Tips Atasi Kebiasaan Mendengkur

Kebiasaan mendengkur bila dibiarkan berlarut-larut akan bisa menyebabkan gangguan kesehatan bagi seseorang. Bagi orang-orang yang tidur bersama dengan orang yang mempunyai kebiasaan mengorok dalam tidurnya pun akan menjadi masalah karena akibat dari suara yang ditimbulkannya tersebut.

Yang dimaksud dengan pengertian definisi mendengkur ini adalah suara yang ditimbulkan ketika dalam keadaan tidur karena adanya getaran jaringan pada saluran udara bagian atas. Umumnya suara tersebut dihasilkan saat seseorang bernapas (biasanya dihasilkan ketika menarik napas) selama tidur yang pada gilirannya menyebabkan getaran di langit-langit lunak dan uvula (benda yang menggantung di bagian belakang tenggorokan). Dan inilah yang menghasilkan suara mengorok pada waktu tidur.

Cara atasi mendengkur

Kebiasaan ngorok ini bagi sebagian besar penderitanya akan mengganggu kesehatan juga akan bisa menyebabkan kelelahan tersendiri bagi para pengidapnya karena mengalami gangguan dalam aktifitas tidur dan istirahatnya. Menimbulkan gangguan bagi orang lain yang mendengarkannya pun pasti juga terjadi. Orang yang mempunyai kebiasaan mendengkur ini akan mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi serta juga mudah lupa akan sesuatu yang diingatnya. Orang dengan ini rentan dan mudah pula terkena akan depresi juga bila dibiarkan berlarut-larut gangguan tidur ini.

Suara ngorok mendengkur akibat saluran nafas yang menyempit sehingga jaringan lunak pada langit-langit mulut di dekat tenggorokan bergetar dan menghasilkan suara atau bunyi yang cukup keras ketika tidur yang berasal dari rongga mulut dan hidung pula.

Cara Atasi Mendengkur bisa dilakukan dengan beberapa cara berikut ini :
  1. Merubah posisi tidur. Penyebab mendengkur ini adalah terhalangnya saluran nafas sehingga oksigen / udara tidak mengalir dengan bebas. Posisi tidur yang banyak menimbulkan suara ngorok ini adalah posisi yang terlentang. Tidur telentang akan mengakibatkan mulut lebih cenderung terbuka dan lidah akan menghalangi saluran pernapasan. Selain itu, tidur telentang menyebabkan jaringan dan otot pada tenggorokan menjadi rileks hingga menutup jalan napas. Maka posisi yang disarankan untuk mengatasi mendengkur ini adalah dengan posisi tidur yang miring. Bisa juga dengan meletakkan kepala lebih tinggi dari badan, atau apapun cara yang bisa dilakukan untuk bisa memperlancar jalan nafas seseorang ketika tidur.
  2. Mengurangi obesitas. Orang yang mempunyai berat badan berlebihan ini pada umumnya akan memiliki jaringan tenggorokan yang lebih besar. Ketika terjadi pembesaran tenggorokan ini akan bisa menimbulkan penyempitan saluran pernafasan yang pada akhirnya akan bisa menimbulkan suara mendengkur saat tidur. Tentunya orang dengan obesitas juga bisa beresiko penyakit yang lainnya dalam jangka waktu yang lama pula.
  3. Mengkonsumsi makan malam lebih awal dan jangan dekat dengan waktu tidur. Jangan pula mengkonsumsi makanan serta minuman yang berlemak. Makanan berlemak ini akan bisa diubah menjadi dahak yang pada akhirnya bisa mengakibatkan penyumbatan pada lubang hidung atau pernafasan dan mengganggu pernafasan pada saat seseorang tidur.
  4. Menghentikan kebiasaan merokok. Pengaruh merokok dan mendengkur ini sebenarnya terletak pada akibat merokok yang bisa berakibat peradangan pada tenggorokan dan juga pada saluran nafas. Radang pada tenggorokan inilah yang akan bisa sebagai salah satu penyebab seseorang mendengkur tatkala tidur. Dan ini juga salah satu tips mengatasi mendengkur yang bisa dilakukan.
  5. Menghentikan kebiasaan minum minuman keras yang mengandung alkohol, obat penenang atau pun obat tidur tanpa rekomendasi dari medis. Kita ketahui bahwasannya obat-obatan di atas atau pun minuman alkohol mempunyai efek merilekskan otot-otot organ tubuh termasuk juga di sekitar otot mulut dan tenggorokan. Kondisi otot pernafasan yang terlalu rileks akibat pengaruh diatas bisa mengakibatkan tidur yang mendengkur.
  6. Konsultasi Dengan Medis. Bila kebiasaan mengorok ini sudah terlalu mengganggu dan belum juga ada cara yang tepat untuk berhenti dari kebiasaan mendengkur maka langkah selanjutnya yang perlu ditempuh adalah dengan berkonsultasi kepada ahlinya. Dengan melakukan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan kepada dokter akan bisa mengetahui penyebab sesungguhnya dari kebiasaan ini dan akan segera didapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat pula.
Menurut penelitian yang dilakukan beberapa ilmuwan dari Henry Ford Hospital di Detroit Michigan yang dipimpin oleh Dr. Robert Deeb belum lama ini, mendengkur bisa merupakan salah satu indikasi adanya masalah kesehatan yang serius. Salah satunya adalah pertanda awal kerusakan sistem kardiovaskular (jantung). Bahkan lebih parah lagi efek mendengkur terhadap penyakit jantung ini sama seperti ketika seseorang merokok atau mengalami kelebihan berat badan (obesitas). Karena memang ada hubungan antara mendengkur dan kesehatan

Selain dihubungkan dengan penyakit jantung dan juga berkaitan dengan kesehatan jantung mendengkur pula dikaitkan dengan salah satu dari gejala tanda obstructive sleep apnea (OSA) atau henti nafas ketika tidur. OSA ini pada umumnya terjadi secara berulang karena adanya sumbatan jalan nafas atas yang akan diikuti dengan menurunnya kadar oksigen dalam darah.

