Akibat Efek Hipertensi Bagi Kesehatan

Dampak akibat efek buruk negatif penyakit hipertensi bagi kesehatan dan menimbulkan mengakibatkan penyakit lainnya dan ini tidak sedikit jumlahnya.

Tekanan darah tinggi atau yang umum disebut dengan hipertensi, secara perlahan namun pasti akan dapat merusak tubuh kita sendiri, sebelum akhirnya gejala kerusakan tersebut timbul beberapa tahun setelahnya.

Jika tidak dirawat dilakukan pengobatan hipertensi yang baik dari dokter yang kompeten serta juga dijaga dengan baik, hipertensi dapat memicu serangan jantung yang amat fatal. Adapun salah satu efek dari hipertensi jika tidak segera dirawat , yaitu merusak arteri pembuluh darah.

Akibat Efek Hipertensi Bagi Kesehatan

Bahaya Darah Tinggi


Darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu jenis penyakit yang cukup sering terjadi di kalangan masyarakat Indonesia. Darah tinggi atau hipertensi ini dapat terjadi ketika tekanan darah yang mengalir di dalam tubuh kita menjadi lebih tinggi dan diatas tekanan darah normal yang dianjurkan.

Pada umumnya tekanan darah yang normal yang wajar pada manusia adalah berkisar pada angka 100 – 140 mmHg untuk kisaran sistoliknya, dan 60 – 90 mmHg untuk kisaran diastoliknya. Seseorang akan didiagnosa memiliki tekanan darah yang tinggi ketika menunjukkan angka diatas 140/90.

Hipertensi dapat menyebabkan kerusakan dan penyempitan pembuluh darah arteri. Arteri menjadi keras, kaku dan dapat memblok aliran darah.

Berikut beberapa bahaya penyakit hipertensi pada kesehatan organ antara lain adalah sebagai berikut :

Kerusakan Otak

Pasokan oksigen yang rendah akibat hipertensi dapat menyebabkan penggumpalan darah, serta pemblokiran aliran darah ke otak. Kondisi ini dapat meningkatkan terjadinya mini stroke. Untuk kasus yang paling gawat, hipertensi dapat menyebabkan stroke. Kerusakan otak lainnya berdampak pada demensia vaskular, gangguan kognitif, dan penyakit otak lainnya.

Darah tinggi merupakan salah satu faktor resiko utama dari penyakit stroke. Faktor resiko utama maksudnya adalah bahwa darah tinggi dapat menjadi salah satu penyebab utama seseorang mengalami serangan stroke.

Beberapa kasus stroke yang terjadi merupakan kasus yang dipicu oleh hipertensi pada penderitanya. Maka dari itu, ketika kita menyadari tekanan darah yang tinggi, ada baiknya kita untuk senantiasa menjaga pola makan dan menjaga pikiran agar tidak mudah mengalami tanda gejala hipertensi, sehingga dapat mengurangi resiko terserang stroke.

Penyakit Jantung Kardiovaskular

Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan arteri amat meregang dan menyebabkan kerusakan jaringan. Salah satu penyebab hipertensi, ialah aterosklerosis, di mana plak dan kolesterol memblokir arteri yang menyebabkan stroke atau serangan jantung.

Selain itu, nyeri dada (angina) dan irama jantung tak teratur (aritmia) biasanya disertai dengan tekanan darah tinggi. Kondisi ini menyebabkan jantung bekerja lebih keras dan memungkinkan terjadinya infeksi atau kematian jaringan.

Salah satu dampak buruk yang muncul dari komplikasi penyakit darah tinggi atau hipertensi adalah munculnya serangan jantung. Tekanan darah yang tinggi pada pembuluh darah akan menimbulkan kelainan pada jantung, yang akan menimbulkan serangan jantung pada tubuh. Lebih parah lagi, hal tersebut juga akan bisa menimbulkan gagal jantung dan juga rusaknya sel – sel jantung.

Gangguan Penyakit Ginjal

Ginjal adalah merupakan salah satu organ yang bisa rusak oleh karena tekanan darah tinggi. Fungsi manfaat kerja ginjal salah satunya adalah menyaring air yang berlebih dan limbah makanan yang berasal dari darah.

Jika pembuluh darah arteri ginjal rusak, maka peredaran darah ke ginjal juga ikut terganggu dan ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik, sehingga limbah tersebut menumpuk. Selain itu, sel-sel ginjal juga bisa rusak karena gangguan asupan nutrisi dan darah ke ginjal.

Mata

Peredaran darah ke mata yang terhambat dapat mengakibatkan gangguan pandangan, misalnya rabun, pendarahan bahkan kebutaan.

Organ Vital
Pada laki-laki, hipertensi dapat mengakibatkan terjadinya disfungsi ereksi dan pada wanita, dapat menyebabkan kehilangan gairah seksual, vagina terasa kering dan tidak dapat melakukan orgasme.

Tulang
Karena hipertensi memicu banyaknya kalsium yang terbuang melalui urin sehingga kepadatan tulang berkurang dan mudah keropos. Terutama jika terjadi pada wanita dewasa.

Mendaftar Peserta BPJS Kesehatan Dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Peserta

Cara mendaftar peserta BPJS Kesehatan dan JKN serta alamat mendaftar menjadi peserta BPJS adalah perlu untuk diketahui oleh warga masyarakat Indonesia. Karena memang pemerintah Indonesia mulai tanggal 1 Januari 2014 telah meluncurkan dan meresmikan program kesehatan yaitu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan 2014 dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dan memenuhi kebutuhan dasar pelayanan kesehatan bagi rakyatnya.

JKN adalah merupakan sebuah program pelayanan kesehatan terbaru yang merupakan kepanjangan dari Jaminan Kesehatan Nasional yang sistemnya adalah dengan menggunakan sistem asuransi. Maksudnya adalah bahwasannya seluruh warga Indonesia nantinya akan wajib menyisihkan sebagian kecil uangnya untuk jaminan kesehatan di masa depan.

BPJS adalah singkatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. BPJS dalam hal ini adalah merupakan perusahaan asuransi yang kita kenal sebelumnya sebagai PT Askes atau PT Asuransi Kesehatan dengan Jaminan Asuransi Kesehatan yang dimiliknya. Begitu pula halnya dengan BPJS Ketenagakerjaan merupakan transformasi dari Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja).

Progran BPJS Kesehatan Dan JKN serta Fasilitas Pelayanan Kesehatan Peserta

Pembagian Peserta BPJS dan JKN dalam hal ini adalah terbagi menjadi dua yaitu :
1. Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Yang dimaksud dengan PBI ini adalah peserta Jaminan Kesehatan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu sebagaimana diamanatkan UU SJSN yang iurannya dibayari pemerintah sebagai peserta program Jaminan Kesehatan. Peserta PBI adalah fakir miskin yang ditetapkan oleh pemerintah dan diatur melalui peraturan pemerintah.

2. Peserta Non Penerima Bantuan Iuran PBI adalah terdiri dari :
  • Pekerja penerima upah dan anggota keluarganya. Pekerja dalam hal ini adalah setiap orang yang bekerja dengan menerima gaji, upah, atau pun imbalan dalam bentuk lain. Sedangkan pekerja penerima upah adalah setiap orang yang bekerja pada pemberi kerja dengan menerima gaji atau upah.
  • Pekerja bukan penerima upah dan anggota keluarganya. Yang dimaksud dengan pekerja bukan penerima upah adalah setiap orang yang bekerja atau berusaha atas risiko sendiri.
  • Bukan pekerja dan anggota keluarganya. Yang dimaksud dengan bukan pekerja adalah setiap orang yang tidak bekerja tapi mampu membayar iuran Jaminan Kesehatan secara mandiri.
Sedangkan yang termasuk di dalam bagian dari kepesertaan BPJS yang termasuk pekerja penerima upah adalah antara lain para pegawai negeri sipil (PNS), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI, Polri, karyawan perusahaan swasta, juga pekerja mandiri).

Dan yang termasuk didalam anggota yang termasuk bukan pekerja investor, pemberi kerja, penerima pensiun, veteran, perintis kemerdekaan dan juga bukan pekerja lain yang memenuhi kriteria bukan pekerja penerima upah.

Besaran Iuran Peserta BPJS Kesehatan

Iuran untuk peserta dalam bagian kelompok pekerja penerima upah yang dibayarkan mulai 1 Januari 2014 sampai dengan 30 Juni 2015 berdasarkan pada Perpres No 111 tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan pasal 16C adalah sebesar 4,5% dari upah /gaji tetap dan tunjangan tetap perbulan, dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. 4% dibayar oleh Pemberi Kerja.
  2. 0,5% dibayar Pekerja.
Besaran iuran untuk yang mengikuti program BPJS ini adalah Rp 19.225 per orang per bulan. Besaran tersebut naik sekitar Rp 4 ribu dari besaran awal yang sebelumnya telah ditetapkan. Besar iuran sebelumnya yang ditetapkan oleh pemerintah adalah sebesar Rp 15.500 per orang per bulannya.

Sementara, bagi para pekerja di sektor formal maupun informal, pembayaran iuran BPJS akan tetap dibagi antara pemberi kerja dan pekerja. Dengan komposisi sebesar satu persen untuk pekerja dan empat persen bagi pemberi kerja

Jumlah anggota keluarga yang ditanggung BPJS Kesehatan adalah pekerja itu sendiri dan juga anggota dalam keluarganya maksimal 5 orang. Anggota keluarga adalah Istri/Suami yang sah dan anak kandung/angkat yang sah sampai dengan kriteria anak yang ditanggung adalah sebagai berikut :
  • Tidak atau belum pernah menikah atau tidak mempunyai penghasilan sendiri.
  • Belum berusia 21 tahun atau belum berusia 25 tahun yang masih melanjutkan pendidikan formal.
Fasilitas Kesehatan dan Hak Kelas Perawatan Peserta BPJS dan JKN Jaminan Kesehatan Nasional

Hak kelas dalam hal ini khusus untuk peserta pekerja penerima upah Non pemerintah adalah sebagai berikut :
  • Kelas I : Bagi yang gaji atau upahnya sampai dengan diatas 1,5 sampai 2 kali Penghasilan tidak kena pajak dengan status kawin anak satu.
  • Kelas II : Bagi yang gaji dan upahnya sampai dengan 1,5 kali penghasilan tidak kena pajak dengan status kawin anak 1.
Peserta jaminan kesehatan mendapat jaminan kesehatan meliputi fasilitas primer, sekunder dan tersier, baik milik pemerintah maupun swasta yang bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Serta juga mendapatkan jaminan kesehatan medis dari administrasi pelayanan, pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis seseorang sampai non-medis seperti akomodasi dan ambulan.

