui pembuluh darah dan pembuluh getah bening, akibatnya dapat menyerang seluruh bagian tubuh (metataste) menyebar ke seluruh jaringan sel tubuh lainnya. Dan juga merupakan karsinoma yang berasal dari duktus atau lobules organ payudara.

Dan bila hal ini dibiarkan berlanjut tanpa adanya penanganan dan pengobatan kanker yang tepat dan benar maka efek dan dampak buruk penyakit kanker akan semakin bertambah.

Penyebab Tanda Gejala Penyakit Kanker Payudara

Tanda Gejala Ciri Kanker Payudara


Bila para kaum wanita bisa mengenali akan berbagai macam tannda dan gejala dini adanya tumor payudara ini, maka penanganan dan pengobatan akan bisa berjalan dengan lebih baik bila belum pada tahapan stadium akhir penyakit kanker. Karena memang dalam sebuah penyakit kanker ada beberapa stadium kanker itu sendiri.

Stadium kanker payudara dalam dunia medis kesehatan terbagi menjadi stadium atau stage I, Stage IIA, Stage IIB, Stage IIIA, IIIC, Stadium akhir atau stadium terminal (Stage IV).

Tanda ciri gejala dini kanker payudara yang pada umumnya dirasakan para penderita antara lain adalah sebagai berikut :
  • Benjolan yang keras pada organ yang terkena dengan atau tanpa rasa sakit.
  • Bentuk puting yang berubah atau bahkan mengeluarkan darah atau cairan.
  • Perubahan kulit di payudara, seperti halnya berkerut atau melekuk ke dalam.
  • Timbulannya benjolan-benjolan yang kecil di dalam atau di kulit organ yang terkena.
  • Luka pada puting akan susah untuk sembuh.
  • Rasa sakit atau nyeri.
  • Timbulnya benjolan di ketiak.

Faktor Resiko Kanker


Penyebab kanker itu adalah beragam jenis dan macamnya. Penyebab kanker secara umum sahabat bisa membacanya di link tautan artikel berikut ini : Penyebab Kanker.

Ada beberapa hal yang bisa menjadi faktor resiko timbulnya kanker payudara atau dalam bahasa mudahnya adalah penyebab kanker payudara ini antara lain adalah sebagai berikut :
  • Jenis kelamin wanita lebih sering daripada pria.
  • Umur usia 60 sampai dengan usia 79 tahun.
  • Mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit kanker payudara.
  • Pernah menderita kanker ini sebelumnya.
  • Perubahan gaya hidup terutama gaya hidup yang tidak kurang sehat seperti halnya : Konsumsi alkohol, diit tinggi kalori, diit tinggi lemak.
  • Pengaruh faktor hormonal wanita contohnya adalah menarche di bawah usia 12 tahun dan juga menopause di atas usia 55 tahun, serta juga penggunaan jenis kontrasepsi oral lebih dari 8-10 tahun

Pengobatan Terapi Kanker Payudara


Ada beberapa macam jenis pengobatan penyakit kanker payudara ini. Antara lain adalah sebagai berikut :
  • Pembedahan Operasi. Pembedahan ini adalah merupakan modalitas utama dalam proses penyembuhan dan perawatan kanker ini. Jenis operasi pembedahan kanker payudara antara lain Classic Radical Mastectomy, Modified Radical Mastektomy, simple mastektomi.
  • Pengobatan kemoterapi. Dalam sebuah pengobatan dan terapi kanker dengan menggunakan kemoterapi maka kita juga perlu untuk mengetahui akan Efek Samping Pengobatan Kanker Payudara Dengan Kemoterapi.
  • Radioterapi.
  • Terapi Hormonal. Tujuan pengobatan kanker dengan menggunakan hormonal ini adalah untuk menghilangkan ataupun mengurangi hormon estrogen di dalam sel tumor.
  • Terapi Pengobatan Biologik. Tujuan dan manfaatnya adalah untuk mengganggu proses yang berperan dalam pertumbuhan penyebaran sel kanker.
Pemeriksaan Penunjang Kanker Payudara
Ada beberapa pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis kanker payudara ini antara lain :
  1. USG payudara dan USG Abdomen.
  2. Mamografi.
  3. MRI.
  4. Rontgen Thorak.
  5. Bone Scane.
  6. Pemeriksaan Laboratorium dan Marker.