Namun yang perlu digaris bawahi juga bahwa tidak semua orang yang mendengkur ketika tidur terjangkit penyakit OSA henti nafas ketika tidur. Beberapa penelitian menemukan bahwa mendengkur juga dapat dipengaruhi oleh peradangan dan juga perubahan pada arteri karotis seseorang.

Mendengkur Dan Kesehatan

Kebiasaan tidur dengan mengeluarkan suara mengorok / mendengkur ternyata tidak sedikit dialami oleh orang-orang ketika sedang dalam aktifitas tidur. Beberapa gangguan tidur selain dari insomnia ternyata kebiasaan mendengkur juga termasuk dalam peringkat atas kebiasaan yang dianggap paling mengganggu dalam tidur terutama yang tidur bersamanya.

Ternyata selain dari gangguan tidur yang diakibatkan suara 'berisik' yaitu ngorok ini bisa berakibat kurang baik bagi kesehatan penderitanya sendiri. Mendengkur atau mengorok ini seringkali disertai dengan henti nafas pada saat tidur. Atau dalam bahasa medisnya kita mengenal dengan istilah sleep apnea.

Penyebab Mendengkur, Gangguan Kesehatan Akibat Mendengkur

Pengertian mendengkur adalah adalah suara yang ditimbulkan saat tidur karena adanya getaran jaringan pada saluran udara bagian atas. Umumnya suara tersebut dihasilkan saat seseorang bernapas (biasanya dihasilkan ketika menarik napas) selama tidur yang pada gilirannya menyebabkan getaran di langit-langit lunak dan uvula (benda yang menggantung di bagian belakang tenggorokan). Suara inilah yang menjadi sebab tidur bisa terganggu.

Menurut dr. Yofita Andhitara, SpS,M.Si.Med (SMF Neurologi) Neurolog RS Dr. Kariadi Semarang di dalam sebuah artikelnya mengatakan bahwa pasien dengan gangguan sleep apnea (mengorok) ini memeriksakan diri setelah ada komplain dari pasangannya.

Saat nafas berhenti ketika tidur tanpa disadari pada orang yang tidur mendengkur ini tidak ada udara serta oksigen yang masuk sehingga sel-sel tubuh termasuk dalam hal ini sel otak akan kekurangan oksigen. Jika hal ini dibiarkan dalam jangka waktu yang lama tentunya akan bisa terjadi kerusakan sel yang parah.

Penyakit yang dianggap paling dekat dengan mendengkur ini adalah penyakit stroke (gangguan peredaran darah otak yang terjadi mendadak). Kerusakan pembuluh darah atau pun peradangan yang menyebabkan stroke ini akibat dari kekurangan oksigen dari gangguan henti nafas ketika mendengkur atau mengorok tersebut.

Penelitian baru dari Jerman pada konferensi stroke Internasional 2012 lalu ada hubungan stroke dan mendengkur. Yakni sebanyak 91% pasien stroke akut mempunyai riwayat mendengkur disertai henti nafas saat tidur ini.

Penyakit lainnya yang tak kalah menyeramkan akibat mendengkur adalah diabetes mellitus, gangguan jantung dan juga gangguan ginjal, hipertensi. Kerusakan organ-organ tersebut karena disebabkan kekurangan oksigen, atau bahkan tidak mendapatkan suplai oksigen sama sekali. Sehingga dalam tempo waktu yang lama akan merusak fungsi organ-organ tersebut diatas.

Faktor pencetus mendengkur ini adalah karena usia lanjut dan juga faktor kegemukan obesitas pada diri seseorang. Penyebab mengorok lainnya adalah bisa dikarenakan :
  1. Adanya pembesaran dari amandel.
  2. Konsumsi minuman beralkohol.
  3. Obat-obatan yang menyebabkan mengantuk.
  4. Posisi tidur terlentang.
  5. Faktor keturunan genetik. Ini dikarenakan bentuk saluran nafas (rahang) yang sempit.
Alat yang dapat digunakan untuk menentukan seberapa parah penyakit mendengkur ini adalah alat yang disebut dengan polisomnografi. Alat perekam tidur ini bisa mengetahui berapa lama henti nafas yang terjadi saat tidur dan juga berapa jumlah oksigen yang masuk ke dalam tubuh ketika terjadi sleep apnea ini.

Lalu bagaimana cara penyembuhan mendengkur atau pun cara pengobatan mendengkur ini. Cara tips mengatasi kebiasaan mendengkur ini bisa dilakukan dengan beberapa cara dan diantaranya yaitu dengan cara :
  • Mengubah dan memperbaiki gaya hidup.
  • Jika telah dilakukan cara perubahan gaya hidup masim tetap mengalami hal ini, langkah selanjutnya adalah dengan memakai alat CPAP (Continuous Positif Airway Pressure). Alat ini digunakan selama tidur dan fungsinya yaitu memasukkan semacam udara dengan memakai masker, dimana fungsi udara ini untuk "membuka" aluran nafas yang terhambat ketika berada dalam tahapan tidur.
Perubahan gaya hidup untuk mengatasi kebiasaan mendengkur diantaranya dengan :
  1. Mengurangi berat badan bagi para penderita obesitas.
  2. Mengurangi bahkan berhenti dari kebiasaan merokok serta juga mengkonsumsi minuman beralkohol.
  3. Tidur yang cukup dan menghindari tidur larut malam (begadang).
Mengingat akan beberapa gangguan kesehatan akibat mendengkur ini yang tentunya bila tidak segera ditangani dan dilakukan upaya-upaya penyembuhan dalam bidang kesehatan akan berpengaruh terhadap kesehatan kita, maka kita juga harus melakukan perubahan gaya hidup yang kurang sehat.