Tidak ketinggalan pula akan berbagai macam tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non-operatif, kemudian pelayanan transfusi darah sesuai kebutuhan medis. Tentunya juga sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Cara Daftar BPJS Kesehatan Dan JKN

Persyaratan Mendaftar BPJS Kesehatan
Beberapa persyaratan administrasi untuk mendaftar menjadi peserta BPJS dan JKN untuk pekerja penerima upah non pemerintah adalah sebagai berikut :
  • Perusahaan mengisi form Registrasi Badan Usaha dengan dilengkapi SIUP dan NPWP.
  • Peserta atau Pekerja mengisi formulir Daftar Isian peserta dengan melampirkan copy KTP KK (Kartu Keluarga), surat keterangan bekerja/SK Pengangkatan Kerja.
  • Foto 3x4 1 lembar per orang (termasuk anggota keluarganya, kecuali anak kurang dari 5 tahun) beserta form rekap daftar peserta yang telah disediakan pada alamat mendaftar peserta BPJS Kesehatan dan JKN
Cara pendaftaran pekerja penerima upah non-pegawai pemerintah :
  1. Perusahaan mendaftar ke BPJS Kesehatan.
  2. BPJS Kesehatan melakukan proses registrasi kepesertaan dan memberikan informasi tentang virtual account untuk perusahaan (di mana satu virtual account berlaku untuk satu perusahaan).
  3. Perusahaan membayar ke bank dengan virtual account yang sudah diberikan BPJS Kesehatan.
  4. Perusahaan mengkonfirmasikan pembayaran ke BPJS Kesehatan.
  5. BPJS Kesehatan memberikan kartu BPJS Kesehatan kepada perusahaan.

Tanda Gejala Penyebab Kanker Payudara

Penyakit Kanker Payudara adalah merupakan suatu jenis kanker yang paling banyak diderita kaum wanita. Karena itulah pentingnya juga bagi para kaum wanita untuk mengetahui akan faktor resiko kanker payudara dan hal-hal yang terkait dengan hal ini.

Sehingga dengan demikian para wanita akan bisa lebih menjaga diri dan kesehatannya dengan cara menjauhi hal-hal yang bisa merupakan menjadi penyebab timbulnya penyakit yang satu ini. Untuk itu dalam kesehatan kita mengenali akan istilah Sadari kependekan dari kata pemeriksaan payudara sendiri. Cara tehnik melakukan sadari juga tidaklah begitu sulit untuk dipraktekkan oleh para kaum wanita.

Kanker payudara adalah penyakit yang ditandai adanya pertumbuhan sel yang abnormal dari payudara yang tumbuh dengan cepat, yang dimulai dari sistem saluran kelenjar susu, kemudian tumbuh menyusup ke bagian lain melalui pembuluh darah dan pembuluh getah bening, akibatnya dapat menyerang seluruh bagian tubuh (metataste) menyebar ke seluruh jaringan sel tubuh lainnya. Dan juga merupakan karsinoma yang berasal dari duktus atau lobules organ payudara.

Dan bila hal ini dibiarkan berlanjut tanpa adanya penanganan dan pengobatan kanker yang tepat dan benar maka efek dan dampak buruk penyakit kanker akan semakin bertambah.

Penyebab Tanda Gejala Penyakit Kanker Payudara

Tanda Gejala Ciri Kanker Payudara


Bila para kaum wanita bisa mengenali akan berbagai macam tannda dan gejala dini adanya tumor payudara ini, maka penanganan dan pengobatan akan bisa berjalan dengan lebih baik bila belum pada tahapan stadium akhir penyakit kanker. Karena memang dalam sebuah penyakit kanker ada beberapa stadium kanker itu sendiri.

Stadium kanker payudara dalam dunia medis kesehatan terbagi menjadi stadium atau stage I, Stage IIA, Stage IIB, Stage IIIA, IIIC, Stadium akhir atau stadium terminal (Stage IV).

Tanda ciri gejala dini kanker payudara yang pada umumnya dirasakan para penderita antara lain adalah sebagai berikut :
  • Benjolan yang keras pada organ yang terkena dengan atau tanpa rasa sakit.
  • Bentuk puting yang berubah atau bahkan mengeluarkan darah atau cairan.
  • Perubahan kulit di payudara, seperti halnya berkerut atau melekuk ke dalam.
  • Timbulannya benjolan-benjolan yang kecil di dalam atau di kulit organ yang terkena.
  • Luka pada puting akan susah untuk sembuh.
  • Rasa sakit atau nyeri.
  • Timbulnya benjolan di ketiak.

Faktor Resiko Kanker


Penyebab kanker itu adalah beragam jenis dan macamnya. Penyebab kanker secara umum sahabat bisa membacanya di link tautan artikel berikut ini : Penyebab Kanker.

Ada beberapa hal yang bisa menjadi faktor resiko timbulnya kanker payudara atau dalam bahasa mudahnya adalah penyebab kanker payudara ini antara lain adalah sebagai berikut :
  • Jenis kelamin wanita lebih sering daripada pria.
  • Umur usia 60 sampai dengan usia 79 tahun.
  • Mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit kanker payudara.
  • Pernah menderita kanker ini sebelumnya.
  • Perubahan gaya hidup terutama gaya hidup yang tidak kurang sehat seperti halnya : Konsumsi alkohol, diit tinggi kalori, diit tinggi lemak.
  • Pengaruh faktor hormonal wanita contohnya adalah menarche di bawah usia 12 tahun dan juga menopause di atas usia 55 tahun, serta juga penggunaan jenis kontrasepsi oral lebih dari 8-10 tahun

Pengobatan Terapi Kanker Payudara


Ada beberapa macam jenis pengobatan penyakit kanker payudara ini. Antara lain adalah sebagai berikut :
  • Pembedahan Operasi. Pembedahan ini adalah merupakan modalitas utama dalam proses penyembuhan dan perawatan kanker ini. Jenis operasi pembedahan kanker payudara antara lain Classic Radical Mastectomy, Modified Radical Mastektomy, simple mastektomi.
  • Pengobatan kemoterapi. Dalam sebuah pengobatan dan terapi kanker dengan menggunakan kemoterapi maka kita juga perlu untuk mengetahui akan Efek Samping Pengobatan Kanker Payudara Dengan Kemoterapi.
  • Radioterapi.
  • Terapi Hormonal. Tujuan pengobatan kanker dengan menggunakan hormonal ini adalah untuk menghilangkan ataupun mengurangi hormon estrogen di dalam sel tumor.
  • Terapi Pengobatan Biologik. Tujuan dan manfaatnya adalah untuk mengganggu proses yang berperan dalam pertumbuhan penyebaran sel kanker.
Pemeriksaan Penunjang Kanker Payudara
Ada beberapa pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis kanker payudara ini antara lain :
  1. USG payudara dan USG Abdomen.
  2. Mamografi.
  3. MRI.
  4. Rontgen Thorak.
  5. Bone Scane.
  6. Pemeriksaan Laboratorium dan Marker.

BPJS Kesehatan 2014

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan di Indonesia akan dimulai para tanggal 1 Januari 2014 nanti. Kita ketahui bersama bahwasannya kesehatan adalah hak dasar setiap individu dan juga merupakan bagian dari hak setiap warga negara juga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan termasuk bagi masyarakat yang miskin. Hal itu telah diamanatkan oleh UUD 1945 pasal 28H. Untuk itulah Pemerintah Indonesia akan meluncurkan program BPJS Kesehatan tahun 2014 nantinya.

Prinsip dasar program jaminan kesehatan sesuai adalah sesuai dengan apa yang telah dirumuskan oleh UU SJSN pasal 19 ayat 1 adalah jaminan kesehatan yang diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial dan prinsip ekuitas.

Jaminan Kesehatan Masyarakat

Jaminan Kesehatan adalah merupakan jaminan yang berupa perlindungan kesehatan agar setiap peserta memperoleh manfaat pemeliharaa kesehatan dan juga perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau pun iurannya dibayar oleh Pemerintah dalam hal ini. Inilah yang dimaksud dengan pengertian definisi jaminan kesehatan.

Maksud pengertian prinsip asuransi sosial adalah :
  • Kegotongroyongan antara si kaya dan miskin, yang sehat dan sakit, yang tua dan muda, dan yang beresiko tinggi dan rendah.
  • Kepersertaan yang bersifat wajib dan tidak selektif.
  • Iuran berdasarkan persentase upah / penghasilan.
  • Bersifat nirlaba.
Sedangkan yang dimaksud dengan prinsip ekuitas adalah kesamaan dalam memperoleh pelayanan sesuai dengan kebutuhan medis yang terikat dengan besaran iuran yang dibayarkan. Kesamaan memperoleh pelayanan adalah kesamaan jangkauan finansial ke pelayanan kesehatan. Dan ini adala bagian dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang masuk dalam program kesehatan Pemerintah Indonesia pada tahun 2014 nanti.

BPJS Kesehatan 2014

Pembangunan kesehatan pada saat masa sekarang ini masih dihadapkan pada permasalahan belum optimalnya akses, keterjangkauan dan mutu pelayanan kesehatan, antara lain disebabkan oleh sarana pelayanan kesehatan Rumah Sakit, puskesmas dan jaringannya belum sepenuhnya dijangkau oleh masyarakat, terutama bagi penduduk miskin terkait dengan adanya permasalah dalam hal biaya dan juga jarak pelayanan kesehatan yang bisa dijangkau.

Pembiayaan kesehatan cenderung meningkat tetapi di sisi lain belum sepenuhnya dapat memberikan jaminan perlindungan kesehatan masyarakat. Jaminan pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin dan kurang mampu telah mampu meningkatkan akses penduduk miskin terhadap pelayanan kesehatan. Namun hal ini belum sepenuhnya bisa untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat miskin akibat fasilitas pelayanan kesehatan dasar yang masih belum memadai terutama untuk masyarakat daerah tertinggal, terpencil, perbatasan dan juga kepulauan.

Jumlah Rumah Sakit yang telah terlibat langsung dalam pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jaskesmas) terus meningkat. Pada tahun 2011 telah mencapai angka 80% dari jumlah rumah sakit, baik itu rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta.

Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN)

.
Program jaminan sosial adalah bersifat wajib dan juga diarahkan untuk mencakup seluruh rakyat yang akan dicapai secara bertahap agar hak setiap orang atas jaminan sosial sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi dapat terwujud. Hal ini juga berdasarkan atas Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Undang-Undang tersebut juga berisikan dan bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi fakir miskin serta orang tidak mampu yang pembiayaan kesehatannya nantinya akan bisa dijamin oleh Pemerintah kita.

SJSN ini juga merupakan suatu tata cara penyelenggaraan program jaminan sosial oleh beberapa badan penyelenggara jaminan sosial. Undang-undang SJSN menggantikan program jaminan sosial dan Jaminan Asuransi Kesehatan yang ada sebelumya.

Seperti halnya ASKES (Asuransi Kesehatan), Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek), Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen), dan juga Asuransi Kesehatan ABRI (ASABRI) yang dinilai kurang berhasil dalam memberikan manfaat yang berarti kepada para penggunanya.

BPJS Kesehatan adalah merupakan transformasi PT Askes, Jamsostek, Jamkesmas serta layanan jaminan kesehatan Kemenhan TNI POLRI yang akan dimulai pada 1 Januari 2014. Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan jamsostek adalah merupakan transformasi PT Jamsostek yang akan dimulai pada tanggal 1 Januari 2014 dan selambat-lambatnya sudah beroperasi paling lambat pada tanggal 1 Juli 2015. Sedangkan untuk pengalihan PT ASABRI dan PT TASPEN ke BPJS Ketenagakerjaan Jamsostek paling lambat tahun 2029.