BPJS Kesehatan 2014

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan di Indonesia akan dimulai para tanggal 1 Januari 2014 nanti. Kita ketahui bersama bahwasannya kesehatan adalah hak dasar setiap individu dan juga merupakan bagian dari hak setiap warga negara juga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan termasuk bagi masyarakat yang miskin. Hal itu telah diamanatkan oleh UUD 1945 pasal 28H. Untuk itulah Pemerintah Indonesia akan meluncurkan program BPJS Kesehatan tahun 2014 nantinya.

Prinsip dasar program jaminan kesehatan sesuai adalah sesuai dengan apa yang telah dirumuskan oleh UU SJSN pasal 19 ayat 1 adalah jaminan kesehatan yang diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial dan prinsip ekuitas.

Jaminan Kesehatan Masyarakat

Jaminan Kesehatan adalah merupakan jaminan yang berupa perlindungan kesehatan agar setiap peserta memperoleh manfaat pemeliharaa kesehatan dan juga perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau pun iurannya dibayar oleh Pemerintah dalam hal ini. Inilah yang dimaksud dengan pengertian definisi jaminan kesehatan.

Maksud pengertian prinsip asuransi sosial adalah :
  • Kegotongroyongan antara si kaya dan miskin, yang sehat dan sakit, yang tua dan muda, dan yang beresiko tinggi dan rendah.
  • Kepersertaan yang bersifat wajib dan tidak selektif.
  • Iuran berdasarkan persentase upah / penghasilan.
  • Bersifat nirlaba.
Sedangkan yang dimaksud dengan prinsip ekuitas adalah kesamaan dalam memperoleh pelayanan sesuai dengan kebutuhan medis yang terikat dengan besaran iuran yang dibayarkan. Kesamaan memperoleh pelayanan adalah kesamaan jangkauan finansial ke pelayanan kesehatan. Dan ini adala bagian dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang masuk dalam program kesehatan Pemerintah Indonesia pada tahun 2014 nanti.

BPJS Kesehatan 2014

Pembangunan kesehatan pada saat masa sekarang ini masih dihadapkan pada permasalahan belum optimalnya akses, keterjangkauan dan mutu pelayanan kesehatan, antara lain disebabkan oleh sarana pelayanan kesehatan Rumah Sakit, puskesmas dan jaringannya belum sepenuhnya dijangkau oleh masyarakat, terutama bagi penduduk miskin terkait dengan adanya permasalah dalam hal biaya dan juga jarak pelayanan kesehatan yang bisa dijangkau.

Pembiayaan kesehatan cenderung meningkat tetapi di sisi lain belum sepenuhnya dapat memberikan jaminan perlindungan kesehatan masyarakat. Jaminan pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin dan kurang mampu telah mampu meningkatkan akses penduduk miskin terhadap pelayanan kesehatan. Namun hal ini belum sepenuhnya bisa untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat miskin akibat fasilitas pelayanan kesehatan dasar yang masih belum memadai terutama untuk masyarakat daerah tertinggal, terpencil, perbatasan dan juga kepulauan.

Jumlah Rumah Sakit yang telah terlibat langsung dalam pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jaskesmas) terus meningkat. Pada tahun 2011 telah mencapai angka 80% dari jumlah rumah sakit, baik itu rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta.

Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN)

.
Program jaminan sosial adalah bersifat wajib dan juga diarahkan untuk mencakup seluruh rakyat yang akan dicapai secara bertahap agar hak setiap orang atas jaminan sosial sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi dapat terwujud. Hal ini juga berdasarkan atas Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Undang-Undang tersebut juga berisikan dan bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi fakir miskin serta orang tidak mampu yang pembiayaan kesehatannya nantinya akan bisa dijamin oleh Pemerintah kita.

SJSN ini juga merupakan suatu tata cara penyelenggaraan program jaminan sosial oleh beberapa badan penyelenggara jaminan sosial. Undang-undang SJSN menggantikan program jaminan sosial dan Jaminan Asuransi Kesehatan yang ada sebelumya.

Seperti halnya ASKES (Asuransi Kesehatan), Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek), Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen), dan juga Asuransi Kesehatan ABRI (ASABRI) yang dinilai kurang berhasil dalam memberikan manfaat yang berarti kepada para penggunanya.

BPJS Kesehatan adalah merupakan transformasi PT Askes, Jamsostek, Jamkesmas serta layanan jaminan kesehatan Kemenhan TNI POLRI yang akan dimulai pada 1 Januari 2014. Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan jamsostek adalah merupakan transformasi PT Jamsostek yang akan dimulai pada tanggal 1 Januari 2014 dan selambat-lambatnya sudah beroperasi paling lambat pada tanggal 1 Juli 2015. Sedangkan untuk pengalihan PT ASABRI dan PT TASPEN ke BPJS Ketenagakerjaan Jamsostek paling lambat tahun 2029.

Tujuan Manfaat Jaminan Kesehatan

.
Tujuan serta juga manfaat daripada jaminan kesehatan bagi masyarakat adalah sebagai berikut :
  1. Memberikan kemudahan dan juga akses pelayanan kesehatan kepada peserta di seluruh jaringan fasilitas Jamkesmas.
  2. Mendorong peningkatan pelayanan kesehatan yang terstandar bagi peserta, tidak berlebihan sehingga nantinya akan juga terkendali mutu dan biaya pelayanan kesehatan tersebut.
  3. Terselenggaranya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Pemeriksaan Bronkoskopi

Bersamaan dengan adanya kemajuan dalam bidang ilmu dan teknologi khususnya dalam bidang kesehatan, lebih khususnya lagi dalam bidang Kedokteran Respirasi atau Pulmonologi, telah berkembang pula suatu metoda pemeriksaan invasif dengan menggunakan serat optik (bronkoskop lentru) melalui saluran nafas dan juga saluran paru pula.

Tujuan Bronkoskopi adalah untuk tindakan diagnostik dan juga therapi pula. Dengan menggunakan alat bronskoskop ini kita dapat mengambil material atau bahan dari lesi di saluran nafas atau paru dengan cara bilasan, sikatan dan biopsi jaringan untuk pemeriksaan sitologi patologi anatomi.

Alat bronskoskopi. cara pemeriksaan bronskoskopi

Pengertian bronskoskopi ini adalah suatu jenis pemeriksaan / inspeksi secara langsung terhadap laring, trakea dan bronkus, melalui suatu bronkoskop logam standar atau bronkoskop serat optik fleksibel yang disebut dengan bronkofibroskop. Cara kerja bronkoskop yaitu sebuah sikat kateter atau forsep biopsi dapat dimasukkan untuk mengambil sekresi dan jaringan untuk pemeriksaan sitologi.