Hal yang kita seringkali anggap sepele ini bila tidak segera disadari akan bisa mengakibatkan buruk terhadap kesehatan diri kita juga.

Tips Tidur Bagi Penderita Insomnia

Bagi para penderita atau pun yang seringkali mengalami insomnia tentunya kebutuhan tidur adalah salah satu kubutuhan yang bisa dijadikan kebutuhan pokok yang sulit sekali untuk didapatkan dan diraih. Insomnia adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami gangguan susah tidur dan atau kurangnya waktu istirahat karena rutinitas yang memaksa seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan dan karena terbiasa. Demikian kurang lebih yang dimaksud dengan pengertian insomnia.

Kebutuhan tidur manusia dewasa dalam seharinya yang kita kenal adalah berkisar kurang lebih selama 8 jam. Dengan kita beristirahat dan terpenuhi akan kualitas tidur dan juga dalam kwalitas tidur maka produktifitas kita dalam melaksanakan pekerjaan serta aktifitas kita sehari-hari akan lebih baik dibanding dengan orang yang kualitas kwantitas tidurnya berkurang. Untuk kali ini kita akan belajar bersama bagaimana cara atasi insomnia ini.

Tips Tidur Yang Baik Bagi Insomnia,Cara Atasi Insomnia, Mencegah Insomnia

Insomnia atau susah tidur sulit tidur sebenarnya sangat tidak baik untuk kesehatan terutama hati (liver). Selain hati masih banyak pengaruh buruk insomnia bagi kesehatan. Bagi kesehatan hati kita ada penelitian bahwa orang yang tidur larut malam rawan terkena kanker hati, karena hati akan bekerja maksimal saat kita tidur antara pukul 11 malam – jam 3 malam, jadi jika kita tidur sangat larut, maka hati tidak bisa bekerja maksimal dan hal ini akan bisa menyebabkan kanker.

Orang-orang yang menderita sulit tidur / susah tidur atau seringkali disebut dengan insomnia dalam dunia medis bila dibiarkan berlarut-larut dan dalam janka waktu yang lama maka hal ini akan menimbulkan efek negatif bagi kesehatan kita sendiri. Untuk itu bagi para penderita yang mengalami kesulitan dalam tidur ini akan membutuhkan tips dan trik agar bisa tidur dengan baik sehingga kualitas tidur kita bisa lebih baik lagi dan kesehatan kita pun pada akhirnya akan lebih terjaga. Mengetahui bagaimana cara mencegah insomnia ini juga penting kita ketahui dalam rangka menghilangkan berbagai macam gangguan tidur yang bisa berakibat kurang baik bagi kesehatan kita.

Berikut adalah beberapa tips cara tidur bagi insomnia dan diantaranya yaitu :
  1. Usahakan kita mempunyai jam waktu tidur yang teratur terlebih pada waktu malam hari. Karena dengan keteraturan dan juga kebiasaan tidur tepat waktu akan bisa sebagai therapi bagi para penderita sulit tidur untuk bisa lebih baik lagi kualitas tidurnya teritama pada waktu malam hari. Ini adalah tips mengatasi insomnia yang pertama.
  2. Sebelum kita beranjak ke tempat tidur untuk beristirahat usahakan untuk menghindari makan dan minum yang terlalu banyak. Makan malamlah sekitar kurang lebih 2 jam sebelum tidur agar pencernaan juga beristirahat setelah bekerja sebelum beranjak tidur, hindari pula minum terlalu banyak karena bisa jadi di tengah-tengah waktu tidur kita terbangun karena ingin kencing sehingga waktu tidur kita terpotong.
  3. Hindari penggunaan nikotin, kafein, dan minuman beralkohol pada malam hari. Terlebih pada saat hendak beranjak tidur. Hal tersebut dapat merangsang kamu tetap terbangun. Perokok sering mengalami gejala witdrawal di malam hari. Hindari kafein paling tidak 8 jam sebelum tidur. Tubuh anda tidak menyimpan kafein, tapi perlu waktu lama untuk menghilangkan rangsangan dan efek dari kafein tersebut. Alkohol, meskipun sering dipercaya bahwa alkohol bisa menjadi obat penenang, tapi sebenarnya alkohol dapat mengganggu tidur.
  4. Membuat suasana kamar tidur kita dingin, gelap, tenang dan nyaman. Menciptakan ruangan kamar yang nyaman untuk tidur, atur tingkat pencahayaan, suhu, kelembaban, sesuai pilihan yang kita inginkan. Gunakan kelambu, penutup mata, penutup telinga, selimut, kipas angin, alat pelembab udara atau alat lainnya guna menciptakan suasana nyaman bagi penderita susah tidur.
  5. Menggunakan alas tidur dan bantal yang nyaman. Pemilihan tempat tidur berbeda-beda tiap orang. Tapi kita harus bisa memastikan bahwa alas tidur dan bantal adalah yang membuat kita nyaman dalam beristirahat.
  6. Melakukan beberapa rutinitas ringan sebelum tidur. Sebelum tidur lakukanlah rutinitas yang mungkin bisa membantu tidur seperti, latihan pernafasan, membaca buku, mendengarkan musik, dan lain-lain. Aktifitas ringan sebelum tidur ini akan membantu kita dalam menjalankan tips atasi insomnia ini.
Semoga tips tidur yang baik dan sehat terutama bagi penderita gangguan tidur yang mengalami susah tidur tersebut bisa bermanfaat dan juga berguna. Sehingga bila kebutuhan tidur bisa terpenuhi dengan baik maka efektifitas kerja dan produktifitas kita dalam menjalankan aktifitas sehari-hari akan lebih baik lagi dan pekerjaan kita pun akan bisa terselesaikan dengan baik pula.