Tujuan Manfaat Jaminan Kesehatan

.
Tujuan serta juga manfaat daripada jaminan kesehatan bagi masyarakat adalah sebagai berikut :
  1. Memberikan kemudahan dan juga akses pelayanan kesehatan kepada peserta di seluruh jaringan fasilitas Jamkesmas.
  2. Mendorong peningkatan pelayanan kesehatan yang terstandar bagi peserta, tidak berlebihan sehingga nantinya akan juga terkendali mutu dan biaya pelayanan kesehatan tersebut.
  3. Terselenggaranya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Pemeriksaan Bronkoskopi

Bersamaan dengan adanya kemajuan dalam bidang ilmu dan teknologi khususnya dalam bidang kesehatan, lebih khususnya lagi dalam bidang Kedokteran Respirasi atau Pulmonologi, telah berkembang pula suatu metoda pemeriksaan invasif dengan menggunakan serat optik (bronkoskop lentru) melalui saluran nafas dan juga saluran paru pula.

Tujuan Bronkoskopi adalah untuk tindakan diagnostik dan juga therapi pula. Dengan menggunakan alat bronskoskop ini kita dapat mengambil material atau bahan dari lesi di saluran nafas atau paru dengan cara bilasan, sikatan dan biopsi jaringan untuk pemeriksaan sitologi patologi anatomi.

Alat bronskoskopi. cara pemeriksaan bronskoskopi

Pengertian bronskoskopi ini adalah suatu jenis pemeriksaan / inspeksi secara langsung terhadap laring, trakea dan bronkus, melalui suatu bronkoskop logam standar atau bronkoskop serat optik fleksibel yang disebut dengan bronkofibroskop. Cara kerja bronkoskop yaitu sebuah sikat kateter atau forsep biopsi dapat dimasukkan untuk mengambil sekresi dan jaringan untuk pemeriksaan sitologi.

Bronchoscopy ini dapat digunakan sebagai tindakan terapiotik atau pun pengobatan pada keadaan yang seperti berikut ini :
  1. Pengambilan benda asing dalam saluran nafas atau pun aspirasi sesuatu bahan.
  2. Membersihkan penumpukan secret dalam saluran nafas (bronchial toilet).
  3. Batuk darah.
  4. Abses Paru.
  5. Pemasangan Stenttrakeobrinkial.
  6. Pemasangan pipa trakeal.
Indikasi Pemeriksaan Bronskoskopi adalah :
  • Penderita yang dicurigai menderita kanker paru.
  • Kelainan Rontgen Thoraks yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Batuk berulang yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Pengembangan paru yang tidak sempurna atau atelektasis.
  • Penderita terbaring lama dengan menggunakan mesin pernafasan ( ventilatator mekanik ).
  • Pada keadaan tertentu bila dibutuhkan seperti halnya pengambilan benda asing, aspirasi, plak mukus dan lain-lainnya.
Yang mengoperasikan alat bronkoskopi ini dilakukan oleh tenaga dokter spesialis yang terlatih dari Sub bagian Pulmonologi Bagian Penyakit Dalam. Jadi operatornya adalah seorang Dokter Spesialis Dalam Sub Pulmunologi.

Persiapan pemeriksaan bronskoskopi ini antara lain pasien yang akan diperiksa dilakukan :
  1. Pemeriksaan Fisik.
  2. Pemeriksaan darah rutin, faktor pembekuan darah, dan waktu perdarahan.
  3. Pemeriksaan Rontgen X toraks AP dan Lateral atau CT Scan atas indikasi dari medis.
  4. Pemeriksaan EKG.
  5. Pemeriksaan lain atas indikasi medis.
  6. Pasien yang akan dilakukan bronchoscopy harus puasa selama 6 jam sebelum tindakan pemeriksaan ini dilakukan.

Penyakit Leukimia

Penyebab Tanda Gejala Leukemia Pernahkah sahabat-sahabat mendengar istilah leukimia? Bila kita mendengar akan Leukemia ini tentunya bila kita mengetahui akan pengertian leukimia dan bagaimana hal tersebut bisa menimbulkan berbagai buruk negatif bagi fisik dan mental bagi penderitanya maka kita akan merasa takut khawatir akan penyakit ini.

Yang dimaksud dengan leukemia adalah suatu jenis penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang yang ditandai dengan ciri khasnya berupa bertambahnya sel-sel darah putih (leukosit) dengan manifestasinya adanya penambahan sel-sel yang abnormal dalam darah tepi.

Leukimia juga seringkali kita kenal dengan istilah kanker darah. Dan kanker darah ini menduduki peringkat pertama pada jenis keganasan yang menimpa anak-anak di dunia dengan mencapai prosentase 30-40%. Penyebab leukimia ini sampai sekarang belum diketahui secara pasti akan penyebab yang sesungguhnya.

Penyebab Tanda Gejala Leukemia
Penyakit Leukemia

Leukemia Kanker Darah Pada Anak

Karena penelitian dalam bidang kesehatan belum mendapatkan bukti yang otentik yang bisa menjelaskan dan mengambarkan penyebab kanker darah ini. Ada juga faktor resiko terjadinya kanker darah adalah karena faktor genetik, fator lingkungan dan juga faktor immunodefisiensi.

Leukimia ini juga terbagi menjadi dua yaitu
  • leukemia anak.
  • Leukemia dewasa.
Leukimia anak dengan prosentase yang cukup besar di atas bisa mencerminkan bahwasannya penyakit kanker darah anak ini tidak bisa kita anggap remeh. Ada beberapa jenis leukimia yang bisa kita dapatkan dan kenali.

Jenis - Jenis Leukemia
Diantara jenis leukimia itu adalah :
  1. Leukemia myeloid kronis ( CML ) termasuk dalam gangguan myeloproliferative kronis.
  2. Leukemia limfositik kronis ( CLL ) termasuk dalam sindrom limfoproliferatif dan sebanding dengan limfoma limfositik.
  3. Limfoid Akut Leukemia atau lymphoblastic leukemia akut (ALL )
  4. Akut myeloid Leukemia Myelogenous Leukemia atau ( AML )
  5. Myelogenous leukemia ( LM )
Lalu bagaimana kita mengenali akan tanda gejala leukimia ini. Berikut ini adalah tanda ciri penyakit leukemia yang seringkali bisa dideteksi adalah dengan adanya :
  1. Terjadinya anemia. Anemia anak akan bisa menimbulkan gejala seperti rasa cepat lelah, pucat, nafas pendek dan cepat. Hal ini terjadi karena menurunnya sel darah merah (HB). Kita ketahui salah satu fungsi sel darah merah adalah membawa nutrisi dan oksigen ke sel dan jaringan seluruh tubuh bila kekurangan HB ini maka gejala tersebut diatas akan dirasakan.
  2. Perdarahan yang terjadi di bawah kulit. Perdarahan ini juga disebabkan berkurangnya sel trombosit. Tanda ini akan dikenali dengan bercak merah kebiruan, perdarahan gusi, mimisan.
  3. Mudah terserang infeksi. Kita mengetahui bahwasannya sel darah putih ini tumbuh dan berkembang secara abnormal sehingga penderita leukimia akan seringkali mengalami demam yang berkepanjangan yang merupakan salah satu tanda infeksi.
  4. Nyeri. Rasa nyeri juga salah satu jalan kita untuk mendeteksi dan deteksi leukimia ini. Rasa nyeri ini banyak terjadi pada daerah perut, Karena dalam perut banyak organ tubuh yang mengalami gangguan akibat penyakit ini seperti halnya adanya pembesaran hati, gangguan ginjal dan juga empedu.
Dalam penegakan diagnosa penyakit kanker darah (leukimia) ini medis / dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosa leukimia. Gejala dan tanda akan dikenali dan juga akan memeriksa peradangan hati, limpa, atau kelenjar getah bening di pangkal paha, ketiak dan leher yang menjadikan ciri khas kanker darah.

Pemeriksaan Medis Penunjang Leukemia yang dilakukan diantaranya yaitu :
  • Pemeriksaan Laboratorium Darah. Karena berhubungan erat dengan kelainan sel darah khususnya adalah darah putih maka akan dilakukan pemeriksaan darah untuk memeriksa sel-sel leukemia dalam darah. Bisa melakukan tes darah lainnya untuk bisa menilai adanya gen spesifik yang berhubungan dengan leukemia.
  • Biopsi Sumsum Tulang. Pembentukan sel-sel darah adalah dalam sumsum tulang maka dalam hal ini pemeriksaan tulang sumsum dengan penghapusan cair dan sepotong kecil tulang untuk menguji sel-sel kanker Jika biopsi menunjukkan sel-sel leukemia, tes tambahan mungkin diperintahkan untuk menentukan penyakit ini telah menyebar dan apa sistem yang terpengaruh.
  • Bone Marrow Aspirasi. Pemeriksaan penunjang dengan melakukan penghapusan sampel cairan sumsum tulang untuk menguji sel-sel kanker.

Pengobatan Leukimia


Ada beberapa jenis pengobatan untuk penyakit leukemia ini dan biasanya dalam dunia medis dan kesehatan dilakukan dengan cara :
  1. Melakukan Kemoterapi. Kemoterapi adalah pengobatan yang biasanya dilakukan untuk semua jenis kanker, termasuk kanker darah pada anak ini.
  2. Transplantasi sumsum tulang belakang. Karena sumsum tulang belakang ini adalah sumber timbulnya penyakit leukimia anak.
  3. Pemberian Obat-Obatan yang berupa injeksi (suntikan) atau pun bentuk obat oral (tablet) dalam rangka untuk bisa membantu menghentikan produksi sel darah putih yang abnormal dalam tubuh.
  4. Melakukan tranfusi darah. Transfusi darah ini biasanya dalam bentuk transfusi darah merah dan juga trombosit.
Demikian tada beberapa hal yang terkait dengan penyebab gejala ciri-ciri penyakit kanker darah dan semoga bisa memberikan pengetahuan bagi kita semua dan semoga kita terhindari dari penyakit semacam ini aamiin

Penyebab Penyakit Gagal Ginjal

Penyebab Gagal Ginjal ~ Dalam dunia kesehatan organ ginjal adalah merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting untuk kelangsungan dan juga kesehatan hidup seseorang. Ginjal dalam tubuh kita berjumlah dua buah. Banyak manfaat fungsi ginjal bagi kesehatan kita semuanya.

Karena ginjal memberikan banyak manfaat untuk kesehatan kita semuanya, maka perlulah kita untuk mengetahui akan berbagai cara tips menjaga kesehatan ginjal pula. Agar kita bisa memanfaatkan kehidupan kita dengan selalu mensyukuri nikmat sehat dan juga bisa beraktifitas dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat kepada orang banyak maka kita harus bisa menjaga kesehatan ginjal dengan baik.