Bronchoscopy ini dapat digunakan sebagai tindakan terapiotik atau pun pengobatan pada keadaan yang seperti berikut ini :
  1. Pengambilan benda asing dalam saluran nafas atau pun aspirasi sesuatu bahan.
  2. Membersihkan penumpukan secret dalam saluran nafas (bronchial toilet).
  3. Batuk darah.
  4. Abses Paru.
  5. Pemasangan Stenttrakeobrinkial.
  6. Pemasangan pipa trakeal.
Indikasi Pemeriksaan Bronskoskopi adalah :
  • Penderita yang dicurigai menderita kanker paru.
  • Kelainan Rontgen Thoraks yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Batuk berulang yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Pengembangan paru yang tidak sempurna atau atelektasis.
  • Penderita terbaring lama dengan menggunakan mesin pernafasan ( ventilatator mekanik ).
  • Pada keadaan tertentu bila dibutuhkan seperti halnya pengambilan benda asing, aspirasi, plak mukus dan lain-lainnya.
Yang mengoperasikan alat bronkoskopi ini dilakukan oleh tenaga dokter spesialis yang terlatih dari Sub bagian Pulmonologi Bagian Penyakit Dalam. Jadi operatornya adalah seorang Dokter Spesialis Dalam Sub Pulmunologi.

Persiapan pemeriksaan bronskoskopi ini antara lain pasien yang akan diperiksa dilakukan :
  1. Pemeriksaan Fisik.
  2. Pemeriksaan darah rutin, faktor pembekuan darah, dan waktu perdarahan.
  3. Pemeriksaan Rontgen X toraks AP dan Lateral atau CT Scan atas indikasi dari medis.
  4. Pemeriksaan EKG.
  5. Pemeriksaan lain atas indikasi medis.
  6. Pasien yang akan dilakukan bronchoscopy harus puasa selama 6 jam sebelum tindakan pemeriksaan ini dilakukan.

Penyakit Leukimia

Penyebab Tanda Gejala Leukemia Pernahkah sahabat-sahabat mendengar istilah leukimia? Bila kita mendengar akan Leukemia ini tentunya bila kita mengetahui akan pengertian leukimia dan bagaimana hal tersebut bisa menimbulkan berbagai buruk negatif bagi fisik dan mental bagi penderitanya maka kita akan merasa takut khawatir akan penyakit ini.

Yang dimaksud dengan leukemia adalah suatu jenis penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang yang ditandai dengan ciri khasnya berupa bertambahnya sel-sel darah putih (leukosit) dengan manifestasinya adanya penambahan sel-sel yang abnormal dalam darah tepi.

Leukimia juga seringkali kita kenal dengan istilah kanker darah. Dan kanker darah ini menduduki peringkat pertama pada jenis keganasan yang menimpa anak-anak di dunia dengan mencapai prosentase 30-40%. Penyebab leukimia ini sampai sekarang belum diketahui secara pasti akan penyebab yang sesungguhnya.

Penyebab Tanda Gejala Leukemia
Penyakit Leukemia

Leukemia Kanker Darah Pada Anak

Karena penelitian dalam bidang kesehatan belum mendapatkan bukti yang otentik yang bisa menjelaskan dan mengambarkan penyebab kanker darah ini. Ada juga faktor resiko terjadinya kanker darah adalah karena faktor genetik, fator lingkungan dan juga faktor immunodefisiensi.

Leukimia ini juga terbagi menjadi dua yaitu
  • leukemia anak.
  • Leukemia dewasa.
Leukimia anak dengan prosentase yang cukup besar di atas bisa mencerminkan bahwasannya penyakit kanker darah anak ini tidak bisa kita anggap remeh. Ada beberapa jenis leukimia yang bisa kita dapatkan dan kenali.