Penyebab Orang Mengantuk

Penyebab Orang Mengantuk. Proses tidur adalah sebuah proses fisiologis yang bersiklus bergantian dengan periode yang lebih lama dari keterjagaan dan juga suatu keadaan di bawah sadar dimana seseorang itu masih dapat untuk dibangunkan dengan pemberian rangsang sensorik atau dengan rangsang lainnya. Manusia normal seperti kita pada umumnya tentunya juga melakukan aktifitas ini, meskipun cuma 1 jam tiap hari. Bila kebutuhan tidur kita tidak terpenuhi dengan baik maka hal tersebut akan menjadi penyebab orang mengantuk. Kali ini Blog Keperawatan akan mencoba sharing sedikit mengenai penyebab mengantuk ini dan semoga bisa bermanfaat.

Menurut teori kesehatan yang kita ketahui bahwasannya kebutuhan tidur manusia dewasa adalah berkisar antara 7 - 8 jam dalam sehari. Bila kebutuhan tersebut tidak dipenuhi akan menyebabkan orang sering mengantuk. Karena tidak bisa kita pungkiri bahwasannya tidur yang baik bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita selama dalam porsi yang cukup dan benar. Bila kebutuhan tidur tidak terpenuhi dengan baik maka hal tersebut akan berpengaruh tehadap segala aktifitas keseharian kita termasuk dalam produktifitas kerja kita.

Penyebab

Beberapa hal yang bisa menjadi faktor penyebab orang sering mengantuk adalah diantaranya yaitu :
  1. Tidur Yang Kurang. Maksudnya adalah seperti yang telah diterangkan dia atas bahwasannya bila tidak terpenuhi kebutuhan tidur yang baik maka hal ini tentunya akan menyebabkan orang mengantuk.
  2. Adanya Gangguan Tidur. Gangguan tidur dalam hal ini dapat kita contohkan dengan insomnia atau beberapa macam gangguan tidur yang lain. Dengan adanya gangguan tidur tersebut maka kualitas kwantitas tidur kita jauh berkurang dan akan menyebabkan kita seringkali mengantuk.
  3. Kurang Darah (Anemia). Bila kita menderita anemia maka akan menyebabkan oksigen yang dibawa darah ke otak akan berkurang. Dengan berkurangnya pasokan oksigen ke otak ini akan menyebabkan salah satunya adalah orang menjadi mengantuk.
  4. Penyakit Diabetes Melitus (DM). Penyakit diabetes melitus ini dikenal dengan Tiga gejalanya yang khas yaitu poliuria (banyak kencing), polidipsi, poliphagia (banyak makan) dan seringkali gejalanya adanya terbangun malam hari karena ingin kencing. Maka hal ini bisa menyebabkan orang akan mengantuk di keesokan harinya.
Demikian tadi sahabat beberapa hal penyebab orang mengantuk dan semoga bisa memberikan manfaat.

Kualitas Kwantitas Tidur

Kualitas Kwantitas Tidur. Tidur adalah status perubahan kesadaran ketika persepsi dan reaksi individu terhadap lingkungan menurun. Tidur dikarakteristikkan sebagai aktifitas fisik yang minimal, tingkat kesadaran yang bervariasi, perubahan proses fisiologis tubuh, dan penurunan respons terhadap stimulus eksternal. Hampir sepertiga dari waktu kita yang kita gunakan untuk tidur dan beritirahat. Hal tersebut didasarkan pada keyakinan bahwa tidur dapat memulihkan atau mengistirahatkan fisik setelah seharian melakukan berbagi aktifitas, mengurangi stress dan kecemasan, serta dapat meningkatkan kemampuan dan konsentrasi saat hendak melakukan aktivitas sehari-hari.

Secara umum pengertian kualitas adalah tingkatan baik buruknya sesuatu. Sedangkan kwalitas adalah berkaitan erat dengan jumlah. Maka bila dihubungkan dengan kebutuhan tidur maka kualitas tidur adalah baik serta buruknya proses tidur tersebut, sedangkan kwantitas tidur karena berhubungan dengan jumlah maka hal ini lebih menitikberatkan kepada berapa jam waktu tidur kita untuk beristirahat.

kualitas tidur yang baik, kwantitas tidur, Blog Keperawatan

Kebutuhan tidur manusia dewasa dalam seharinya yang kita kenal adalah berkisar kurang lebih selama 8 jam. Dengan kita beristirahat dan terpenuhi akan kualitas tidur dan juga dalam kwalitas tidur maka produktifitas kita dalam melaksanakan pekerjaan serta aktifitas kita sehari-hari akan lebih baik dibanding dengan orang yang kualitas kwantitas tidurnya berkurang.