Karena jika ginjal kita rusak, fungsi-fungsi ginjal tidak akan berjalan dengan baik. Kita mengetahui bahwa fungsi ginjal salah satunya adalah sebagai alat penyaring atau pencuci darah dan juga sebagai pembuang zat-zat yang tidak berguna (fungsi sekresi) dan juga ginjal bertugas menjaga keseimbangan air, keasaman darah dan juga elektrolit dalam tubuh kita.

Seperti yang pernah di bahas di Blog Keperawatan ini yaitu mengenai gagal ginjal kronik CKD bahwas yang dimaksud dengan pengertian gagal ginjal adalah merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversibel dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit sehingga terjadi uremia.

Penyebab Penyakit Gagal Ginjal

Anatomi Fisiologi Ginjal


Sedikit review mengenai anatomi fisiologis ginjal dan patofisiologis ginjal ini. Ginjal merupakan bagian dari tubuh yang memiliki fungsi vital bagi manusia. Ginjal merupakan organ ekskresi yang berbentuk mirip kacang. Sebagai bagian dari sistem urin, ginjal berfungsi menyaring kotoran (terutama urea) dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin. Pada manusia normal, terdapat sepasang ginjal yang terletak dibelakang perut, atau abdomen.

Letak Ginjal tersebut terletak di kanan dan kiri tulang belakang, di bawah hati dan limpa. Pada orang dewasa, setiap ginjal memiliki ukuran 11 cm dan ketebalan 5 cm dengan berat sekitar 150 gram. Darah manusia melewati ginjal sebanyak 350 kali setiap hari dengan laju 1,2 liter per menit, menghasilkan 125 cc fitrat glomerular per menitnya.

Penyebab Gagal Ginjal


Sebenarnya pembagian penyakit gagal ginjal ini terbagi menjadi 2 yaitu gagal ginjal akut dan juga gagal ginjal kronik yang telah dibahas pada postingan terdahulu. Untuk mengetahui penyebab gagal ginjal kronik sahabat bisa langsung membacanya di sini yaitu di penyebab gagal ginjal kronik sehingga pada pembahasan kali ini kita akan berfokus kepada penyebab gagal ginjal akut.

Untuk penyebab gagal ginjal akut terbagi menjadi 3 klasifikasi penyebabnya. Yaitu penyebab prerenal, penyebab renal (ginjal), dan juga penyebab postrenal.

Untuk penyebab karena faktor prerenal ini, maka gagal ginjal bisa disebabkan karena :
  • Dehidrasi karena kehilangan cairan, misalnya karena muntah-muntah, diare, berkeringat banyak dan demam. Untuk itu kita tidak boleh menganggap suatu penyakit seperti halnya di atas kita anggap remeh karena bisa berakibat yang kurang baik bahkan buruk bagi kesehatan kita sendiri.
  • Hipovolemia (volume darah yang kurang), misalnya karena perdarahan yang hebat bisa karena akibat kecelakaan, perdarahan post partum atau perdarahan akibat yang lainnya. Untuk itu kita juga perlu untuk mengetahui akan berbagai jenis luka dan juga proses penyembuhan luka itu sendiri sehingga kita bisa mencegah akan berbagai hal yang bisa menyebabkan perdarahan ini.
  • Pemberian obat-obatan, contohnya adalah pemberian obat diuretic (pelancar kencing) yang menyebabkan pengeluaran cairan berlebihan berupa urin sehingga menyebabkan tubuh yang kekurangan akan air. Padahal air adalah salah satu faktor penting dalam tubuh kita.
  • Dehidrasi karena kurangnya asupan cairan. Untuk itu kita harus bisa memenuhi kebutuhan air dalam tubuh kita yang cukup contoh mudahnya adalah dengan minum air putih paling tidak 8 gelas sehari.
  • Gangguan aliran darah ke ginjal yang disebabkan sumbatan pada pembuluh darah ginjal.
Penyebab gagal ginjal karena faktor renal sendiri adalah :
  • Sepsis. Angka kejadian sepsis juga kita harapkan bisa menurun. Karena dengan adanya sepsis ini akan menyebabkan sistem imun tubuh berlebihan karena terjadi infeksi sehingga menyebabkan peradangan dan merusak ginjal.
  • Obat-obatan yang toksik terhadap ginjal.
  • Peradangan akut pada glomerulus, penyakit lupus eritematosus sistemik, Wegener's granulomatosis, dan Goodpasture syndrome.
Penyebab gagal ginjal karena faktor postrenal. Penyebab ini karena adanya faktor yang menyebabkan aliran urin dari ginjal mengalami gangguan. Dan penyebabnya antara lain :
  • Sumbatan saluran kemih (ureter atau kandung kencing) menyebabkan aliran urin berbalik arah ke ginjal. Jika tekanan semakin tinggi maka dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan ginjal menjadi tidak berfungsi lagi dan akhirnya terjadilah gagal ginjal.
  • Pembesaran prostat atau kanker prostat dapat menghambat uretra (bagian dari saluran kemih) dan menghambat pengosongan kandung kencing. Dengan terhambatnya proses pengosongan kandung kemih ini akan bisa memicu terjadinya gagal ginjal
  • Tumor di perut yang menekan serta menyumbat ureter.
  • Batu ginjal.

Tanda Gejala Gagal Ginjal


Ada beberapa tanda gejala serta ciri-ciri penyakit gagal ginjal ini baik kronik maupun akut.
Tanda gejala gagal ginjal akut antara lain adalah sebagai berikut :
  • Bengkak Mata, Kaki, Nyeri pinggang hebat (kolik), Kencing sakit, Demam, Kencing sedikit, Kencing merah/darah, Sering kencing. Pada pemeriksaan laborat akan terlihat pada Kelainan Urin: Protein, Darah/Eritrosit, Sel Darah Putih/Lekosit, Bakteri
Tanda gejala gagal ginjal kronis antara lain sebagai berikut :
  • Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan kurang, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemia.
Demikian tadi beberapa hal yang bisa menyebabkan gagal ginjal serta juga faktor resiko gagal ginjal dan semoga hal ini bisa menambah pengetahuan kita akan kesehatan yang pada ujungnya akan membuat kita untuk bisa terus-menerus menjaga serta memelihara kesehatan dan juga kebugaran tubuh kita masing-masing.

Tehnik Cara Pemberian Obat

Tehnik Cara Pemberian Obat - Tehnik Cara Pemberian Obat Bagi setiap tenaga kesehatan yang dalam kesehariannya berhubungan dengan pemberian obat, maka tentunya tehnik dan macam cara pemberian obat harus sudah dikuasai secara benar dan tepat. Karena pemberian obat yang tepat akan banyak membantu pasien-pasien yang membutuhkan kesembuhan dari sakit atau pun penyakit yang sedang dialaminya.

Pada pembahasannya yang terdahulu mengenai artikel pemberian obat telah diterangkan bagaimana cara obat masuk ke dalam tubuh pasien dan juga macam-macam pemberian obat yang beragam tersebut. Maka kali ini Blog Keperawatan akan mencoba sharing sedikit mengenai pengetahuan tehnik cara pemberian obat yang tentunya kita semuanya juga perlu mengetahuinya. Tehnik Pemberian yang tepat baik dalam dosis dan waktu pemberian akan mempercepat kesembuhan. Sebaliknya pemberian obat yang salah akan dapat berbahaya dan bukannya sembuh malahan bisa menimbulkan masalah baru lagi.

Tehnik Cara Pemberian Obat

Pemberian obat ikut juga dalam menentukan cepat lambatnya dan lengkap tidaknya resorpsi suatu obat. Tergantung dari efek yang diinginkan, yaitu efek sistemik obat (di seluruh tubuh) atau efek lokal obat (setempat) dan keadaan pasien serta sifat-sifat fisiko-kimiawi obat, dapat dipilih di antara berbagai cara untuk memberikan obat. Termasuk juga dalam hal pemberian obat Antibiotik dosis dan cara pemberiannya perlu sekali diperhatikan. Pemberian obat yang tepat dan benar baik dalam dosis dan caranya masuk dalam hal faktor yang memepercepat kesembuhan pasien itu sendiri.

Ada beberapa jenis obat yang diberikan dengan cara yang berbeda, berikut adalah beberapa macam tehnik pemberian obat diantaranya yaitu :
  1. Pemberian Obat Secara Oral.
  2. Pemberian Obat Secara Sublingual.
  3. Pemberian Obat Secara Inhalasi.
  4. Pemberian Obat Secara Rektal
  5. Pemberian Obat Secara Pervaginam.
  6. Pemberian Obat Secara Perenteral.
  7. Pemberian Obat Secara Topikal/lokal.
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam pemberian obat secara oral adalah :
  1. Pemberiannya obatnya adalah melalui mulut.
  2. Mudah dan aman pemakaiannya, lazim dan praktis dalam memberikannya.
  3. Tidak semua obat dapat diberikan per-oral, contohnya adalah : obat yang bersifat merangsang (emetin, aminofilin) atau yang diuraikan oleh getah lambung (benzilpenisilin, insulin dan oksitoksin).
  4. Pemberian obat oral ini dapat terjadi inaktivasi oleh hati sebelum diedarkan ke tempat kerjanya
  5. Dapat juga untuk mencapai efek lokal yang diinginkan dan dikehendaki contohnya adalah : obat cacing, obat diagnostik untuk pemotretan lambung - usus (pemeriksaan diagnostik).
  6. Baik sekali untuk mengobati infeksi usus
  7. Bentuk sediaan oral diantaranya yaitu : Tablet, Kapsul, Obat hisap, Sirup dan Tetesan.
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam pemberian obat secara Sublingual adalah :
  1. Pemberian Obat dengan cara ditaruh dibawah lidah.
  2. Tidak melalui hati sehingga tidak diinaktif.
  3. Dari selaput di bawah lidah langsung ke dalam aliran darah, sehingga efek yang dicapai lebih cepat misalnya : Pada pasien serangan Jantung dan juga penyakit asma.
  4. Kekurangannya kurang praktis untuk digunakan terus menerus dan dapat merangsang selaput lendir mulut.
  5. Hanya untuk obat yang bersifat lipofil.
  6. Bentuknya tablet kecil atau spray, contohnya adalah : Isosorbid Tablet ( ISDN ).
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam tehnik pemberian obat secara Inhalasi adalah :
  1. Obat diberikan untuk disedot melalui hidung atau mulut atau disemprotkan
  2. Penyerapan obat yang diberikan dengan inhalasi ini dapat terjadi pada selaput mulut, tenggorokan dan pernafasan
  3. Bentuk sediaan obat inhalasi adalah dalam bentuk gas dan zat padat, tetapi bisa juga mempunyai efek sistemik. Bentuk inhalasi ini bisa dalam wadah yang diberi tekanan dan mengandung zat pemancur (aerosol, contohnya yaitu : Alupent Metered Aerosol ).
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam pemberian obat secara Rektal yaitu :
  1. Pemberian obat melalui rectal adalah maksudnya pemberian obat melalui dubur (rektal).
  2. Bentuknya suppositoria dan clysma (obat pompa).
  3. Baik sekali untuk obat yang dirusak oleh asam lambung.
  4. Diberikan untuk mencapai takaran yang cepat dan tepat.
  5. Efek sistemiknya lebih cepat dan lebih besar bila dibandingkan dengan peroral, berhubung pembuluh-pembuluh darah pertama. Misalnya adalah : pada pengobatan asma (amecain suppositoria) , pada bayi (stesolid rectal, dalam pengobatan kejang akut)
  6. Tetapi bentuk suppositoria dan clysma sering digunakan untuk efek lokal misalnya untuk wasir dan laxativ.
  7. Pemberian obat melalui rektal dapat dioleskan pada permukaan rektal berupa salep dan hanya mempunyai efek lokal.
Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam tehnik pemberian obat secara Pervaginam (Intra Vaginal) yaitu :

  1. Pemberian Obat yang diberikan melalui selaput lendir/mukosa vagina.
  2. Diberikan pada antifungi dan anti kehamilan.
  3. Bentuknya : Tablet, Salep, Krim dan Cairan bilasan.

Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam tehnik pemberian obat secara Parental adalah bahwa pemberian obat ini cara pemberiaannya tanpa melalui mulut (tanpa melalui saluran pencernaan) tetapi langsung melalui pembuluh darah. Contohnya adalah sediaan injeksi atau suntikan. Tujuannya pemberian melalui parenteral ini adalah agar dapat langsung menuju sasaran dan efeknya lebih cepat. Kelebihannya bisa untuk pasien yang tidak sadar, sering muntah dan tidak kooperatif. Akan tetapi cara pemberian obat dengan cara ini kurang aman karena jika sudah disuntikan ke dalam tubuh tidak bisa dikeluarkan lagi jika terjadi kesalahan. Maka sebagai perawat harus bisa menerapkan Prinsip Benar Pemberian Obat yang sudah menjadi standar operasional biasanya dalam memberikan ini benar-benar memperhatikan etiket serta nama obat dan cara pemberian.

Yang perlu diperhatikan dan diketahui dalam pemberian obat secara Topikal / Lokal. Pemberian secara topikal atau lokal maksudnya adalah obat yang cara pemberiannya bersifat lokal, misalnya tetes mata, salep, tetes telinga dan lain-lain.

Demikian tadi sahabat sedikit mengenai tehnik cara pemberian obat dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat bagi kita semuanya. Yang perlu digarisbawahi kita khususnya para perawat harus bisa dan tetap menjalankan prinsip benar pemberian obat walaupun kita mengenal ada 6 prinsip benar pemberian obat dan ada juga 12 prinsip benar pemberian obat karena itu adalah salah satu bagian terpenting dalam menjalankan tugas dalam bidang keperawatan yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan di Indonesia tercinta ini.

Penanganan Diare

Penanganan Diare - Penanganan Pengobatan Diare Angka kejadian diare di Indonesia kian meningkat setiap tahunnya. Karena banyak penyebab diare itu sendiri. Pengertian diare itu sendiri adallah buang air besar (defekasi) dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 cc/jam tinja). Dengan tinja berbentuk cair /setengah padat, dapat disertai frekuensi yang meningkat. Ada juga pengertian diare adalah diare adalah buang air besar encer lebih dari 3 x sehari. Demikian pengertian diare menurut WHO (1980).

Tentunya akan berbeda antara diare pada bayi dan diare yang terjadi pada orang dewasa. Baik itu dalam hal kuantitas maupun kualitasnya. Karena diare berhubungan erat dengan cairan dalam tubuh sedangkan jelas ada perbedaan antara kebutuhan cairan pada orang dewasa dengan anak-anak. Itu adalah selain dari perbedaan dari segi fisik dan juga anatomi fisiologinya juga.

Penyakit diare kini masih merupakan salah satu penyakit utama pada bayi dan anak di Indonesia. Diperkirakan angka kesakitan dan angka kejadian diare di Indonesia berkisar diantara 150-430 per seribu penduduk setahunnya. Dengan upaya yang sekarang telah dilaksanakan, angka kematian dirumah sakit dapat ditekan menjadi kurang dari 3%.

Pengobatan

Penanganan diare anak dan juga penangan diare bayi juga berbeda dengan penanganan diare orang dewasa. Diare yang terjadi pada anak bila tidak segera mendapatkan pertolongan yang cepat dan tepat akan bisa menyebabkan anak jatuh dalam kondisi yang kurang baik. Tetapi bila dengan penanganan pengobatan diare anak dengan tepat maka hal tersebut akan membantu dalam memulihkan kondisi anak itu sendiri.

Penanganan dan pengobatan diare anak atau pun dewasa sebenarnya berfokus kepada pengembalian cairan yang hilang dalam proses diare itu sendiri. Dehidrasi adalah hal yang biasa terjadi pada kejadian diare bila tidak mendapatkan pemberian cairan yang cukup. Bila belum dalam tingkat yang parah, diare pada dewasa cukup diberikan minuman yang cukup untuk mengganti cairan yang keluar dan juga oralit. Tetapi bila tidak membaik dan kondisi pasien diare berlanjut ke tingkat yang lebih buruk lagi maka akan bijaksana untuk segera di bawa ke tempat pelayanan kesehatan seperti halnya rumah sakit atau pun puskesmas.

Pengobatan diare anak dan juga perawatan diare anak bisa kita lakukan di rumah bila diare yang terjadi pada anak-anak kita masih dalam tahap awal. Berikut langkah-langkah dan tips mengatasi diare pada anak diantaranya yaitu :
  1. Yang perlu kita ketahui pada awalnya adalah bahwasannya penyebab diare dalam hal ini adalah diare akut yang sering terjadi adalah oleh karena virus, maka yang perlu digarisbawahi adalah tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan, karena biasanya diare ini akan sembuh sendiri setelah beberapa hari. Hanya saja yang menjadi pokok permasalahan dalam mengatasi diare adalah untuk mengatasi gejala yang dirasakan oleh pasien / penderita itu. Dan juga mencegah terjadinya dehidrasi.
  2. Diare yang akut terjadi maka penyembuhan atau pun pengobatan dapat hanya dengan memberikan makanan dan minuman / cairan seperti biasanya hanya sedikit banyak dari biasanya yang dikonsumsi.
  3. Yang perlu diingat pula bahwa perawatan pengobatan diare bukan hanya memberi obat untuk menghentikan diare, karena diare sendiri adalah suatu mekanisme pertahanan tubuh untuk mengeluarkan kontaminasi makanan dari usus. Mencoba menghentikan diare dengan obat apalagi secara berlebihan maka hal ini dapat diilustrasikan seperti halnya menyumbat saluran pipa yang akan keluar dan menyebabkan aliran balik dan akan memperburuk saluran tersebut
  4. Oleh karena proses diare pada tingkat diare akut ini adalah mekanisme pertahanan dari tubuh, dan akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari di mana diare makin berisi - dari air ( watery) mulai berampas, berkurang frekuensinya dan sembuh dan pada akhirnya akan sembuh.
  5. Yang perlu lagi di catat adalah bahwasannya usaha pencegahan dan penangan akan gejalanya terutama gejala dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan gejala lainnya seperti mulas.
Hal tersebut adalah penanganan dalam kategori diare akut, tetapi bila diare ditambah dengan tanda dan gejala lainnya seperti halnya muntah, diare bercampur darah tentunya hal ini akan membutuhkan pengobatan perawatan yang lebih lanjut di tempat pelayanan kesehatan pada umumnya.

Demikian tadi sahabat sedikit mengenai penangan diare anak dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat. Point pentingnya dalam hal mengatasi diare ini baik itu diare pada bayi, diare pada anak, atau pun diare pada oang dewasa pertolongan pertama yang bisa kita berikan adalah pemberian cairan untuk mencegah adanya dehidrasi.

Diet Penderita Kolesterol Tinggi

Diet Penderita Kolesterol Tinggi - Diet bagi Penderita Kolesterol Tinggi Kolesterol terlebih lagi kolesterol jahat adalah salah satu faktor pencetus timbulnya penyakit jantung koroner.

Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid. Kolesterol yang kita butuhkan tersebut, secara normal diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Tetapi ia bisa bertambah jumlahnya karena asupan makanan yang berasal dari lemak hewani, telur dan makanan sejenis junkfood.

Kolesterol dalam tubuh yang berlebihan akan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Diet Penderita Kolesterol Jahat

Pembagian kolesterol secara garis besar dalam bidang kesehatan umum kita kenal dengan kolesterol jahat, kolesterol baik, dan juga trigeserid. Kolesterol baik atau istilah medisnya HDL ( High Density Cholesterol ) mempunyai fungsi untuk membuang kelebihan kolesterol dari sel dan dinding arteri serta membawa kolesterol kembali ke hati untuk dibuang.

Sedangkan Kolesterol jahat LDL ( Low Density Cholesterol ) membawa kolesterol dari hati dan melepaskannya ke dinding pembuluh darah, akibatnya bisa terjadi penumpukan / plak di dinding pembuluh darah yang bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Trigliserida merupakan jenis lemak lainnya yang terdapat dalam makanan.

Tentunya yang akan dibahas kolesterol tinggi ini adalah lebih khusus kepada kolsterol jahat. Berikut adalah beberapa tips diet pasien dengan kolesterol yang tinggi diantaranya yaitu :
  1. Konsumsi makanan rendah kolesterol. Kolesterol merupakan hasil dari produk khas hewani, maka diet jenis ini dianjurkan mengurangi konsumsi produk hewani yang kaya akan kolesterol seperti contohnya adalah otak, jeroan, kuning telur, daging merah yang berlemak, dan lemak hewani. Kurangi pula akan penggunaan lemak jenuh. Makanan yang berasal dari hewan, seperti susu, keju, daging, margarin, atau keju, biasanya mengandung lemak jenuh.
  2. Tingkatkan konsumsi ikan daripada daging. Bagi kebanyakan masyarakat kita lebih suka makan daging daripada makan ikan. Padahal kandungan Asam lemak Omega 3 yang terdapat dalam ikan berperan dalam membentuk prostasiklin yang akan mencegah penyakit jantung koroner, dan meningkatkan pelebaran pembuluh darah. Anjuran yang baik untuk kesehatan dalam hal mengkonsumsi ikan adalah 2-3 kali per minggu Dan semoga kita bisa memulai menyukai makanan yang berbagai jenis ikan untuk kedepannya.
  3. Tingkatkan konsumsi serat. Khususnya serat yang larut air, karena menghambat penyerapan kolesterol di dinding usus. Contoh sayuran dan buah yang tinggi serat larut air seperti: labu siam, terong, oyong, lobak, melon, semangka, belimbing dan jambu. Gunakan makanan tinggi serat larut air seperti: agar-agar, rumput laut, kolang-kaling, cincau, sebagai camilan menggantikan kue-kue tinggi karbohidrat. Penelitian menunjukkan, konsumsi kacang-kacangan setiap hari selama enam minggu bisa mengurangi kolesterol hingga 10 persen. Sehingga makanan tersebut bisa masuk dalam kategori makanan penurun kolesterol. Dan sebaliknya pula ada beberapa jenis makanan yang meningkatkan kadar kolesterol dalam darah kita. Mungkin mengenai makanan yang meningkatkan kadar kolesterol akan dibahas dalam postingan yang lain lagi.
  4. Konsumsi Susu Kedelai. Susu jenis ini dapat digunakan sebagai alternatif sumber kalsium dan fosfor sebagai pengganti susu sapi. Termasuk dalam hal ini adalah bahan makanan kedelai. Food and Drug Administration AS merekomendasikan konsumsi protein kedelai minimal 25 gram setiap hari untuk mengurangi kolesterol. Ada banyak pilihan makanan berbasis kedelai yang tersedia di sekitar kita, mulai dari tahu, tempe, hingga susu kedelai.
  5. Pengolahan bahan makanan yang benar dan tepat. Yang tak kalah penting dalam menjaga kadar kolesterol tetap normal adalah pengolahan makanan. Meski makanan yang dipilih sudah berkolesterol rendah, kalau dimasak dengan minyak yang mengandung minyak jenuh, tetap saja makanan itu mengandung kolesterol tinggi. Proses pengolahan makanan yang disarankan adalah dengan cara dikukus, bakar, atau rebus. Bila sudah terbiasa makanan yang digoreng, kurangi porsinya atau pilih cara masak dengan menumis yang memakai minyak dalam jumlah sedikit. Sehingga makanan yang kita olah adalah termasuk dalam makanan penurun kolesterol
Demikian tadi sahabat-sahabat sedikit mengenai tips diet sehat penderita kolesterol tinggi dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat. Kepada orang yang sedang mengalami sakit jantung dan faktor resikonya yang didapatkan salah satunya adalah kolesterol ini maka diperlukan suatu diet khusus jantung dengan koelsterol tinggi pula.