Jenis - Jenis Leukemia
Diantara jenis leukimia itu adalah :
  1. Leukemia myeloid kronis ( CML ) termasuk dalam gangguan myeloproliferative kronis.
  2. Leukemia limfositik kronis ( CLL ) termasuk dalam sindrom limfoproliferatif dan sebanding dengan limfoma limfositik.
  3. Limfoid Akut Leukemia atau lymphoblastic leukemia akut (ALL )
  4. Akut myeloid Leukemia Myelogenous Leukemia atau ( AML )
  5. Myelogenous leukemia ( LM )
Lalu bagaimana kita mengenali akan tanda gejala leukimia ini. Berikut ini adalah tanda ciri penyakit leukemia yang seringkali bisa dideteksi adalah dengan adanya :
  1. Terjadinya anemia. Anemia anak akan bisa menimbulkan gejala seperti rasa cepat lelah, pucat, nafas pendek dan cepat. Hal ini terjadi karena menurunnya sel darah merah (HB). Kita ketahui salah satu fungsi sel darah merah adalah membawa nutrisi dan oksigen ke sel dan jaringan seluruh tubuh bila kekurangan HB ini maka gejala tersebut diatas akan dirasakan.
  2. Perdarahan yang terjadi di bawah kulit. Perdarahan ini juga disebabkan berkurangnya sel trombosit. Tanda ini akan dikenali dengan bercak merah kebiruan, perdarahan gusi, mimisan.
  3. Mudah terserang infeksi. Kita mengetahui bahwasannya sel darah putih ini tumbuh dan berkembang secara abnormal sehingga penderita leukimia akan seringkali mengalami demam yang berkepanjangan yang merupakan salah satu tanda infeksi.
  4. Nyeri. Rasa nyeri juga salah satu jalan kita untuk mendeteksi dan deteksi leukimia ini. Rasa nyeri ini banyak terjadi pada daerah perut, Karena dalam perut banyak organ tubuh yang mengalami gangguan akibat penyakit ini seperti halnya adanya pembesaran hati, gangguan ginjal dan juga empedu.
Dalam penegakan diagnosa penyakit kanker darah (leukimia) ini medis / dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosa leukimia. Gejala dan tanda akan dikenali dan juga akan memeriksa peradangan hati, limpa, atau kelenjar getah bening di pangkal paha, ketiak dan leher yang menjadikan ciri khas kanker darah.

Pemeriksaan Medis Penunjang Leukemia yang dilakukan diantaranya yaitu :
  • Pemeriksaan Laboratorium Darah. Karena berhubungan erat dengan kelainan sel darah khususnya adalah darah putih maka akan dilakukan pemeriksaan darah untuk memeriksa sel-sel leukemia dalam darah. Bisa melakukan tes darah lainnya untuk bisa menilai adanya gen spesifik yang berhubungan dengan leukemia.
  • Biopsi Sumsum Tulang. Pembentukan sel-sel darah adalah dalam sumsum tulang maka dalam hal ini pemeriksaan tulang sumsum dengan penghapusan cair dan sepotong kecil tulang untuk menguji sel-sel kanker Jika biopsi menunjukkan sel-sel leukemia, tes tambahan mungkin diperintahkan untuk menentukan penyakit ini telah menyebar dan apa sistem yang terpengaruh.
  • Bone Marrow Aspirasi. Pemeriksaan penunjang dengan melakukan penghapusan sampel cairan sumsum tulang untuk menguji sel-sel kanker.

Pengobatan Leukimia


Ada beberapa jenis pengobatan untuk penyakit leukemia ini dan biasanya dalam dunia medis dan kesehatan dilakukan dengan cara :
  1. Melakukan Kemoterapi. Kemoterapi adalah pengobatan yang biasanya dilakukan untuk semua jenis kanker, termasuk kanker darah pada anak ini.
  2. Transplantasi sumsum tulang belakang. Karena sumsum tulang belakang ini adalah sumber timbulnya penyakit leukimia anak.
  3. Pemberian Obat-Obatan yang berupa injeksi (suntikan) atau pun bentuk obat oral (tablet) dalam rangka untuk bisa membantu menghentikan produksi sel darah putih yang abnormal dalam tubuh.
  4. Melakukan tranfusi darah. Transfusi darah ini biasanya dalam bentuk transfusi darah merah dan juga trombosit.
Demikian tada beberapa hal yang terkait dengan penyebab gejala ciri-ciri penyakit kanker darah dan semoga bisa memberikan pengetahuan bagi kita semua dan semoga kita terhindari dari penyakit semacam ini aamiin