Nah berikut ini ada beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas kwantitas tidur kita dan diantaranya yaitu :
  1. Lingkungan. Faktor lingkungan dalam hal ini dapat membantu dan juga sekaligus menghambat berjalannya proses tidur. Tidak adanya stimulus tertentu atau adanya stimulus yang asing dapat menghambat upaya tidur yang baik. Hal ini dapat dicontohkan sebagai berikut : temperatur yang tidak nyaman atau ventilasi yang buruk dapat mempengaruhi tidur seseorang. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu maka individu bisa beradaptasi dan tidak lagi terpengaruh dengan kondisi trsebut.
  2. Penyakit. Penyakit dapat menyebabkan nyeri atau distress fisik yang dapat menyebabkan gangguan tidur. Individu yang menderita sakit atau penyakit akan membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak daripada biasanya, di samping hal tersebut, siklus bangun-tidur (pola tidur) selama sakit juga dapat mengalami gangguan dan perubahan.
  3. Kelelahan. Kondisi tubuh yang mengalami kelelahan dapat mempengaruhi pola tidur bagi seseorang. Semakin lelah seseorang, makan akan semakin pendek siklus tidur REM yang dilaluinya. Setelah beristirahat biasanya siklus REM akan kembali memanjang seperti semula.
  4. Stress emosional. Kecemasan dan juga depresi sering kali mengganggu tidur seseorang. Kondisi ansietas ini akan dapat meningkatkan kadar norepinfrin darah melalui stimulasi system saraf simpatis. Kondisi hal ini akan menyebabkan berkurangnya siklus tidur NREM tahap IV dan tidur REM serta seringnya terjaga pada saat tidur
  5. Diet. Penurunan berat badan dikaitkan dengan penurunan waktu tidur dan seringnya terjaga dan terbangun di malam hari. Sebaliknya, penambahan berat badan dikaitkan dengan peningkatan total tidur dan sedikitnya periode terjaga di malam hari.
  6. Gaya hidup. Seseorang yang seringkali berganti jam kerja harus bisa mengatur aktivitasnya agar bisa tidur pada waktu yang tepat dan mendapatkan kualitas serta kwalitas tidur yang baik.
  7. Merokok. Nikotin yang terkandung dalam rokok memiliki efek stimulasi pada tubuh. Hal ini berakibat pada perokok sering kali kesulitan untuk tidur dan mudah terbangun di malam hari.
  8. Medikasi. Obat-obatan tertentu dapat mempengaruhi kualitas tidur seseorang. Hipnotik dapat mengganggu tahap III dan IV tidur NREM, metabloker dapat menyebabkan insomnia dan mimpi buruk, sedangkan narkotik (ex : meperidin hidroklorida dan morfin) diketahui dapat menekan tidur REM dan menyebabkan seringnya terjaga di malam hari.
  9. Motivasi. Keinginan untuk tetap terjaga terkadang dapat menutupi perasaan lelah seseorang. sebaliknya, perasaan bosan atau tidak adanya motivasi untuk terjaga sering kali dapat mendatangkan kantuk.
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai kualitas dan kwantitas tidur dan semoga dengan kita mengenal akan faktor yang berpengaruh pada kualitas kwantitas tidur ini kita bisa menghindarinya dan kita bisa beristirahat tidur yang baik yang akan mendukung kita dalam beraktifitas sehari hari.

Jenis Gangguan Tidur

Macam gangguan tidur ternyata tidak sedikit. Banyak juga yang mengalami berbagi macam gangguan tidur yang akan mengganggu jam istirahat seseorang. Istirahat tidur dalam waktu 6 – 7 jam sehari akan memberi kualitas tidur yang baik dan memberi pengaruh positif terhadap tubuh ketika bangun atau beranjak dari tidur maka akan kita dapatkan tubuh akan merasa segar dan lebih baik serta membuat tubuh kita akan siap kembali untuk melakukan aktivitas dalam kesehariannya. Dan bila hal ini dibiarkan berlarut-larut tentunya juga akan mengganggu kesehatan kita juga.

Bila kebutuhan tidur kita tidak dapat terpenuhi dengan baik maka hal ini akan mengakibatkan adanya gangguan-gangguan dalam pemenuhan kebutuhan tidur seseorang. Contoh gangguan dalam pemenuhan kebutuhan tidur yang paling banyak terjadi adalah insomnia. Hal ini pernah dibahas dalam artikel-artikel yang menyangkut mengenai kebutuhan tidur dan istirahat adalah mengenai insomnia. Dan ini juga masuk dalam bagian kurang tidur.

Jenis Macam Gangguan Tidur

Berikut adalah beberapa contoh dari gangguan tidur diantaranya yaitu :

Insomnia.
Yang dimaksud dengan pengertian insomnia adalah ketidakmampuan memenuhi kebutuhan tidur, baik itu secara kualitas maupun dalam hal kuantitas. Gangguan tidur ini umumnya ditemui pada individu dewasa. Penyebab insomnia bisa karena gangguan fisik atau karena bisa juga karena faktor mental seperti adanya perasaan gundah atau pun gelisah yang tida segera diatasi dengan baik. Untuk itu juga perlu beberapa cara tips tidur untuk insomnia yang baik dan efektif.

Parasomnia.
Jenis gangguan tidur dan juga gangguan pemenuhan kebutuhan tidur yang satu ini adalah merupakan perilaku yang dapat mengganggu tidur atau muncul saat seseorang tidur. Gangguan tidur pada anak ini umumnya menimpa anak-anak ini. Beberapa contoh gangguan tidur yang masuk dalam turunan parasomnia antara lain sering terjaga (contohnya : tidur berjalan, night terror), gangguan transisi bangun-tidur (contohnya : mengigau), parasomnia yang terkait dengan tidur REM (contohnya : mimpi buruk),dan lainnya (contohnya : bruksisme).

Hipersomnia.
Macam gangguan tidur semacam ini adalah merupakan kebalikan dari insomnia, yaitu tidur yang berkelebihan terutama pada siang hari. Kurang tidur ini dapat disebabkan oleh kondisi tertentu, seperti kerusakan system saraf, gangguan pada hati atau ginjal, atau karena gangguan metabolisme (contohnya : hipertiroidisme). Pada kondisi tertentu, hipersomnia dapat digunakan sebagai mekanisme koping untuk menghindari tanggung jawab pada siang hari.