Dan hal ini pun perlu dibicarakan lebih lanjut dengan dokter jantung dan juga dengan ahli gizi pula untuk membantu memberikan gambaran mengenai diet jantung yang sehat.

Selain kita perlu untuk mengetahui akan tips diet bagi penderita kolestrol tinggi, kita juga membutuhkan akan informasi kesehatan mengenai berbagai macam makanan dan buah penurun kolesterol.

Bagi sahabat-sahabat yang ingin mengetahui akan makanan penurun kolesterol sahabat bisa mendapatkannya di sini yaitu di Makanan Sehat Penurun Kolesterol dan semoga pula bisa memberikan manfaat serta berguna bagi sahabat-sahabat semuanya.

Faktor Yang Mempengaruhi Nyeri

Faktor Yang Mempengaruhi Nyeri. Nyeri adalah pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan yang aktual dan potensial. Demikian pengertian nyeri dari Brunner & Suddarth, 2002. Nyeri ini hanya dapat dirasakan oleh diri seseorang tanpa dapat dirasakan oleh orang lain, dan mencakup akan pola fikir, aktifitas seseorang secara langsung, dan juga perubahan hidup seseorang. Nyeri merupakan tanda dan gejala penting yang dapat menunjukkan telah terjadinya gangguan secara fisiologikal.

Nyeri merupakan hal yang kompleks, banyak faktor yang mempengaruhi pengalaman seseorang terhadap nyeri. Bagi seorang perawat ataupun tenaga kesehatan yang lain harus mempertimbangkan faktor yang mempengaruhi nyeri tersebut dalam menghadapi pasien / klien yang mengalami nyeri. Hal ini sangat penting dalam pengkajian nyeri yang akurat dan memilih terapi nyeri yang baik. Pada kesempatan ini Blog Keperawatan akan menshare sedikit mengenai faktor yang mempengaruhi nyeri dan semoga bisa berguna serta bermanfaat.

faktor yang mempengaruhi nyeri, Blog Keperawatan

Faktor-faktor yang mempengaruhi nyeri ada beberapa macam. Berikut adalah beberapa faktor yang mempengaruhi nyeri dan diantaranya yaitu :
  1. Usia. Usia dalam hal ini merupakan variabel yang penting yang mempengaruhi nyeri terutama pada anak dan orang dewasa (Potter & Perry (1993). Perbedaan perkembangan yang ditemukan antara kedua kelompok umur ini dapat mempengaruhi bagaimana anak dan orang dewasa bereaksi terhadap nyeri. Anak-anak kesulitan untuk memahami nyeri dan beranggapan kalau apa yang dilakukan perawat dapat menyebabkan nyeri. Anak-anak yang belum mempunyai kosakata yang banyak, mempunyai kesulitan mendeskripsikan secara verbal dan mengekspresikan nyeri kepada orang tua atau perawat. Anak belum bisa mengungkapkan nyeri, sehingga perawat harus mengkaji respon nyeri pada anak. Pada orang dewasa kadang melaporkan nyeri jika sudah patologis dan mengalami kerusakan fungsi (Tamsuri, 2007).
  2. Jenis Kelamin. Faktor jenis kelamin ini dalam hubungannya dengan faktor yang mempengaruhi nyeri adalah bahwasannya laki-laki dan wanita tidak mempunyai perbedaan secara signifikan mengenai respon mereka terhadap nyeri. Masih diragukan bahwa jenis kelamin merupakan faktor yang berdiri sendiri dalam ekspresi nyeri. Misalnya anak laki-laki harus berani dan tidak boleh menangis dimana seorang wanita dapat menangis dalam waktu yang sama. Penelitian yang dilakukan Burn, dkk. (1989) dikutip dari Potter & Perry, 1993 mempelajari kebutuhan narkotik post operative pada wanita lebih banyak dibandingkan dengan pria.
  3. Budaya. Keyakinan dan nilai-nilai budaya mempengaruhi cara individu mengatasi nyeri. Individu mempelajari apa yang diharapkan dan apa yang diterima oleh kebudayaan mereka. Hal ini meliputi bagaimana bereaksi terhadap nyeri (Calvillo & Flaskerud, 1991).Mengenali nilai-nilai budaya yang memiliki seseorang dan memahami mengapa nilai-nilai ini berbeda dari nilai-nilai kebudayaan lainnya membantu untuk menghindari mengevaluasi perilaku pasien berdasarkan harapan dan nilai budaya seseorang. Perawat yang mengetahui perbedaan budaya akan mempunyai pemahaman yang lebih besar tentang nyeri pasien dan akan lebih akurat dalam mengkaji nyeri dan respon-respon perilaku terhadap nyeri juga efektif dalam menghilangkan nyeri pasien (Smeltzer& Bare, 2003).
  4. Keluarga dan Support Sosial. Faktor lain yang juga mempengaruhi respon terhadap nyeri adalah kehadiran dari orang terdekat. Orang-orang yang sedang dalam keadaan nyeri sering bergantung pada keluarga untuk mensupport, membantu atau melindungi. Ketidakhadiran keluarga atau teman terdekat mungkin akan membuat nyeri semakin bertambah. Kehadiran orangtua merupakan hal khusus yang penting untuk anak-anak dalam menghadapi nyeri (Potter & Perry, 1993).
  5. Ansietas ( Cemas ). Meskipun pada umumnya diyakini bahwa ansietas akan meningkatkan nyeri, mungkin tidak seluruhnya benar dalam semua keadaaan. Riset tidak memperlihatkan suatu hubungan yang konsisten antara ansietas dan nyeri juga tidak memperlihatkan bahwa pelatihan pengurangan stres praoperatif menurunkan nyeri saat pascaoperatif. Namun, ansietas yang relevan atau berhubungan dengan nyeri dapat meningkatkan persepsi pasien terhadap nyeri. Ansietas yang tidak berhubungan dengan nyeri dapat mendistraksi pasien dan secara aktual dapat menurunkan persepsi nyeri. Secara umum, cara yang efektif untuk menghilangkan nyeri adalah dengan mengarahkan pengobatan nyeri ketimbang ansietas (Smeltzer & Bare, 2002).
  6. Pola koping. Ketika seseorang mengalami nyeri dan menjalani perawatan di rumah sakit adalah hal yang sangat tak tertahankan. Secara terus-menerus klien kehilangan kontrol dan tidak mampu untuk mengontrol lingkungan termasuk nyeri. Klien sering menemukan jalan untuk mengatasi efek nyeri baik fisik maupun psikologis. Penting untuk mengerti sumber koping individu selama nyeri. Sumber-sumber koping ini seperti berkomunikasi dengan keluarga, latihan dan bernyanyi dapat digunakan sebagai rencana untuk mensupport klien dan menurunkan nyeri klien.
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai hal-hal yang berkaitan dengan nyeri dan semoga dapat berguna serta dapat memberikan manfaat.


Manfaat Puasa Untuk Kesehatan

Manfaat Puasa Untuk Kesehatan - Manfaat Puasa Ramadhan Bagi Kesehatan Puasa Ramadhan 1433 H hanya tinggal menghitung hari lagi. Tidak terasa hampir satu tahun kita telah meninggalkan Ramadhan 1432 tahun lalu dan kita telah satu tahun diberi kenikmatan Allah Subhanahu Wa'ala kesehatan sehingga kita Insya Allah akan menjumpai tamu agung yaitu Ramadhan.

Puasa adalah menurut syariat dalam agama kita ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa (seperti halnya makan, minum, hubungan kelamin, dan lain-lain) dan dimulai semenjak mulai terbitnya fajar di pagi hari sampai dengan terbenamnya matahari, disertai niat ibadah ikhlas hanya kepada Allah, karena mengharapkan ridho-Nya serta menyiapkan diri dengan baik dalam rangka meningkatkan takwa kepada Allah Ta'ala. Itulah sedikit pengertian puasa yang bisa saya simpulkan.

Allah telah mensyariatkan kewajiban puasa Ramadhan ini bagi setiap pemeluk Agama Allah yaitu Agama Islam ini. Dalam surat Al-Baqarah ayat 183 yang tentunya di bulan Ramadhan akan seringkali diulang-ulang dalam kajian, dalam kuliah subuh, kultum tarawih tentunya para ustadz, kyai akan sering melafalkan ayat 183 Surat Al-Baqarah ini yang artinya :
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"

Sebuah kewajiban bagi kita semua untuk melaksanakannya. Bila tidak ada halangan dan tidak mengerjakan puasa Ramadhan bagi baginya adalah dosa.

manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan, keutamaan hikmah puasa Ramadhan

Banyak hikmah keutamaan puasa Ramadhan serta juga manfaat puasa bagi kesehatan yang dapat kita peroleh di Bulan Ramadhan ini. Diantara keutamaan hikmah puasa ramadhan yang telah disabdakan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :
  • "Semua amalan anak Adam adalah untuknya kecuali puasa, karena dia itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai." (HR. Bukhari (1904) dan Muslim (1151).
  • "Barangsiapa yang berpuasa ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala maka akan diampuni seluruh dosanya yang telah berlalu." (HR. Bukhari (1900) dan Muslim (760).
Demikian beberapa hadist tentang keutamaan puasa Ramadhan yang telah disabdakan oleh Rasulullah sallallahu 'alaihi wa sallam.