Narkolepsi.
Yang dimaksud dengan pengertian narkolepsi adalah gelombang kantuk yang tak tertahankan yang muncul secara tiba-tiba pada siang hari. Gangguan ini disebut juga sebagai "serangan tidur" atau sleep attack. Penyebab narkolepsi pastinya belum diketahui. Diduga karena kerusakan genetik system saraf pusat yang menyebabkan tidak terkendali lainnya periode tidur REM. Alternatif pencegahannya adalah dengan obat-obatan, seperti contohnya adalah amfetamin atau metilpenidase, hidroklorida, atau dengan antidepresan seperti imipramin hidroklorida.

Apnea saat tidur.
Macam jenis gangguan tidur jenis yang satu ini adalah suatu kondisi terhentinya nafas secara periodik pada saat tidur. Kondisi ini diduga terjadi pada orang yang mendengkur saat tidur dengan keras, sering terjaga di malam hari, insomnia, mengatup berlebihan pada siang hari, sakit kepala disiang hari, iritabilitas, atau mengalami perubahan psikologis seperti hipertensi atau aritmia jantung.

Demikian beberapa contoh mengenai berbagai jenis macam gangguan tidur yang kerapkali di alami oleh sebagian orang dan semoga artikel mengenai contoh gangguan tidur ini akan bisa memberikan pengetahuan dan manfaat kepada kita semua.

Kebutuhan Tidur Anak

Kebutuhan Tidur Anak.Banyak manfaat yang kita dapatkan dalam aktifitas tidur kita. Diantara manfaat tidur adalah tidur diperlukan untuk memperbaiki proses biologis secara rutin, selama tidur tubuh akan bisa menyimpan energi. Demikian pula tidur bagi anak.Kebutuhan tidur anak tentunya berbeda dibanding kebutuhan tidur orang dewasa, baik dalam hal kualitas dan juga kwantitasnya. Semoga artikel dan makalah mengenai pola dan kebutuhan tidur anak ini dapat memberikan manfaat.

Sebagai orang tua, kita jangan sekali-kali menyepelekan apa yang dinamakan dengan kebutuhan tidur anak ini. Karena, saat tidur pertumbuhan otak balita (bayi di bawah 5 tahun) mencapai puncaknya. Otak juga mengonsolidasi segala memori dan pengetahuan baru. Tak hanya itu, otot, kulit, sistem jantung dan pembuluh darah, metabolisme tubuh, dan tulang mengalami pertumbuhan pesat saat tidur. Hal itu disebabkan tubuh balita memproduksi hormon pertumbuhan tiga kali lebih banyak dibandingkan ketika dia dalam keadaan terbangun. Inilah salah satu pentingnya kebutuhan tidur anak yang harus kita ketahui juga.

Masalah tidur pada anak membawa berbagai dampak, yang hingga kini belum didefinisikan secara lengkap, di antaranya adalah gangguan pertumbuhan, kesehatan kardiovaskular, fungsi kognitif dan perilaku sehari-hari. Kemampuan akademik pada berbagai tingkatan usia juga dapat dipengaruhi oleh gangguan tidur yang tidak terdiagnosis. Meskipun dampak dari gangguan tidur yang tidak disadari ini telah semakin jelas, namun masih sedikit penelitian yang telah dilakukan.

Kebutuhan tidur anak, Blog Keperawatan

Berikut beberapa pola dan kebutuhan tidur anak dan pola tidur bayi / anak yaitu :
  • Usia 1 - 4 minggu. Pola tidur bayi baru lahir adalah sebentar-bentar namun sering. Kebutuhan tidurnya sekitar 15-18 jam. Pola tidurnya belum teratur, karena belum mempunyai jam biologis sendiri. Untuk bayi prematur, umumnya pola tidurnya lebih lama dari bayi normal pada umumnya. Jumlah tidur yang dibutuhkan : 10,5 - 18 jam / hari.
  • Usia 1 - 4 bulan. Pola tidur pada usia ini mulai terbentuk. Durasi paling lama untuk sekali tidur bisa 4-6 jam. Kebutuhan tidur perhari adalah 14-15 jam. Namun bayi masih rancu membedakan siang dan malam, jadi bagi mereka tidak ada tidur siang atau pun malam.
  • Usia 8- 12 bulan. Idealnya pada usia ini tidur dalam 15 jam sehari. Pola tidurnya sudah seperti orang dewasa. Lebih banyak di malam hari, bisa mulai tidur pukul 19.00 bangun sekitar pukul 07.00 atau bahkan lebih siang. Sementara tidur siang biasanya pukul 10 atau 12, selama 1 - 2 jam atau bisa lebih.
  • Usia 1 - 3 tahun. Tidur siang semakin sedikit, hanya tidur siang dalam sehari dan berlangsung sekitar 1 - 3 jam, sisanya dihabiskan di malam hari. Kebutuhan tidurnya 12 - 14 jam, namun biasanya hanya mendapatkan waktu sampai 10 jam per harinya.
  • Usia 3 - 6 tahun. Kebutuhan tidurnya 10 - 12 jam per hari.Jika kecukupan tidur terpenuhi di malam hari anak tidak perlu tidur siang.
  • Usia 7 - 12 tahun. Tidur malamnya semakin larut dan biasanya hanya tidur 9 - 10 jam per hari, bahkan tak jarang lebih sedikit karena tugas atau menonton televesi. Siang hari hampir jarang tidur, kalau pun tidur kira-kira 2-3 jam.
Demikian tadi sahabat mengenai kebutuhan tidur anak dan semoga makalah kebutuhan tidur dan pola tidur anak ini dapat memberikan manfaat sahabat semuanya.

Tidur Yang Baik

Tidur Yang Baik Bagi Kesehatan adalah merupakan bagian dari kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi dengan baik baik itu dalam hal kualitas maupun kwantitas tidur itu sendiri. Karena memang manfaat tidur bagi kesehatan kita semuanya akan bisa menunjang segala aktifitas kehidupan kita sehari-hari. Dan juga kebutuhan tidur adalah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia itu sendiri.

Tidur didefinisikan dengan sebuah proses fisiologis yang bersiklus bergantian dengan periode yang lebih lama dari keterjagaan dan juga suatu keadaan di bawah sadar dimana seseorang itu masih dapat untuk dibangunkan dengan pemberian rangsang sensorik atau dengan rangsang lainnya. Inilah yang dimaksud dengan pengertian tidur itu sendiri. Manusia normal seperti kita ini semuanya pada umumnya tentunya juga melakukan aktifitas yang satu ini, meskipun cuma 1 jam tiap hari.

Pentingnya kita juga mengenal akan kualitas kwantitas tidur yang baik kita sendiri. Jaman dahulu kala orang tidur memakai bantal kayu atau batu atau bahkan tidak memakai bantal. Sedangkan pada masa sekarang ini berbagi macam kasur tersedia.

Manfaat Tidur bagi Kesehatan

Tujuan Manfaat Tidur


Ada beberapa hal yang bisa kita dapatkan bila kita mendapatkan kualitas tidur yang baik. Beberapa manfaat tidur bagi kesehatan diantaranya yaitu :
  • Cara Melepaskan Kelelahan Jasmani dan Kelelahan Mental. Dengan tidur yang cukup semua keluhan akan bisa hilang atau berkurang dan akan kembali mendapatkan tenaga serta semangat untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Tidur yang cukup dapat memainkan peranan dalam membantu tubuh kita untuk pulih dari penyakit atau luka. Penelitian menunjukkan bahwa akibat kurang tidur mengakibatkan kehilangan kekuatan, kerusakan pada sistem kekebalan dan meningkatkan tekanan darah.
  • Tidur bermanfaat Bagi Kesehatan Dan Fungsi Emosional serta Mental. Kurang tidur dapat mempengaruhi konsentrasi dan merusak kemampuan untuk melakukan kegiatan yang melibatkan memori, belajar, pertimbangan logis, dan penghitungan matematis.
Kebiasaan pada saat tidur dengan menggunakan bantal kayu atau batu, menyebabkan orang-orang dahulu bisa bangun dengan segar bugar, karena tubuh mereka bisa beristirahat total saat tidur. berbeda dengan mereka yang tidur di atas kasur empuk, tubuh mereka tidak bisa istirahat dengan total, kenapa ya? karena saling menekan dengan alas tidurnya.

Posisi Tidur Yang Baik Dan Nyaman


Posisi tidur yang baik dan benar adalah posisi tubuh miring ke kanan dengan kaki bagian atas di tekuk, dan tangan kiri sebagai bantal. Tidur dengan posisi ini dapat bermanfaat agar mengalirkan darah ke otak dengan sempurna, karena posisi kepala lebih rendah dari jantung. Hal ini juga sesuai dengan cara sunnah Rasulullah SAW tidur juga.

Posisi tidur yang membuat bodoh adalah dengan tidur terlentang, tengkurap, dan kaki mengangkang. Posisi ini tidak baik hal ini disebabkan karena aliran darah tidak lancar, perut dan dada tertekan, juga aliran darah ke otak juga terhambat.

Salah satu posisi tidur yang baik bagi kesehatan adalah dengan posisi miring. Dengan cara, posisi pinggul dan lutut di tekuk sekitar 45 derajat. Dalam hal ini, anda juga memerlukan sebuah bantal di bawah leher anda. Sehingga wajah dan kepala anda berada dalam posisi yang proporsional dengan tubuh anda.

Kedua, Posisi tidur yang terbaik bagi kesehatan anda yaitu posisi telentang. Dengan cara, menambahkan sebuah bantal yang sesuai yang di tempatkan di bagian kepala dan di bawah lutut anda. Ini bertujuan, agar posisi kepala anda lebih proporsional dengan tubuh anda serta pinggul anda lebih fleksibel serta lutut anda dapat menanggung tekanan yang berasal dari sendi sacroiliac serta tulang belakang lumbal.

Bila dilihat waktu tidur yang baik adalah berkisar pada jam 20.00 WIB – 01.00 Pagi. Selanjutnya 01.00-04.00 digunakan untuk belajar, pukul 04.00 – 06.00 untuk olahraga, dan seterusnya. Hanya saja hal ini tidak lazim di kebanyakan masyarakat kita ini. Saat tidur yang tidak baik adalah pukul 06.30 WIB setelah matahari terbit, pada tengah hari pukul 11.30 – 12.00 WIB.

Dan pukul 17.30 WIB saat matahari tenggelam. Tidur pada saat tersebut akan mengakibatkan seseorang linglung dan separuh kesadarannya hilang, diakibatkan oleh keseimbangan alam yang pada waktu-waktu tersebut harus berada pada kondisi sadar.

Posisi dan tempat suasana tidur yang nyaman salah satunya adalah dengan berada pada keadaan atau ruang yang gelap, terhindar dari cahaya yang menyengat dan silau. Rangsang cahaya yang terlalu banyak, akan bisa juga menyebabkan otak tidak optimal dalam melakukan defragmentasi data-data yang terekam sebelum tidur, hal ini akan berdampak kepada daya ingat pada jangka waktu yang lama. Dan hal ini bisa menghilangkan akan berbagai macam Macam Jenis Gangguan Tidur

Cara Tidur Yang Baik Menurut Rasulullah


Pola tidur seseorang memiliki kontribusi cukup penting bagi aktivitasnya kehidupan sehari-hari secara keseluruhan. Baik dalam hal aktifitas yang berhubungan dengan keduniawiaan maupun bagi kepentingan hidup akherat seseorang.