Selain puasa Ramadhan mempunyai hikmah yang banyak, manfaat puasa Ramadhan bagi kesehatan juga tidak sedikit. Berikut beberapa manfaat puasa Ramadhan bagi kesehatan :
  1. Dengan kita menjalankan puasa dan khusunya puasa ramadhan ini akan mengistirahatkan organ pencernaan dan perut dari kelelahan kerja yang terus menerus dalam sehari-hari tanpa istirahat, mengeluarkan sisa makanan dari dalam tubuh, memperkuat badan.
  2. Dengan kita menjalankan puasa bisa menurunkan kadar gula darah, kolesterol dan mengendalikan tekanan darah. Itulah sebabnya, puasa sangat dianjurkan bagi perawatan mereka yang menderita penyakit diabetes, kolesterol tinggi (kolesterol jahat), kegemukan dan juga penyakit hipertensi.
  3. Dengan kita berpuasa maka hal tersebut akan trut membersihkan tubuh dari racun dan kotoran (detoksifikasi). Puasa merupakan terapi detoksifikasi yang paling tua dalam sejarah peradaban manusia. Dengan puasa, berarti kita membatasi kalori yang masuk dalam tubuh kita sehingga hal ini akan menghasilkan enzim antioksidan yang dapat membersihkan zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh.
  4. Dengan berpuasa juga akan mendorong peremajaan dan juga pergantian sel-sel tubuh yang rusak dengan yang baru. Sehingga sel-sel tubuh akan mengalami proses peremajaan yang lebih cepat daripada biasanya.
  5. Dalam keadaan kita berpuasa ternyata hal tersebut juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Penelitian menunjukkan saat puasa terjadi peningkatan limfosit hingga sepuluh kali lipat. Kendati keseluruhan sel darah putih tidak berubah ternyata sel T mengalani kenaikkan pesat. Dengan kenaikan yang cukup signifikan hal ini akan berpengaruh terhadap peningkatan kekebalan tubuh kita.
  6. Tatkala kita sedang menjalankan ibadah puasa, maka keadaan psikologi kita akan lebih tenang daripada keadaan tidak sedang berpuasa. Keadaan jiwa yang tenang, tidak dipenuhi amarah maka hal tersebut akan dapat menurunkan kadar adrenalin dalam tubuh kita. Seperti kita ketahui bahwasannya Rasulullah juga melarang kita untuk marah, ternyata dalam kondisi marah akan terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pembuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah arterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah denyut jantung. Adrenalin juga dapat menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, penyakit jantung dan otak seperti stroke,dan juga penyakit jantung koroner, dan lainnya
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai Manfaat Puasa Untuk Kesehatan - manfaat puasa Ramadhan bagi kesehatan. Yang tersebut hanya sedikit manfaat puasa bagi ksehatan serta hikmah keutamaan puasa ramadhan yang kita ketahui.

Tentunya ada lebih banyak manfaat puasa, hikmah serta keutamaan puasa Ramadhan yang belum bisa kita sebagai manusia membuka tabir dari disyariatkannya kewajiban puasa ramadhan ini bagi kaum Muslim. Karena keterbatasan serta kecilnya pengetahuan serta ilmu kita dibandingkan IlmuNya Allah Ta'ala.

Tentang Diare

Penyebab Tanda Gejala Diare ~ Penyakit diare pada bayi anak dan juga orang dewasa kerapkali terjadi di dalam kehidupan kita sehari-hari.Yang dimaksud dengan diare adalah buang air besar (defekasi) dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 cc/jam tinja).

Dengan tinja berbentuk cair /setengah padat, dapat disertai frekuensi yang meningkat. Ada juga pengertian diare bahwa diare adalah buang air besar encer lebih dari 3 x sehari. Demikian pengertian diare menurut WHO (1980).

Untuk itulah para orang tua juga perlu untuk mengetahui akan tanda dan ciri-ciri anak terkena diare, karena bila dibiarkan begitu saja tanpa mendapatkan pengobatan diare yang benar akan bisa memberikan efek yang buruk terhadap kesehatan anak-anak kita nantinya.

Penyebab Tanda Gejala Diare

Penyebab Diare


Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan timbulnya diare ini. Karena memang penyebab diare bisa bermacam-macam. Berikut adalah faktor penyebab diare menurut Ngastiyah (1997) yaitu :
  1. Faktor infeksi.
  2. Faktor malabsorbsi. Malabosorbsi ini pada zat yang mengandung karbohidrat, lemak dan protein.
  3. Faktor makanan. Faktor makanan ini yang seringkali bisa menyebabkan terjadinya diare. Diantaranya yaitu akibat dari makanan basi, beracun, terlalu banyak lemak, sayuran dimasak kurang matang.
  4. Faktor psikologis. Psikologis ini ternyata juga berpengaruh kepada angka kejadian dari diare. Diantara faktor psikologis yang mempengaruhi terjadinya diare adalah rasa takut, cemas
Faktor infeksi yang menyebabkan timbulnya diare mencret terbagi menjadi dua yaitu Infeksi enteral dan infeksi parenteral.
  1. Infeksi enteral. Infeksi enteral penyebab utama diare pada anak, yang meliputi: infeksi bakteri, infeksi virus (enteovirus, polimyelitis, virus echo coxsackie). Adeno virus, rota virus, astrovirus, dll) dan infeksi parasit : cacing (ascaris, trichuris, oxyuris, strongxloides) protozoa (entamoeba histolytica, giardia lamblia, trichomonas homunis) jamur (canida albicous).
  2. Infeksi parenteral. Infeksi parenteral ini dalah infeksi yang terjadi diluar alat pencernaan makanan seperti halnya otitis media akut (OMA) tonsilitis/tonsilofaringits, bronkopeneumonia, ensefalitis dan sebagainya. Keadaan ini terutama terdapat pada bayi dan anak berumur dibawah dua (2) tahun.

Patofisiologi Diare


Penyebab diare akut bila dilihat dari segi patofisiologi timbulnya diare menurut Haroen N.S, Suraatmaja dan P.O Asnil (1998) terbagi menjadi :
1. Diare sekresi (secretory diarrhoe), Hal ini disebabkan oleh :
  • Infeksi virus, kuman-kuman patogen dan apatogen seperti shigella, salmonela, E. Coli, golongan vibrio, B. Cereus, clostridium perfarings, stapylococus aureus, comperastaltik usus halus yang disebabkan bahan-bahan kimia makanan (misalnya keracunan makanan, makanan yang pedas, terlalau asam), gangguan psikis (ketakutan, gugup), gangguan saraf, hawa dingin, alergi dan sebagainya.
  • Defisiensi imum terutama SIGA (secretory imonol bulin A) yang mengakibatkan terjadinya berlipat gandanya bakteri/flata usus dan jamur terutama canalida.
2. Diare osmotik (osmotik diarrhoea). Hal ini disebabkan oleh :
  • Malabsorpsi makanan : karbohidrat, lemak (LCT), protein, vitamin dan mineral.
  • Kurang kalori protein.
  • Bayi berat badan lahir rendah dan bayi baru lahir.
Penyebab diare yang utama adalah gangguan osmotik, akibat adanya makanan atau zat yang tidak dapat diserap oleh usus akan menyebabkan tekanan osmotik dalam rongga usus meninggi, sehingga terjadi pergeseran air dan elektrolit kedalam rongga usus, isi rongga usus yang berlebihan ini akan merangsang usus untuk mengeluarkannya sehingga timbul diare.

Diare pada anak juga terjadi akibat rangsangan tertentu (misalnya toksin) pada dinding usus akan terjadi peningkatan air dan elektrolit ke dalam rongga usus dan kemudian diare timbul karena terdapat peningkatan isi rongga usus.

Diare dapat juga terjadi akibat masuknya mikroorganisme hidup ke dalam usus setelah berhasil melewati rintangan asam lambung, mikroorganisme tersebut berkembang biak, kemudian mengeluarkan toksin dan akibat toksin tersebut terjadi hipersekresi yang selanjutnya akan menimbulkan diare.

Gangguan motalitas usus juga mengakibatkan diare, terjadinya hiperperistaltik akan mengakibatkan berkurangnya kesempatan usus untuk menyerap makanan sehingga timbul diare sebaliknya bila peristaltik usus menurun akan mengakibatkan bakteri timbul berlebihan yang selanjutnya dapat menimbulkan diare pula. Demikian patofisiologi diare dan terjadinya diare. Silakan sahabat membaca lebih lanjut mengenai pengobatan penanganan diare dalam arikel berikut ini : Pengobatan Perawatan Dan Penanganan Diare

Tanda Gejala Diare


Beberapa tanda ciri anak terkena diare antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Seringkali air besar dengan konsistensi tinja cair atau encer.
  2. Gelisah, suhu tubuh mungkin meningkat, nafsu makan berkurang.
  3. Warna tinja berubah menjadi kehijau-hijauan karena bercampur empedu.
  4. Daerah sekitar anus kemerahan dan lecet karena seringnya difekasi dan tinja menjadi lebih asam akibat banyaknya asam laktat.
  5. Ada tanda dan gejala dehidrasi, turgor kulit jelas (elistitas kulit menurun), ubun-ubun dan mata cekung membran mukosa kering dan disertai penurunan berat badan.
  6. Perubahan tanda-tanda vital, nadi dan respirasi cepat tekan darah turun, denyut jantung cepat, pasien sangat lemas hingga menyebabkan kesadaran menurun. Ini adalah tanda diare yang telah kronis.
  7. Diuresis berkurang (oliguria sampai anuria).

Faktor Penyembuhan Luka

Penyembuhan Luka. Luka adalah hilang atau pun rusaknya sebagian dari jaringan tubuh. Keadaan luka ini banyak faktor penyebabnya. Diantara penyebab luka adalah karena sebab trauma benda tajam atau tumpul, ledakan, zat kimia, perubahan suhu, sengatan listrik, atau pun gigitan hewan. Nah kali ini Blog Keperawatan akan mencoba share sedikit mengenai faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat

faktor mempengaruhi penyembuhan luka, Blog Keperawatan

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka, dan faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka tersebut adalah :
  1. Usia. Anak dan dewasa penyembuhannya lebih cepat daripada orang tua. Orang tua lebih sering terkena penyakit kronis, penurunan fungsi hati dapat mengganggu sintesis dari faktor pembekuan darah.
  2. Nutrisi. Penyembuhan menempatkan penambahan pemakaian pada tubuh. Klien memerlukan diit kaya protein, karbohidrat, lemak, vitamin C dan A, dan mineral seperti Fe, Zn. Pasien kurang nutrisi memerlukan waktu untuk memperbaiki status nutrisi mereka setelah pembedahan jika mungkin. Klien yang gemuk meningkatkan resiko infeksi luka dan penyembuhan lama karena supply darah jaringan adipose tidak adekuat.
  3. Infeksi. Infeksi luka menghambat penyembuhan. Bakteri sumber penyebab infeksi.
  4. Sirkulasi (hipovolemia) dan Oksigenasi. Sejumlah kondisi fisik dapat mempengaruhi penyembuhan luka. Adanya sejumlah besar lemak subkutan dan jaringan lemak (yang memiliki sedikit pembuluh darah). Pada orang-orang yang gemuk penyembuhan luka lambat karena jaringan lemak lebih sulit menyatu, lebih mudah infeksi, dan lama untuk sembuh. Aliran darah dapat terganggu pada orang dewasa dan pada orang yang menderita gangguan pembuluh darah perifer, hipertensi atau diabetes millitus. Oksigenasi jaringan menurun pada orang yang menderita anemia atau gangguan pernapasan kronik pada perokok. Kurangnya volume darah akan mengakibatkan vasokonstriksi dan menurunnya ketersediaan oksigen dan nutrisi untuk penyembuhan luka.
  5. Penyakit Diabetes. Penyakit diabetes ini pengaruhnya adalah dalam hambatan terhadap sekresi insulin akan mengakibatkan peningkatan gula darah, nutrisi tidak dapat masuk ke dalam sel. Akibat hal tersebut juga akan terjadi penurunan protein-kalori tubuh.
  6. Iskemia. Iskemia merupakan suatu keadaan dimana terdapat penurunan suplai darah pada bagian tubuh akibat dari obstruksi dari aliran darah. Hal ini dapat terjadi akibat dari balutan pada luka terlalu ketat. Dapat juga terjadi akibat faktor internal yaitu adanya obstruksi pada pembuluh darah itu sendiri.
  7. Benda asing. Benda asing seperti pasir atau mikroorganisme akan menyebabkan terbentuknya suatu abses sebelum benda tersebut diangkat. Abses ini timbul dari serum, fibrin, jaringan sel mati dan lekosit (sel darah merah), yang membentuk suatu cairan yang kental yang disebut dengan nanah (pus).
  8. Hematoma. Hematoma merupakan bekuan darah. Seringkali darah pada luka secara bertahap diabsorbsi oleh tubuh masuk kedalam sirkulasi. Tetapi jika terdapat bekuan yang besar, hal tersebut memerlukan waktu untuk dapat diabsorbsi tubuh, sehingga menghambat proses penyembuhan luka.
  9. Keadaan Luka. Keadaan khusus dari luka mempengaruhi kecepatan dan efektifitas penyembuhan luka. Beberapa luka dapat gagal untuk menyatu.
  10. Obat. Pemberian obat anti inflamasi (contohnya steroid dan aspirin), heparin dan anti neoplasmik mempengaruhi penyembuhan luka. Penggunaan antibiotik yang lama dapat membuat seseorang rentan terhadap infeksi luka.
Pemberian obat diatas bisa memberikan pengaruh dan diantaranya yaitu :
  • Pemberian Obat Steroid akan menurunkan mekanisme peradangan normal tubuh terhadap cedera.
  • Pemberian Obat Antikoagulan akan bisa mengakibatkan perdarahan.
  • Pemberian Obat Antibiotik akan lebih efektif diberikan segera sebelum pembedahan untuk bakteri penyebab kontaminasi yang spesifik. Jika diberikan setelah luka pembedahan tertutup, tidak akan efektif akibat koagulasi intravaskular.
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka dan semoga dengan kita mengenal akan beberapa hal penyembuhan luka bisa memberikan manfaat dan tambahan pengetahuan kesehatannya sahabat semuanya.

Nyeri Dada

Nyeri Dada. Nyeri dada adalah keluhan yang paling banyak dirasakan oleh para pasien dan penderita panyakit jantung koroner. Nyeri dada juga bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab, bisa dari otot atau tulang, jantung, paru-paru, saluran pencernaan, atau bisa pula karena masalah psikologis. Dan semoga yang sedikit ini tentang nyeri dada / sakit dada bisa memberikan tambahan pengetahuan kesehatan bagi kita semua.

Nyeri karena masalah penyakit paru-paru atau kelainan paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak. Nyeri saat menarik nafas panjang contohnya.

Gejala nyeri khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina.

nyeri dada, Blog Keperawatan

Berikut beberapa pengertian nyeri dada diantaranya yaitu :
  1. Nyeri dada adalah perasaan nyeri / tidak enak yang mengganggu daerah dada dan seringkali merupakan rasa nyeri yang diproyeksikan pada dinding dada (referred pain)
  2. Nyeri dada ( sakit dada ) akibat penyakit paru misalnya radang pleura (pleuritis) karena lapisan paru saja yang bisa merupakan sumber rasa sakit, sedang pleura viseralis dan parenkim paru tidak menimbulkan rasa sakit (Himawan, 1996)
  3. Nyeri koroner adalah rasa sakit akibat terjadinya iskemik miokard karena suplai aliran darah koroner yang pada suatu saat tidak mencukupi untuk kebutuhan metabolisme miokard.
Penyebab nyeri dada bisa karena faktor dari cardial dan juga non kardial.
1. Faktor Dari Kardial yaitu :
  1. Koroner
  2. Non Koroner
2. Faktor Dari Non Kardial yaitu :
  1. Pleural
  2. Gastrointestinal
  3. Neural
  4. Psikogenik (Abdurrahman N, 1999)
Tanda gejala yang biasa menyertai nyeri dada adalah :
  • Nyeri ulu hati
  • Sakit kepala
  • Nyeri yang diproyeksikan ke lengan, leher, punggung
  • Diaforesis / keringat dingin
  • Sesak nafas
  • Takikardi
  • Kulit pucat
  • Sulit tidur (insomnia)
  • Mual, Muntah, Anoreksia
  • Cemas, gelisah, fokus pada diri sendiri
  • Kelemahan
  • Wajah tegang, merintih, menangis
  • Perubahan kesadaran

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan penunjang yang dilakukan untuk pemeriksaan dan juga keluhan nyeri dada ini adalah dengan :
  1. EKG 12 lead selama episode nyeri. Pada pemeriksaan EKG biasanya didapatkan : Takhikardi / disritmia. Rekam EKG lengkap : T inverted, ST elevasi / depresi, Q Patologis
  2. Laboratorium. Kadar enzim jantung : CK, CKMB, LDH. Fungsi hati : SGOT, SGPT. Fungsi Ginjal : Ureum, Creatinin. Profil Lipid : LDL, HDL
  3. Foto Thorax
  4. Echocardiografi
  5. Kateterisasi jantung
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai nyeri dada dan semoga bisa berguna serta memberikan manfaat. Dan selanjutnya akan kita bahas mengenai askep nyeri dada pada postingan berikutnya.

Kualitas Kwantitas Tidur

Kualitas Kwantitas Tidur. Tidur adalah status perubahan kesadaran ketika persepsi dan reaksi individu terhadap lingkungan menurun. Tidur dikarakteristikkan sebagai aktifitas fisik yang minimal, tingkat kesadaran yang bervariasi, perubahan proses fisiologis tubuh, dan penurunan respons terhadap stimulus eksternal. Hampir sepertiga dari waktu kita yang kita gunakan untuk tidur dan beritirahat. Hal tersebut didasarkan pada keyakinan bahwa tidur dapat memulihkan atau mengistirahatkan fisik setelah seharian melakukan berbagi aktifitas, mengurangi stress dan kecemasan, serta dapat meningkatkan kemampuan dan konsentrasi saat hendak melakukan aktivitas sehari-hari.

Secara umum pengertian kualitas adalah tingkatan baik buruknya sesuatu. Sedangkan kwalitas adalah berkaitan erat dengan jumlah. Maka bila dihubungkan dengan kebutuhan tidur maka kualitas tidur adalah baik serta buruknya proses tidur tersebut, sedangkan kwantitas tidur karena berhubungan dengan jumlah maka hal ini lebih menitikberatkan kepada berapa jam waktu tidur kita untuk beristirahat.

kualitas tidur yang baik, kwantitas tidur, Blog Keperawatan

Kebutuhan tidur manusia dewasa dalam seharinya yang kita kenal adalah berkisar kurang lebih selama 8 jam. Dengan kita beristirahat dan terpenuhi akan kualitas tidur dan juga dalam kwalitas tidur maka produktifitas kita dalam melaksanakan pekerjaan serta aktifitas kita sehari-hari akan lebih baik dibanding dengan orang yang kualitas kwantitas tidurnya berkurang.

Nah berikut ini ada beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas kwantitas tidur kita dan diantaranya yaitu :
  1. Lingkungan. Faktor lingkungan dalam hal ini dapat membantu dan juga sekaligus menghambat berjalannya proses tidur. Tidak adanya stimulus tertentu atau adanya stimulus yang asing dapat menghambat upaya tidur yang baik. Hal ini dapat dicontohkan sebagai berikut : temperatur yang tidak nyaman atau ventilasi yang buruk dapat mempengaruhi tidur seseorang. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu maka individu bisa beradaptasi dan tidak lagi terpengaruh dengan kondisi trsebut.
  2. Penyakit. Penyakit dapat menyebabkan nyeri atau distress fisik yang dapat menyebabkan gangguan tidur. Individu yang menderita sakit atau penyakit akan membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak daripada biasanya, di samping hal tersebut, siklus bangun-tidur (pola tidur) selama sakit juga dapat mengalami gangguan dan perubahan.
  3. Kelelahan. Kondisi tubuh yang mengalami kelelahan dapat mempengaruhi pola tidur bagi seseorang. Semakin lelah seseorang, makan akan semakin pendek siklus tidur REM yang dilaluinya. Setelah beristirahat biasanya siklus REM akan kembali memanjang seperti semula.
  4. Stress emosional. Kecemasan dan juga depresi sering kali mengganggu tidur seseorang. Kondisi ansietas ini akan dapat meningkatkan kadar norepinfrin darah melalui stimulasi system saraf simpatis. Kondisi hal ini akan menyebabkan berkurangnya siklus tidur NREM tahap IV dan tidur REM serta seringnya terjaga pada saat tidur
  5. Diet. Penurunan berat badan dikaitkan dengan penurunan waktu tidur dan seringnya terjaga dan terbangun di malam hari. Sebaliknya, penambahan berat badan dikaitkan dengan peningkatan total tidur dan sedikitnya periode terjaga di malam hari.
  6. Gaya hidup. Seseorang yang seringkali berganti jam kerja harus bisa mengatur aktivitasnya agar bisa tidur pada waktu yang tepat dan mendapatkan kualitas serta kwalitas tidur yang baik.
  7. Merokok. Nikotin yang terkandung dalam rokok memiliki efek stimulasi pada tubuh. Hal ini berakibat pada perokok sering kali kesulitan untuk tidur dan mudah terbangun di malam hari.
  8. Medikasi. Obat-obatan tertentu dapat mempengaruhi kualitas tidur seseorang. Hipnotik dapat mengganggu tahap III dan IV tidur NREM, metabloker dapat menyebabkan insomnia dan mimpi buruk, sedangkan narkotik (ex : meperidin hidroklorida dan morfin) diketahui dapat menekan tidur REM dan menyebabkan seringnya terjaga di malam hari.
  9. Motivasi. Keinginan untuk tetap terjaga terkadang dapat menutupi perasaan lelah seseorang. sebaliknya, perasaan bosan atau tidak adanya motivasi untuk terjaga sering kali dapat mendatangkan kantuk.
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai kualitas dan kwantitas tidur dan semoga dengan kita mengenal akan faktor yang berpengaruh pada kualitas kwantitas tidur ini kita bisa menghindarinya dan kita bisa beristirahat tidur yang baik yang akan mendukung kita dalam beraktifitas sehari hari.