Kebiasaan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tentang waktu tidur adalah teladan yang terbaik. Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam tidaklah tidur melampaui batas yang dibutuhkan tubuh, tidak juga menahan diri untuk beristirahat sesuai kebutuhan. Inilah prinsip pertengahan yang Beliau Nabi Muhammad SAW ajarkan kepada kita semuanya selaku umat Beliau. Hal ini juga tentu selaras dengan fitrah manusia itu. Jauh dari sikap ifrath (berlebih-lebihan) ataupun tafrith (mengurangi atau meremehkan).

Berikut beberapa sunnah tidur dalam islam dan sunnah Rasulullah antara lain adalah sebagai berikut :
  • Berwudhu Ketika Akan Tidur. hal ini berdasarkan dalil hadist yang artinya :"Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710).
  • Membaca Doa Sebelum Tidur.Rasulullah Muhammad saw jika mau tidur berdoa, “Bismika Allahumma Amut wa Ahyaa” (Dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup). Bila bangun tidur berdoa, “Alhamdulillahillaji ahyana ba’da maa ama tanaa wa ilayhinnusur.” (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami mati, dan kepada-Nya kami kembali.” (HR. Muslim).
  • Miring Ke Sebelah Kanan. Dari al-Barra` bin Azib, Rasulullah Muhammad saw pernah bersabda, “Apabila kamu hendak tidur,maka berwudhulah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang kanan“.
  • Meletakkan Tangan Di Bawah Pipi Sebelah Kanan. Hal ini berdasarkan dalil sebuah hadist yang artinya :"Rasulullah Muhammad saw apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” (HR. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350).
  • Membaca Surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas Sebelum Beranjak Tidur. Aisyah ra. berkata: “Bila Rasulullah Muhammad saw berbaring di tempat tidurnya, beliau kumpulkan kedua telapak tangannya, lalu meniup keduanya dan dibaca pada keduanya surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas. Kemudian disapunya seluruh badan yang dapat disapunya dengan kedua tangannya. Beliau mulai dari kepalanya, mukanya dan bagian depan dari badannya. Beliau lakukan hal ini sebanyak tiga kali.” (HR. At Tarmidzi)
Dengan mengenal tidur yang bermanfaat dan berkualitas seperti ini maka kita diharapkan dapat beraktifitas sehari-hari dengan baik.

Tahapan Tidur

Tahapan Tidur.Setelah kemarin kita belajar mengenai resusitasi jantung maka kita akan belajar kembali mengenai tahapan tidur dan semoga artikel Blog Keperawatan ini tentang mengenal tahapan tidur ini bermanfaat.

Pengertian tidur dapat didefinisikan sebagai :
suatu keadaan di bawah sadar dimana seseorang itu masih dapat untuk dibangunkan dengan pemberian rangsang sensorik atau dengan rangsang lainnya (Guyton & Hall, 1997).
Tidur merupakan proses fisiologis yang bersiklus bergantian dengan periode yang lebih lama dari keterjagaan.(Potter & Perry ,2005))
Beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dalam tidur adalah :
  • Kebutuhan tidur dan istirahat yang sesuai sama pentingnya dengan kebutuhan nutrisi dan olahraga yang cukup bagi kesehatan.
  • Tidur diperlukan untuk memperbaiki proses biologis secara rutin.
  • Selama tidur tubuh akan bisa menyimpan energi.

pengertian tidur,tahapan tidur,Blog Keperawatan

Menurut Alimul (2006) tahap siklus tidur terdiri dari :
1. Tahap tidur jenis gelombang lambat atau NREM, yaitu terdiri:
  1. Merupakan tahap transisi antara bangun dan tidur dengan ciri-ciri rileks, masih sadar dengan lingkungan, merasa ngantuk, bola mata bergerak dari samping ke samping, frekuensi nadi dan nafas menurun, dapat bangun segera. Tahap ini berlangsung selama 5 menit.
  2. Merupakan tahap tidur ringan dan proses tubuh terus menurun dengan ciri-ciri mata pada umumnya menetap, denyut jantung dan frekuensi nafas menurun, temperatur tubuh menurun, metabolisme menurun, berlangsung pendek dan berakhir 10-15 menit.
  3. Merupakan tahap tidur dengan ciri denyut nadi dan frekuensi nafas serta proses tubuh lainnya lambat, disebabkan oleh adanya dominan sistem saraf parasimpatis dan sulit untuk bangun, berlangsung 15-30 menit.
  4. Tahap tidur dalam, dengan ciri kecepatan jantung dan pernafasan menurun, jarang bergerak dan sulit dibangunkan, sekresi lambung menurun dan tonus otot juga menurun serta gerak bola mata cepat.

2. Tahap tidur Paradoks atau REM
Tahap tidur paradoks berlangsung pada tidur malam yang terjadi selama 5-20 menit, rata-rata muncul 90 menit. Periode pertama terjadi selama 30-100 menit, apabila kondisi orang sangat lelah maka awal tidur sangat cepat dan tidur tahap ini tidak ada. Ciri tidur paradoks adalah disertai mimpi aktif, sangat sulit dibangunkan, tonus otot selama tidur nyenyak sangat tertekan, frekuensi jantung dan pernafasan menjadi tidak teratur, pada otot perifer terjadi beberapa gerakan otot yang tidak teratur, mata cepat tertutup dan terbuka, nadi cepat dan ireguler tekanan darah mengalami fluktuasi, sekresi gaster meningkat dan metabolisme juga meningkat. Tidur paradoks atau REM penting untuk keseimbangan mental, emosi, juga berperan dalam belajar, memori dan adaptasi.

Demikian tadi sahabat artikel mengenai tahapan tidur dan semoga bermanfaat artikelnya sahabat semuanya